Breaking

Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 Mulai Dibuka, Catat Rutenya

Fahrezi

23 February 2026

Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 Mulai Dibuka, Catat Rutenya
Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 Mulai Dibuka, Catat Rutenya

Infomalangcom – Kabar yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Bumi Kanjuruhan akhirnya tiba. Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran program Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026.

Inisiatif tahunan ini menjadi solusi konkret bagi warga yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tentunya tanpa pungutan biaya sepeser pun.

Mengingat tingginya antusiasme warga setiap tahunnya, pendaftaran yang dibuka mulai Senin, 23 Februari 2026 ini diprediksi akan menarik ribuan pendaftar dalam waktu singkat.

Strategi Pemerintah dalam Memfasilitasi Arus Mudik 2026

Program Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 bukan sekadar bantuan transportasi, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Dengan mengalihkan pemudik ke moda transportasi bus yang layak jalan, risiko di jalan raya dapat diminimalisir secara signifikan.

Bupati Malang beserta jajaran Dishub menekankan bahwa armada yang disediakan telah melalui proses ramp check atau inspeksi keselamatan yang ketat.

Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa setiap unit bus dalam kondisi prima sebelum mengangkut penumpang menuju berbagai destinasi di Jawa Timur. Keamanan penumpang adalah prioritas utama dalam penyelenggaraan mudik tahun ini.

Rute Destinasi Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026

Tahun ini, Dishub Kabupaten Malang membagi jangkauan wilayah menjadi lima rute utama yang mencakup hampir seluruh titik krusial di Jawa Timur.

Berikut adalah detail rute yang bisa Anda pilih saat melakukan Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026:

  1. Jalur Madura: Melintasi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga ujung timur Pulau Garam, yaitu Sumenep.
  2. Jalur Barat: Melayani masyarakat yang menuju Nganjuk, Madiun, dan berakhir di Ngawi.
  3. Jalur Utara (Pantura): Melewati Probolinggo, Situbondo, hingga pelabuhan Banyuwangi.
  4. Jalur Selatan: Rute ini mencakup wilayah Trenggalek, Ponorogo, dan berakhir di Pacitan.
  5. Jalur Tengah-Timur: Fokus pada wilayah Probolinggo, Jember, dan Bondowoso.

Pembagian rute yang sistematis ini bertujuan agar mobilisasi massa lebih teratur dan efisien, sehingga waktu tempuh dapat dipangkas tanpa mengabaikan aspek keselamatan selama perjalanan.

Syarat dan Prosedur Pendaftaran yang Wajib Disiapkan

Untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar, calon peserta diharapkan menyiapkan dokumen pendukung sejak dini. Syarat yang ditetapkan oleh Dishub Kabupaten Malang cukup inklusif dan tidak menyulitkan masyarakat. Anda hanya perlu menyiapkan:

  • Identitas Diri: Fotokopi KTP (untuk peserta dewasa).
  • Legalitas Keluarga: Fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti domisili atau hubungan keluarga bagi yang mudik bersama rombongan kecil.
  • Akses Komunikasi: Nomor WhatsApp yang aktif untuk keperluan konfirmasi dan pengiriman tiket digital.

Proses verifikasi dokumen ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan dan tepat sasaran. Pastikan data yang Anda unggah atau serahkan dalam kondisi terbaca dengan jelas.

Baca Juga : Terminal Singosari Malang sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

Panduan Lengkap Cara Mendaftar: Online dan Offline

Terdapat dua mekanisme pendaftaran yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai dengan kenyamanan masing-masing:

1. Pendaftaran Secara Langsung (Offline)

Warga bisa langsung mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malang yang berlokasi di Jl. Raya Talangagung, Kecamatan Kepanjen.

Keuntungan mendaftar secara offline adalah Anda bisa langsung berkonsultasi dengan petugas terkait ketersediaan kursi pada rute tertentu. Layanan ini dibuka setiap hari kerja mulai pukul 08.00 WIB.

2. Pendaftaran Digital (Online)

Bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu, pendaftaran online menjadi solusi praktis. Panitia menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0813-8170-973 (Onelia) atau 0813-8170-974 (Resta).

Calon pemudik cukup mengirimkan pesan untuk mendapatkan tautan Google Form pendaftaran. Setelah mengisi data dan mengunggah dokumen, peserta akan menerima tiket elektronik yang nantinya wajib dicetak untuk ditunjukkan saat keberangkatan di Pendopo Kabupaten Malang pada 17 Maret 2026.

Mengapa Harus Ikut Program Mudik Gratis?

Selain faktor ekonomi, program ini menawarkan fasilitas yang memadai. Bus yang digunakan umumnya adalah bus pariwisata dengan fasilitas AC yang nyaman.

Selain itu, titik keberangkatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Malang (Jl. KH. Agus Salim No. 7) memberikan kemudahan akses bagi warga yang tinggal di area Kota maupun Kabupaten Malang.

Sebagai referensi tambahan mengenai transparansi dan pelaksanaan kegiatan serupa oleh pemerintah, Anda dapat memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi publik seperti YouTube resmi Pemerintah Kabupaten Malang atau portal berita tepercaya di Jawa Timur seperti Antara News Jatim.

Dokumentasi video tahun-tahun sebelumnya menunjukkan betapa tertibnya proses pelepasan armada mudik yang dipimpin langsung oleh jajaran Forkopimda.

Pastikan Anda segera melakukan pendaftaran karena kuota bersifat terbatas (first come, first served). Kesiapan dokumen dan kecepatan dalam mendaftar menjadi kunci utama agar Anda bisa mendapatkan kursi dalam program Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 ini.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Stasiun Malang Sediakan 45 Ribu Kursi Kereta Diskon 30 Persen

Author Image

Author

Fahrezi