Apakah Anda tahu? Lantai beton memiliki beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan, seperti tidak menambahkan floor hardener yang tepat. Jenis lantai ini memang kian populer saat ini, terlebih dengan berbagai kelebihannya.
Lantai beton mampu menahan beban yang berat, fleksibel, serta memiliki perawatan yang mudah. Tak heran, bangunan industri hingga rumah tinggal pun memilih lantai beton yang kokoh.
Namun, terdapat beberapa penyebab lantai beton mengalami kerusakan. Untuk melakukan pencegahan, mari simak informasi lengkapnya di sini!
Faktor yang Membuat Lantai Beton Rusak!
Meski dikenal kuat dan koko, lantai beton juga memiliki beberapa faktor kerusakan. Hal ini bisa bersumber dari pemasangan yang tidak tepat hingga faktor eksternal. Oleh karena itu, mari ketahui segera faktor penyebabnya!
Kurangnya Perawatan
Lantai beton memang memiliki kekuatan serta daya tahan yang sangat baik. Hal ini perlu diimbangi dengan perawatan yang tepat. Kurangnya perawatan bisa menyebabkan lantai menjadi retak, kusam, bahkan rapuh.
Sebaliknya, perawatan yang baik membuat lantai tetap awet dan terhindar dari keretakan. Beberapa hal yang harus dilakukan adalah menggunakan lapisan pelindung lantai, menjaga kebersihan, serta menjaga kelembaban lantai beton.
Upaya perawatan lantai beton juga efektif untuk melindungi dari perubahan lingkungan yang ekstrim. Dengan perawatan rutin, usia lantai beton pun akan bertahan lama serta kita tetap aman dan nyaman beraktivitas di atasnya.
Perubahan Suhu yang Ekstrem
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, faktor eksternal seperti lingkungan dapat merusak lantai beton. Suhu ekstrem contohnya, dapat memunculkan keretakan pada lantai. Hal ini terjadi karena perubahan panas atau dingin yang terlalu mendadak.
Lantai beton yang terkena pengaruh suhu ekstrim akan memuai dan menyusut secara tidak merata. Inilah awal mula timbulnya keretakan.
Lantai yang retak kemudian bisa membawa berbagai dampak buruk seperti air yang merembes, bangunan menjadi rapuh, serta dapat menjadi sarang serangga.
Beban Lantai Terlalu Berat
Meskipun memiliki daya tahan yang baik, lantai beton tetap memiliki batas beban maksimal seperti material lainnya. Jika beban yang ditampung melebihi kemampuan, maka keretakan bisa timbul dan kekuatan lantai pun menurun.
Beban yang terlalu banyak rawan terjadi di bangunan industri meski rumah tinggal juga tetap berpotensi memiliki beban berlebih.
Untuk mengatasi hal ini, kita bisa menghindari untuk menaruh beban terlalu berat agar lantai tetap awet dan bebas kerusakan.
Selain itu, perencanaan desain struktur juga penting untuk memiliki kekuatan lantai yang lebih baik. Anda juga bisa mendukung kekuatan lantai beton dengan floor hardener yang tepat, sehingga lantai lebih padat serta memiliki daya tahan tinggi.
Bahan Material yang Kurang Baik

Kualitas lantai beton tentu berkaitan dengan bahan material yang digunakan. Bahan baku dengan kualitas buruk menjadikan beton mudah retak dan tidak memiliki daya tahan yang maksimal.
Lantai beton memiliki material utama yang tersusun dari kerikil, pasir, hingga semen. Selain itu, terdapat juga berbagai tambahan bahan lain yang mendukung kualitasnya.
Pemilihan material tentu harus sesuai standar dan penuh pertimbangan sehingga tidak muncul masalah di kemudian hari.
Baca Juga: DIY Makeover Rumah Ala Kafe dengan Perekat Keramik yang Tepat
Pergerakan dan Penyusutan Tanah
Penyusutan tanah juga menjadi lantai beton mudah rusak. Faktor ini memang sulit diprediksi. Kerusakan akan terjadi saat penyusutan tanah yang menyebabkan struktur bangunan bergeser.
Meski begitu, sebenarnya ada beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan. Penyusutan tanah bisa terjadi karena perubahan cuaca, kelembaban, penggalian tanah atau penambangan, hingga penurunan air tanah.
Floor Hardener yang Kurang Tepat
Terakhir, faktor yang sering menjadi penyebab kerusakan pada lantai beton adalah pemilihan pengeras lantai beton yang tidak tepat. Banyak orang mengira semua pengeras lantai beton sama.
Padahal, tiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda. Jika material yang digunakan tidak sesuai, permukaan lantai bisa cepat aus, retak, atau bahkan mengelupas dalam waktu singkat.
Karena itu, penting sekali untuk memilih produk pengeras lantai beton yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan agar lebih awet dan tahan lama. Dengan begitu, lantai Anda bisa lebih kuat, terhindar dari debu, estetis, dan padat.
Rencanakan Proyek Anda bersama Sika!
Lantai beton memang menjadi solusi ideal untuk kebutuhan bangunan saat ini. Lantai ini memiliki daya tahan yang baik, kuat, serta perawatan yang mudah.
Namun, lantai beton juga dapat mengalami kerusakan seperti beberapa faktor di atas. Oleh karena itu, sangat penting merencanakan material hingga pembangunan yang tepat.
Seperti yang telah disinggung, pengeras lantai beton juga memiliki peran penting untuk mendukung kekuatan lantai. Tenang saja, Anda bisa mengandalkan produk Sika yang berkualitas.
Sika telah memiliki pengalaman selama 113 tahun dan telah menghandle project global, seperti Garasi Ferrari di Greater Manchester, United Kingdom. Sika juga menjadi yang pertama kali dalam mencetuskan waterproofing semen di Indonesia.
Anda dapat memilih Sikafloor QuartzTop-135 PG untuk mendukung project lantai beton. Produk ini dapat bekerja dengan baik dalam kurang lebih 20 menit pada suhu 30 derajat celcius.
Penggunaan pompa mortar atau pompa ulir memungkinkan produk digunakan tanpa segregasi. Produk ini juga siap pakai dan dapat dituang langsung, dengan penambahan air.
Produk floor hardener Sikafloor QuartzTop-135 PG memang dapat mendukung proyek pembangunan lantai beton Anda.
Selain praktis, produk pun berkualitas dan sesuai standar. Bersama Sika, berbagai pekerjaan proyek bisa diselesaikan dengan tepat dan akurat. Langsung saja, Anda bisa mengetahui spesifikasi dan berbagai pilihan produk Sika di sini!
Baca Juga: Tanpa Perlu Membongkar! Ini Tips Memasang Keramik di Atas Keramik Lama
Inspirasi Desain Granit untuk Dapur Mini Bar Cantik untuk Hunian












