Breaking

PO Bagong Segera Operasikan Bus Listrik Malang-Surabaya, PLN Siapkan Dukungan SPKLU

PO Bagong Segera Operasikan Bus Listrik Malang-Surabaya, PLN Siapkan Dukungan SPKLU
PO Bagong Segera Operasikan Bus Listrik Malang-Surabaya, PLN Siapkan Dukungan SPKLU

Infomalangcom – Sektor transportasi publik di Jawa Timur bersiap menyambut era baru yang lebih ramah lingkungan.

Langkah progresif ini diambil oleh PO Bagong (PT Bagong Dekaka Makmur), perusahaan otobus ternama asal Malang, yang berkomitmen menekan emisi karbon melalui modernisasi armada.

Dalam waktu dekat, masyarakat akan segera menikmati layanan transportasi berbasis daya setrum untuk rute gemuk Malang–Surabaya.

Komitmen ini diperkuat oleh sinergi strategis bersama produsen kendaraan listrik dan PLN guna memastikan keandalan daya di sepanjang jalur operasi.

Kehadiran pos pengisian daya cepat (fast charging) di titik-titik strategis diharapkan dapat mengikis kecemasan operator akan jarak tempuh (range anxiety) sekaligus menjamin ketepatan waktu perjalanan bagi para penumpang.

Transformasi Hijau PO Bagong di Rute Malang–Surabaya

Langkah mutakhir PO Bagong dalam mengadopsi teknologi nirkabel ini menandai babak baru bagi ekosistem transportasi interkota.

Bukan menggunakan bus besar konvensional, perusahaan menghadirkan armada berupa mobil listrik komersial jenis transporter yang dirancang khusus untuk layanan travel eksekutif.

Pilihan ini diambil guna memastikan fleksibilitas dan kenyamanan penumpang yang mendambakan perjalanan cepat via tol namun tetap bebas polusi.

Manajemen telah menyiapkan empat unit armada perdana yang dijadwalkan mulai mengaspal secara resmi pada Juni 2026.

Dalam pengadaan unit ini, pemilik korporasi menggandeng produsen kendaraan listrik lokal, VKTR (PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk).

Model yang dipilih adalah Transporter Lokon, sebuah kendaraan komersial bertenaga baterai yang tangguh dan memiliki efisiensi ruang yang optimal untuk jarak menengah.

Efisiensi Operasional dan Keuntungan Bisnis Ekosistem EV

Keputusan PO Bagong beralih ke daya listrik didasarkan pada kalkulasi bisnis yang matang. Direktur Utama PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, menegaskan bahwa penggunaan unit ramah lingkungan ini mampu memangkas biaya operasional konsumsi energi hingga 50% jika dibandingkan dengan armada konvensional berbahan bakar fosil.

Penghematan signifikan pada sektor bahan bakar dan perawatan mesin berkala ini tentu meningkatkan daya saing perusahaan di industri transportasi nasional.

Dari sisi ketahanan industri, adopsi kendaraan niaga listrik ini menjadi instrumen nyata bagi operator lokal untuk mengantisipasi fluktuasi harga minyak global.

Pihak VKTR menyatakan bahwa kolaborasi ini menjadi proyek percontohan penting yang membuktikan bahwa kendaraan niaga elektrik tidak hanya unggul dari segi kelestarian lingkungan, tetapi juga sangat menguntungkan secara finansial bagi para pelaku usaha transportasi domestik.

Baca Juga : Akademisi UMM Malang Ingatkan Bahaya Paylater di Tengah Rupiah Melemah

Sinergi PLN UP3 Malang dan Infrastruktur SPKLU Fast Charging

Kelancaran operasional rute Malang–Surabaya pulang-pergi (PP) tentu membutuhkan dukungan pengisian daya yang solid.

Guna mengantisipasi kebutuhan tersebut, PLN UP3 Malang bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) bergerak cepat melakukan kunjungan kerja langsung ke kantor pusat operator bus ini di Kepanjen, Kabupaten Malang.

PLN menawarkan skema kemitraan pengadaan mesin bersama untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Untuk menunjang mobilitas tinggi armada Transporter Lokon tersebut, diperlukan fasilitas pengisian daya cepat. Spesifikasi teknis yang disiapkan menggunakan tipe konektor charger CCS2 DC (Combined Charging System 2 Direct Current).

Saat ini, proses pengadaan mesin pengisi daya beserta infrastruktur pendukungnya sedang diselesaikan oleh pihak VKTR agar siap pakai sebelum jadwal peluncuran perdana dilakukan.

Komitmen Energi Terbarukan dan Kesiapan Regional

Kerja sama antara penyedia jasa transportasi dan PLN ini juga mencakup program Renewable Energy Certificate (REC).

Melalui program ini, pasokan listrik yang digunakan oleh PO Bagong dijamin berasal dari sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan secara mutlak. Langkah ini mempertegas posisi perusahaan sebagai pelopor transportasi hijau sejati di wilayah Jawa Timur.

Saat ini, PLN terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Malang Raya guna mendukung hilir mudik kendaraan ramah lingkungan.

Salah satu fasilitas utama yang sudah beroperasi adalah SPKLU Center berkapasitas besar di Kantor PLN UP3 Malang.

Fasilitas ini siap menjadi jangkar pengisian daya utama bagi kendaraan listrik antar-kota yang melintasi jalur selatan Jawa Timur.

Informasi valid mengenai perkembangan regulasi dan kesiapan operasional moda transportasi ini dapat dipantau melalui kanal berita nasional seperti Kompas Otomotif serta platform portal berita regional tepercaya di Jawa Timur.

Baca Juga : Jejak Sekolah Ma Chung di Malang, Institusi Tionghoa Ternama Sebelum Era Orde Baru

Author Image

Author

Fahrezi