Infomalangcom – Sebanyak 652 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan antara Arema FC melawan Semen Padang FC dalam lanjutan kompetisi sepak bola nasional.
Pengamanan ketat dilakukan guna memastikan pertandingan Arema Fc vs Semen Padang berlangsung aman, tertib, dan kondusif, baik bagi pemain, ofisial, maupun ribuan suporter yang hadir langsung di stadion.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen aparat keamanan dan penyelenggara dalam menerapkan standar keselamatan pertandingan sepak bola yang lebih ketat.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di dalam stadion, tetapi juga mencakup area luar stadion hingga pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan.
Unsur Personel Gabungan
Ratusan personel yang dilibatkan berasal dari berbagai unsur, di antaranya kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, serta tim medis.
Penempatan personel dilakukan secara terstruktur sesuai dengan potensi kerawanan yang telah dipetakan sebelumnya.
Petugas ditempatkan di pintu masuk stadion untuk melakukan pemeriksaan tiket dan barang bawaan penonton. Selain itu, pengamanan juga diperkuat di tribun, ruang ganti pemain, area lapangan, hingga akses keluar-masuk kendaraan tim dan ofisial.
Kepolisian menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan tetap humanis dan persuasif. Namun demikian, aparat akan bertindak tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti penyalaan flare, pelemparan benda, atau tindakan provokatif lainnya.
Baca Juga : Persela Rilis Jersey Anyar, Wujudkan Semangat Baru Laskar Joko Tingkir
Standar Keamanan Kompetisi
Sebagai bagian dari kompetisi resmi yang berada di bawah operator PT Liga Indonesia Baru, setiap pertandingan wajib memenuhi regulasi keselamatan dan keamanan yang telah ditetapkan.
Regulasi tersebut mencakup manajemen penonton, verifikasi stadion, sistem ticketing, serta kesiapan tim medis dan jalur evakuasi.
Dalam beberapa musim terakhir, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola nasional.
Evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pertandingan terus dilakukan untuk memastikan standar keamanan semakin meningkat.
Koordinasi antara aparat keamanan dan panitia pelaksana menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan. Rapat koordinasi biasanya dilakukan sebelum hari pertandingan untuk memetakan potensi risiko, memperkirakan jumlah penonton, serta menentukan skema pengamanan yang paling efektif.
Pengaturan Lalu Lintas dan Antisipasi Kerawanan
Selain pengamanan di dalam stadion, aparat juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Petugas Dinas Perhubungan bersama kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan suporter agar tidak terjadi kemacetan panjang di sekitar stadion.
Pengamanan juga mencakup patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk jalur kedatangan dan kepulangan suporter.
Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gesekan maupun konvoi liar yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Jika diperlukan, aparat juga menyiapkan skema pemisahan jalur suporter untuk meminimalkan risiko pertemuan antarpendukung di titik-titik tertentu.
Imbauan kepada Suporter
Pihak keamanan mengimbau seluruh suporter agar mematuhi aturan yang berlaku selama pertandingan berlangsung.
Penonton diminta tidak membawa benda terlarang, minuman keras, senjata tajam, maupun flare ke dalam stadion.
Suporter juga diminta datang lebih awal agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan di pintu masuk.
Kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.
Sepak bola diharapkan menjadi ajang hiburan sekaligus pemersatu masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta menjaga sportivitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai semangat kompetisi.
Komitmen Klub dan Penyelenggara
Sebagai tuan rumah, Arema FC menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan pengamanan sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajemen klub bekerja sama dengan panitia pelaksana dalam memastikan seluruh prosedur dijalankan dengan baik.
Sementara itu, Semen Padang FC sebagai tim tamu juga diharapkan turut mengedukasi pendukungnya untuk menjaga ketertiban selama berada di wilayah pertandingan.
Kolaborasi antara klub, operator liga, dan aparat keamanan menjadi fondasi utama dalam menciptakan pertandingan yang aman dan profesional.
Harapan Pertandingan Berjalan Lancar
Dengan diterjunkannya 652 personel gabungan, diharapkan laga antara Arema FC dan Semen Padang FC dapat berlangsung tanpa insiden berarti.
Pengamanan maksimal ini menjadi bentuk keseriusan seluruh pihak dalam memperbaiki tata kelola pertandingan sepak bola nasional.
Atmosfer pertandingan yang aman tidak hanya berdampak pada kenyamanan penonton, tetapi juga memberikan ruang bagi pemain untuk menampilkan performa terbaik di lapangan.
Pada akhirnya, keberhasilan pengamanan akan menjadi indikator positif dalam upaya meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Baca Juga : Tiga Laga Tanpa Kekalahan, Singo Edan Tembus Posisi 8 Besar














