Breaking

7 Kuliner Legendaris Tulungagung yang Cocok untuk Menu Buka Puasa, Wajib Dicoba

: 7 Kuliner Legendaris Tulungagung yang Cocok untuk Menu Buka Puasa, Wajib Dicoba
: 7 Kuliner Legendaris Tulungagung yang Cocok untuk Menu Buka Puasa, Wajib Dicoba

Infomalangcom – Kabupaten Tulungagung di Jawa Timur tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil marmer, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner tradisional yang menggugah selera.

Berbagai hidangan khas daerah ini telah dikenal sejak lama dan menjadi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan. Terlebih saat bulan Ramadan, kuliner legendaris Tulungagung sering menjadi pilihan utama untuk menu berbuka puasa.

Tradisi berburu makanan menjelang waktu berbuka sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Banyak pedagang makanan khas yang ramai diserbu pembeli karena menawarkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain. Selain rasanya yang lezat, sebagian besar kuliner ini juga memiliki sejarah panjang dan telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Jika Anda berkunjung ke Tulungagung saat Ramadan, ada beberapa kuliner legendaris yang wajib dicoba sebagai menu berbuka puasa. Berikut tujuh kuliner khas Tulungagung yang terkenal dan menjadi favorit masyarakat.

Lodho Ayam

Lodho ayam merupakan salah satu kuliner yang sangat terkenal. Hidangan ini berupa ayam kampung yang dimasak dengan santan dan berbagai rempah seperti kunyit, lengkuas, bawang putih, dan cabai.

Yang membuat lodho ayam berbeda dari masakan ayam lainnya adalah proses memasaknya. Ayam biasanya dipanggang terlebih dahulu sebelum dimasak dalam kuah santan berbumbu. Proses ini menghasilkan aroma khas serta rasa gurih yang kuat.

Lodho ayam biasanya disajikan bersama nasi hangat dan urap sayur. Kombinasi rasa gurih dan pedasnya sangat cocok dinikmati saat berbuka puasa.

Baca Juga : 5 Kuliner Malang Legendaris Selain Bakso yang Bikin Kangen dan Wajib Masuk Bucket List

Sate Ayam Kampung Tulungagung

Sate ayam kampung Tulungagung juga termasuk kuliner legendaris yang banyak diburu masyarakat. Berbeda dari sate pada umumnya, sate ini menggunakan daging ayam kampung yang memiliki tekstur lebih padat dan rasa lebih gurih.

Potongan daging ayam biasanya dibakar dengan bumbu kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma yang menggoda. Sate ini biasanya disajikan dengan bumbu kacang yang kental serta lontong.

Banyak penjual sate legendaris di Tulungagung yang sudah berjualan selama puluhan tahun dan tetap mempertahankan resep tradisional mereka.

Sompil

Sompil adalah makanan tradisional Tulungagung yang sering dijadikan menu sarapan maupun berbuka puasa. Hidangan ini terbuat dari lontong yang dipotong kecil-kecil kemudian disiram kuah santan berbumbu.

Sompil biasanya dilengkapi dengan tauge, ayam suwir, dan sambal pedas. Rasanya gurih dan sedikit pedas sehingga sangat cocok untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Kuliner ini cukup mudah ditemukan di berbagai sudut kota Tulungagung, terutama di pasar tradisional.

Nasi Pecel Tulungagung

Nasi pecel merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur yang juga populer di Tulungagung. Makanan ini terdiri dari nasi putih yang disajikan dengan berbagai sayuran rebus seperti bayam, kacang panjang, tauge, dan daun singkong.

Yang membuat nasi pecel Tulungagung istimewa adalah bumbu kacangnya yang memiliki rasa gurih, manis, dan sedikit pedas. Bumbu tersebut dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dengan campuran gula merah dan cabai.

Nasi pecel biasanya dilengkapi dengan rempeyek kacang atau tempe goreng sehingga menambah kelezatan saat disantap.

Gethuk Pisang

Bagi pecinta makanan manis, gethuk pisang merupakan kuliner khas Tulungagung yang tidak boleh dilewatkan. Makanan ini terbuat dari pisang raja nangka yang dikukus dan diolah dengan cara tradisional.

Gethuk pisang memiliki warna cokelat kehitaman dengan tekstur lembut dan rasa manis alami dari pisang. Makanan ini sering dijadikan oleh-oleh khas Tulungagung.

Saat Ramadan, gethuk pisang sering dijadikan takjil karena rasanya yang manis dan mengenyangkan.

Sate Kambing Muda

Selain sate ayam, sate kambing muda juga menjadi salah satu kuliner favorit di Tulungagung. Daging kambing yang digunakan biasanya berasal dari kambing muda sehingga teksturnya lebih empuk dan tidak berbau prengus.

Sate ini biasanya dibumbui dengan kecap manis, bawang merah, cabai, dan potongan tomat. Rasanya gurih dengan aroma khas daging kambing yang menggoda.

Menu ini sering menjadi pilihan masyarakat untuk berbuka puasa karena porsinya cukup mengenyangkan.

Jenang Syabun

Jenang syabun merupakan makanan tradisional yang cukup populer di Tulungagung. Jenang ini memiliki tekstur lembut dan rasa manis karena dibuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula merah.

Makanan ini biasanya disajikan dalam potongan kecil dan dibungkus dengan daun pisang. Aroma daun pisang memberikan cita rasa khas yang membuat jenang syabun semakin nikmat.

Jenang syabun sering dijadikan takjil karena rasanya yang manis dan mudah dicerna setelah berpuasa.

Kuliner legendaris Tulungagung tidak hanya menawarkan cita rasa lezat, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya kuliner daerah. Keberadaan makanan tradisional ini menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.

Bagi wisatawan yang berkunjung saat bulan Ramadan, mencicipi berbagai kuliner khas ini bisa menjadi pengalaman menarik. Selain menikmati hidangan lezat, pengunjung juga dapat merasakan suasana khas berbuka puasa di kota yang dikenal dengan kekayaan kuliner tradisionalnya.

Baca Juga : 5 Mie Ayam Bakso Malang Murah Meriah dengan Rasa Bintang Lima

Author Image

Author

Dzaki Farhan

Leave a Comment