Breaking

Makin Tangguh, 2 Mobil Hemat Energi Tim Nogogeni ITS Siap Tempur di KMHE 2026

Inovasi rekayasa mobil listrik dan bahan bakar terbarukan karya mahasiswa Indonesia kembali menunjukkan tajamnya riset teknologi transportasi masa depan.

infomalangcom – Inovasi rekayasa mobil listrik dan bahan bakar terbarukan karya mahasiswa Indonesia kembali menunjukkan tajamnya riset teknologi transportasi masa depan.

Tim Nogogeni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya secara resmi meluncurkan dua unit kendaraan hemat energi terbarunya untuk menghadapi ajang Kontes Mobil Hemat Energi tingkat nasional.

Kehadiran karya rekayasa ilmiah ini menjadi bukti nyata komitmen akademisi dalam mendorong transisi energi bersih serta efisiensi penggunaan bahan bakar di sektor otomotif tanah air.

Ajang kompetisi tahunan yang mempertemukan berbagai inovasi dari perguruan tinggi se-Indonesia tersebut menjadi panggung pembuktian performa riset terapan.

Melalui penyempurnaan desain aerodinamis dan rasio transmisi daya, tim riset optimis mampu memecahkan rekor efisiensi sebelumnya.

Langkah ini juga memperkuat pilar riset perguruan tinggi dalam melahirkan solusi transportasi yang ramah lingkungan dan berdaya saing global.

Pengembangan Inovasi Rekayasa pada Dua Kategori Utama

Pengembangan dua rancangan mobil inovatif ini difokuskan pada dua kategori kelas utama, yaitu Urban Concept Motor Listrik dan Urban Concept Bahan Bakar Etanol.

Unit Nogogeni XI EVO disiapkan untuk bertarung di kelas listrik dengan mengandalkan efisiensi manajemen daya baterai yang presisi.

Sementara itu, unit Nogogeni IX diturunkan pada kategori energi terbarukan berbasis etanol dengan pengoptimalan pembakaran mesin.

Kedua unit kendaraan tersebut telah melewati serangkaian pengujian teknis yang ketat untuk memastikan tingkat konsumsi energi berada pada titik paling efisien.

Penyesuaian pada sistem penyaluran tenaga dan pengurangan bobot kendaraan menjadi fokus utama dalam perancangan kali ini.

Pemilihan dua kategori ini sekaligus menunjukkan keahlian riset tim dalam menguasai teknologi penggerak listrik maupun bahan bakar alternatif.

Peningkatan Efisiensi Mekanis dan Reduksi Gesekan

Tim teknis berhasil melakukan peningkatan signifikan pada struktur mobil riset melalui penyempurnaan rangka berbahan serat karbon yang amat ringan namun kokoh.

Pengurangan massa kendaraan secara keseluruhan berdampak langsung pada penurunan beban kerja motor penggerak saat melaju di lintasan uji.

Selain itu, sistem aerodinamika bodi disempurnakan guna meminimalkan hambatan angin saat kendaraan dipacu pada kecepatan konstan.

Penyempurnaan juga menyasar pada pemangkasan koefisien gesekan internal pada sistem roda dan bantalan poros transmisi.

Penggunaan pelumas khusus serta komponen mekanis presisi tinggi memastikan bahwa energi yang terbuang menjadi panas dapat ditekan seminimal mungkin.

Pendekatan rekayasa holistik ini menjamin bahwa setiap joule energi terkonversi secara optimal menjadi jarak tempuh.

Rangkaian Pengujian Lapangan di Sirkuit Gelora Bung Tomo

Sebelum diterjunkan ke arena kompetisi resmi, kedua mobil rakitan mahasiswa ini telah menjalani uji ketahanan dan efisiensi di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya.

Simulasi lintasan balap dilakukan untuk merepresentasikan kondisi kompetisi yang sesungguhnya, termasuk akselerasi, pengereman, dan manuver tikungan.

Data kinerja kendaraan terekam secara waktu nyata melalui sensor telemetri yang terpasang pada sistem elektronik utama.

Hasil pengujian lapangan menunjukkan peningkatan angka efisiensi jarak tempuh per satuan energi jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.

Evaluasi komprehensif terhadap respons pengemudi dan kestabilan pengereman juga dilakukan demi menjaga keamanan maksimal.

Keberhasilan tahap uji coba ini memberikan rasa percaya diri tinggi bagi seluruh jajaran tim teknis yang bertugas.

Dukungan Fasilitas Laboratorium dan Bimbingan Akademis

Keberhasilan penciptaan unit mobil hemat energi ini tidak terlepas dari dukungan penuh fasilitas riset laboratorium dan jajaran dosen pembina.

Kolaborasi multidisiplin yang melibatkan mahasiswa teknik mesin, teknik elektro, hingga teknik material menjadi kunci utama solidnya pengembangan proyek.

Proses manufaktur dan pengujian komponen dilakukan mandiri oleh mahasiswa dengan memanfaatkan fasilitas kampus yang modern.

Pembinaan akademis difokuskan pada penguatan pemahaman teori transfer energi, aerodinamika, serta analisis kekuatan struktur material.

Pengalaman bertanding di tingkat nasional ini juga menjadi sarana pembentukan karakter teknokrat muda yang siap menjawab tantangan industri otomotif.

Sinergi antara ilmu pengetahuan teori dan aplikasi praktis ini terbukti melahirkan karya teknologi yang unggul.

Target Pertahankan Gelar Juara dan Proyeksi Internasional

Sebagai juara bertahan pada ajang kompetisi sebelumnya, pengujian unit mobil riset ini membawa misi besar untuk mempertahankan predikat terbaik nasional.

Persaingan ketat antar kampus mendorong tim untuk terus berinovasi tanpa mengesampingkan regulasi keselamatan balap yang ketat.

Peringkat terbaik di tingkat nasional akan menjadi modal utama untuk melangkah ke ajang bereputasi internasional.

Kiprah dalam ajang nasional ini diproyeksikan sebagai batu loncatan menuju ajang Shell Eco-marathon tingkat Asia-Pasifik.

Pengalaman mengolah efisiensi energi di arena lokal menjadi bekal berharga untuk bersaing dengan tim-tim riset terbaik dari berbagai negara.

Semangat juara ini menjadi bahan bakar utama bagi seluruh anggota tim untuk memberikan penampilan terbaik.

Kontribusi Riset Kampus Bagi Masa Depan Otomotif Nasional

Inovasi berkelanjutan dalam perancangan mobil ramah lingkungan ini memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Teknologi efisiensi yang diterapkan pada rancangan prototype dapat menjadi acuan riset pengembangan kendaraan komersial skala industri di masa mendatang.

Mahasiswa tidak hanya menciptakan kendaraan balap efisien, tetapi juga membangun fondasi teknologi transportasi bersih.

Dukungan dari pemerintah dan sektor industri sangat diharapkan agar hasil riset kendaraan mobil efisien ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Keberlanjutan program riset otomotif kampus menjadi kunci penting dalam mewujudkan kemandirian teknologi nasional.

Dengan kesiapan teknis yang matang dan semangat juang tinggi, armada riset ini siap mengharumkan nama almamater di pentas nasional.

Baca Juga : Sering Diabaikan, Ini Risiko Fatal Membiarkan Minyak Rem Motor Bekas Kadaluarsa