Infomalang.com – Malang dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner yang melimpah. Selain deretan tempat makan populer yang selalu ramai wisatawan, kota ini juga menyimpan banyak kuliner hidden gem yang justru menjadi favorit warga lokal.
Lokasinya sering tersembunyi, tempatnya sederhana, namun soal rasa tak kalah dengan restoran besar. Berikut lima kuliner hidden gem di Malang yang benar-benar ada dan layak dicoba.
1. Rawon Mbok Ten
Rawon Mbok Ten merupakan salah satu kuliner legendaris yang sering luput dari perhatian wisatawan luar kota. Warung ini dikenal dengan kuah rawon berwarna hitam pekat, aroma kluwek yang kuat, serta potongan daging sapi yang empuk.
Tempatnya sederhana dan buka sejak dini hari, menjadikannya favorit mahasiswa dan pekerja malam. Cita rasa rawon Mbok Ten konsisten sejak bertahun-tahun lalu. Disajikan bersama nasi hangat, sambal, dan tauge pendek, seporsi rawon di sini memberikan sensasi gurih yang khas Jawa Timur.
2. Ronde Titoni
Ronde Titoni adalah kuliner malam legendaris di Malang yang masih bertahan hingga sekarang. Berlokasi di kawasan Klojen, tempat ini dikenal sebagai penjual wedang ronde dengan cita rasa autentik. Kuah jahe hangatnya terasa kuat namun tidak terlalu pedas, sangat cocok disantap saat malam hari.
Isian ronde berupa bola ketan, kacang tanah, roti tawar, dan kolang-kaling menjadi ciri khas yang membuat banyak orang kembali lagi. Meski sudah terkenal di kalangan warga lokal, Ronde Titoni masih tergolong hidden gem bagi wisatawan.
3. Warung Sate Gebug 1920
Sate Gebug 1920 merupakan salah satu kuliner tertua di Malang. Nama “gebug” berasal dari proses pengolahan daging sapi yang dipukul hingga empuk sebelum dibakar. Warung ini terletak di kawasan pusat kota, namun sering terlewatkan karena tampilannya yang sederhana.
Sate disajikan dengan bumbu kecap dan sambal khas yang meresap sempurna. Tekstur dagingnya empuk dengan rasa gurih alami, menjadikan sate ini berbeda dari sate sapi pada umumnya.
4. Lalapan Anggraini
Lalapan Anggraini dikenal luas di kalangan warga lokal sebagai tempat makan dengan porsi besar dan sambal pedas menggigit. Warung ini menyajikan berbagai pilihan lauk seperti ayam goreng, lele, dan ikan nila yang digoreng kering.
Sambalnya menjadi daya tarik utama karena dibuat segar setiap hari. Meski lokasinya tidak berada di jalur wisata utama, Lalapan Anggraini selalu ramai pengunjung, terutama saat jam makan malam.
5. Bakar-Bakar Klojen (Pasar Klojen)
Bakar-Bakar Klojen merupakan lapak kuliner sederhana yang berada di kawasan Pasar Klojen. Menu andalannya adalah aneka bakaran seperti otak-otak tenggiri, sosis, dan jagung bakar. Aroma bakaran yang khas sering menarik perhatian pembeli yang melintas.
Harga yang terjangkau dan rasa yang konsisten membuat tempat ini menjadi favorit warga sekitar. Meski hanya berupa lapak kecil, kualitas rasanya menjadikan Bakar-Bakar Klojen sebagai hidden gem yang patut dicoba.
Tips Berburu Kuliner Hidden Gem di Malang
Menemukan kuliner hidden gem di Malang membutuhkan sedikit usaha dan rasa ingin tahu. Banyak tempat makan enak justru berada di gang kecil, area pasar tradisional, atau kawasan permukiman yang jarang dilewati wisatawan. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak ragu bertanya kepada warga lokal, tukang ojek, atau pedagang sekitar yang biasanya mengetahui tempat makan favorit setempat.
Selain itu, memanfaatkan ulasan di Google Maps dengan fokus pada komentar warga lokal bisa menjadi cara efektif menemukan kuliner tersembunyi. Perhatikan jam buka, karena banyak warung legendaris hanya buka pada waktu tertentu dan bisa habis lebih cepat.
Alasan Kuliner Sederhana Justru Bertahan Lama
Banyak kuliner hidden gem di Malang mampu bertahan puluhan tahun meski tanpa promosi besar-besaran. Kunci utamanya terletak pada konsistensi rasa dan kepercayaan pelanggan. Resep yang dijaga turun-temurun serta bahan baku yang berkualitas membuat pelanggan terus kembali.
Selain itu, harga yang terjangkau dan porsi yang jujur menjadi faktor penting. Kuliner sederhana ini tumbuh bersama lingkungan sekitarnya, menjadikannya bagian dari identitas kuliner lokal Malang yang autentik dan bernilai sejarah.
Menikmati Kuliner Lokal dengan Pengalaman Berbeda
Berburu kuliner hidden gem di Malang memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan lokal. Selain rasa yang autentik, suasana sederhana dan interaksi langsung dengan penjual menjadi nilai tambah tersendiri. Kuliner-kuliner ini membuktikan bahwa kelezatan tidak selalu berasal dari tempat mewah, melainkan dari resep yang terjaga dan konsistensi rasa.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan sisi lain Malang, menjelajahi kuliner hidden gem bisa menjadi pilihan menarik. Selain mengenyangkan, pengalaman ini juga menghadirkan cerita dan kehangatan khas kota Malang yang sulit dilupakan.
Baca Juga : 5 Kuliner Malang Legendaris Selain Bakso yang Bikin Kangen dan Wajib Masuk Bucket List















