Breaking

Berita Malang Terkini, Perbaikan Jembatan Bailey Sonokembang Picu Pengalihan Arus

Berita Malang Terkini Perbaikan Jembatan Bailey Sonokembang Picu Pengalihan Arus
Berita Malang Terkini Perbaikan Jembatan Bailey Sonokembang Picu Pengalihan Arus

Infomalangcom – Berita Malang terkini hari ini datang dari kawasan Sonokembang, Kota Malang. Jembatan Bailey yang selama ini menjadi akses penting penghubung antarwilayah resmi ditutup sementara selama empat hari untuk kepentingan perbaikan struktur.

Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif setelah adanya evaluasi teknis yang menunjukkan perlunya penguatan pada beberapa bagian jembatan.

Kebijakan tersebut langsung berdampak pada mobilitas warga karena jembatan ini kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat setiap harinya.

Jembatan Bailey Sonokembang memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk akses menuju pusat kota, kawasan pendidikan, dan area permukiman.

Dengan intensitas lalu lintas yang cukup tinggi, kondisi jembatan memang memerlukan pengawasan dan pemeliharaan berkala agar tetap aman digunakan.

Alasan Teknis dan Tahapan Pekerjaan

Penutupan dilakukan setelah tim teknis menemukan adanya penurunan kualitas pada bagian tertentu dari rangka dan permukaan jembatan.

Pemerintah kota melalui dinas terkait memutuskan bahwa perbaikan tidak dapat dilakukan sambil tetap membuka akses kendaraan karena berisiko terhadap keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.

Pekerjaan perbaikan meliputi penguatan pondasi, pengecekan ulang sambungan rangka baja, serta pembenahan lapisan permukaan yang mengalami keausan akibat beban kendaraan berat.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan detail terhadap baut pengikat dan komponen penyangga untuk memastikan seluruh struktur dalam kondisi stabil.

Proses ini direncanakan berlangsung selama empat hari penuh agar seluruh tahapan dapat diselesaikan secara maksimal.

Langkah tersebut diambil demi mencegah potensi kerusakan lebih parah yang dapat mengganggu fungsi jembatan dalam jangka panjang.

Dengan penanganan menyeluruh, diharapkan jembatan dapat kembali digunakan secara normal dan memiliki daya tahan lebih baik terhadap beban lalu lintas.

Pengalihan Arus dan Dampaknya

Selama masa penutupan, arus kendaraan dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif di sekitar Sonokembang. Petugas lalu lintas ditempatkan di titik persimpangan strategis untuk membantu mengatur kendaraan dan memberikan arahan kepada pengendara yang belum mengetahui perubahan jalur.

Pengalihan arus ini menyebabkan peningkatan kepadatan di beberapa ruas jalan pada jam sibuk, terutama pagi dan sore hari.

Sejumlah pengendara mengaku harus menambah waktu perjalanan karena rute alternatif lebih panjang dibandingkan jalur normal. Meski demikian, sebagian besar masyarakat memahami bahwa langkah ini dilakukan demi keselamatan bersama.

Transportasi umum yang biasanya melintasi jembatan juga melakukan penyesuaian rute sementara. Operator angkutan diminta memberikan informasi kepada penumpang agar tidak terjadi kebingungan selama masa perbaikan berlangsung.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Stasiun Malang Sediakan 45 Ribu Kursi Kereta Diskon 30 Persen

Tanggapan Warga dan Pelaku Usaha

Warga sekitar Sonokembang menyampaikan beragam respons terhadap penutupan jembatan. Banyak yang mendukung kebijakan tersebut karena menilai perbaikan memang diperlukan untuk menjamin keamanan.

Beberapa warga bahkan mengaku sebelumnya sudah merasakan getaran atau suara berbeda saat kendaraan berat melintas di atas jembatan.

Di sisi lain, pelaku usaha kecil di sekitar lokasi mengaku mengalami sedikit penurunan jumlah pelanggan karena akses kendaraan menjadi terbatas. Mereka berharap proses perbaikan dapat selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah diumumkan.

Pemerintah kota menyatakan terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan agar berjalan sesuai target. Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan perbaikan tidak mengalami hambatan berarti serta tetap memperhatikan standar keselamatan kerja.

Sosialisasi dan Pengawasan Selama Penutupan

Untuk meminimalkan dampak kemacetan, informasi mengenai penutupan jembatan telah disosialisasikan melalui berbagai saluran komunikasi resmi.

Papan pengumuman dipasang di sejumlah titik sebelum area jembatan agar pengendara dapat bersiap memilih jalur alternatif.

Petugas juga melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi lalu lintas di sekitar kawasan terdampak. Evaluasi harian dilakukan guna memastikan pengalihan arus berjalan efektif dan tidak menimbulkan kemacetan berkepanjangan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama proses peningkatan infrastruktur berlangsung.

Perbaikan Jembatan Bailey Sonokembang menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga kualitas sarana transportasi di Kota Malang, seiring meningkatnya volume kendaraan dan kebutuhan mobilitas warga dari waktu ke waktu.

Baca Juga : Kejadian di Malang Hari Ini, Polisi Selidiki Tabrakan Motor dengan Pejalan Kaki