Infomalangcom – Kawasan Soekarno-Hatta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Soehat di Kota Malang segera mengalami transformasi besar.
Pemerintah Kota Malang menyiapkan konsep penataan ulang dengan desain futuristik yang menitikberatkan pada modernisasi tata ruang, peningkatan kualitas infrastruktur, serta penciptaan ruang publik yang lebih nyaman.
Langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang menjadikan Malang sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan urban masa depan, tanpa menghilangkan identitasnya sebagai kota pendidikan dan destinasi wisata.
Perubahan wajah kawasan Soehat dinilai penting mengingat wilayah ini merupakan salah satu koridor strategis dengan mobilitas tinggi.
Area tersebut menjadi pusat aktivitas mahasiswa, pelaku usaha kuliner, hunian vertikal, serta akses utama menuju sejumlah kampus besar.
Dengan aktivitas yang hampir tidak pernah sepi, penataan ulang dianggap sebagai kebutuhan mendesak demi mendukung pertumbuhan kota yang berkelanjutan.
Konsep Desain Futuristik Berbasis Keberlanjutan
Rencana penataan Kawasan Soehat mengusung konsep futuristik yang tidak hanya berfokus pada estetika visual, tetapi juga efisiensi fungsi ruang.
Pemerintah merancang koridor jalan yang lebih tertata dengan jalur pedestrian lebar, ramah disabilitas, serta terintegrasi dengan ruang terbuka hijau.
Elemen hijau menjadi salah satu prioritas dalam desain tersebut. Penambahan taman tematik dan vegetasi peneduh di sepanjang jalan bertujuan menciptakan suasana lebih sejuk sekaligus mengurangi efek panas perkotaan.
Konsep ini selaras dengan prinsip pembangunan kota berkelanjutan yang kini menjadi perhatian banyak pemerintah daerah.
Selain itu, pencahayaan kawasan akan diperbarui menggunakan sistem lampu modern hemat energi. Tata lampu yang dirancang artistik diharapkan memperkuat citra Soehat sebagai koridor urban yang dinamis, terutama pada malam hari ketika aktivitas warga masih berlangsung.
Revitalisasi Infrastruktur dan Penataan Lalu Lintas
Kepadatan lalu lintas di Kawasan Soehat selama ini menjadi salah satu persoalan utama. Oleh karena itu, penataan ulang infrastruktur jalan menjadi bagian penting dalam rencana revitalisasi.
Pemerintah berupaya mengoptimalkan lebar jalan, memperjelas marka, serta menata ulang titik parkir agar tidak mengganggu arus kendaraan.
Halte transportasi umum juga akan ditata ulang agar lebih terintegrasi dan tidak menimbulkan kemacetan. Konsep ini diharapkan mendorong penggunaan transportasi publik sekaligus mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi.
Perbaikan sistem drainase turut masuk dalam perencanaan. Dengan curah hujan yang cukup tinggi di Kota Malang, sistem saluran air yang memadai menjadi kunci untuk mencegah genangan.
Penataan infrastruktur dilakukan dengan pendekatan teknis yang matang agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Warga Gresik Padati Makam Tlogopojok
Dukungan terhadap Aktivitas Ekonomi dan Pendidikan
Sebagai kawasan yang identik dengan kehidupan mahasiswa dan pusat kuliner, Soehat memiliki peran ekonomi yang signifikan. Rencana penataan tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha lokal.
Dengan wajah baru yang lebih modern dan tertata, pelaku usaha diharapkan memperoleh dampak positif berupa peningkatan kunjungan. Lingkungan yang nyaman dan aman menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung maupun investor.
Selain itu, keberadaan kampus di sekitar kawasan membuat Soehat memiliki karakter unik sebagai pusat interaksi generasi muda.
Desain futuristik yang disiapkan turut mempertimbangkan kebutuhan ruang publik kreatif, seperti area duduk terbuka dan spot interaksi sosial yang mendukung kegiatan mahasiswa.
Tahapan Perencanaan dan Implementasi Bertahap
Transformasi Kawasan Soehat dilakukan melalui tahapan perencanaan yang terstruktur. Pemerintah Kota Malang menyusun kajian teknis, desain detail engineering, serta perhitungan dampak lalu lintas sebelum tahap pembangunan fisik dimulai.
Implementasi proyek direncanakan dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga. Pendekatan ini memungkinkan evaluasi di setiap fase pelaksanaan sehingga kekurangan dapat segera diperbaiki.
Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses ini. Aspirasi warga dan pelaku usaha di sekitar kawasan menjadi pertimbangan agar hasil penataan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Proyeksi Soehat sebagai Ikon Baru Kota Malang
Dengan desain futuristik yang terencana, Kawasan Soehat diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru Kota Malang.
Penataan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis membangun citra kota modern yang kompetitif.
Transformasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang kota yang lebih tertib, estetis, dan fungsional. Kawasan yang selama ini dikenal padat dan semrawut perlahan diarahkan menjadi koridor urban yang merepresentasikan masa depan Malang sebagai kota yang maju, berkelanjutan, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga : Ramadan sebagai Waktu Detoks Mental dan Emosional di Tengah Tekanan Hidup Modern











