Alvin Tedjo, politikus Kanada keturunan Indonesia, resmi terpilih sebagai Wali Kota Mississauga, Ontario, dalam pemilu kota pada Senin (26/10/2026). Ia meraih 74.479 suara atau 38,9 persen dari total suara. Jumlah pemilih tercatat 191.166 orang, dengan tingkat partisipasi 33,9 persen.
Hasil itu kini sudah final. City Clerk Mississauga telah mensertifikasi hasil pemilu dan menetapkan wali kota serta anggota dewan kota untuk masa jabatan 2026–2030.
Kemenangan ini terbilang tidak biasa. Alvin, yang baru satu periode menjadi anggota dewan kota, mengalahkan dua perempuan yang sama-sama pernah memimpin Mississauga, yakni Wali Kota petahana Carolyn Parrish dan mantan wali kota Bonnie Crombie. Parrish mengumpulkan 51.853 suara, Crombie 43.191 suara, dan anggota dewan Dipika Damerla 11.500 suara. Media lokal inSauga mencatat, beberapa bulan sebelum pemilu, tak banyak pengamat yang memperkirakan kemenangan ini.
Akar Keluarga dari Padang
Alvin berasal dari keluarga keturunan Tionghoa-Indonesia. Sejumlah media nasional memberitakan bahwa ayahnya, dr. Anto Tedjo, berasal dari Padang, Sumatra Barat. Keluarga ini pindah ke Kanada dan menetap di Mississauga ketika Alvin berusia empat tahun.
Awal hidup mereka di negeri baru tidak mudah. Menurut sejumlah pemberitaan, sang ayah sempat bekerja sebagai pencuci piring dan pengantar makanan demi menghidupi keluarga. Alvin sendiri menyebut nilai kerja keras dan ketekunan keluarganya sebagai fondasi karakternya.
Mississauga kemudian menjadi rumahnya. Di kota itu Alvin tumbuh, bersekolah, dan berkarier. Kini ia tinggal di kawasan Clarkson bersama istrinya, Rebecca, dan tiga anak mereka.
Pendidikan dan Karier
Alvin menempuh studi ilmu politik di Queen’s University, Ontario, lalu melanjutkan studi pascasarjana bidang desain media digital di Harvard. Sebelum terjun ke politik lokal, ia berkarier di bidang komunikasi dan hubungan pemerintahan. Ia pernah bekerja di pemerintahan Provinsi Ontario, Sheridan College, dan Toronto Metropolitan University.
Kalah Dulu, Menang Kemudian
Alvin pertama kali memenangi pemilu pada 2022 sebagai anggota dewan Kota Mississauga untuk Ward 2 (Clarkson dan Lorne Park), dengan 41 persen suara dari delapan kandidat. Pada 2024, Bonnie Crombie mundur dari kursi wali kota karena terpilih memimpin Partai Liberal Ontario. Alvin lalu ikut pemilihan sela dan finis di urutan kedua di bawah Carolyn Parrish.
Dua tahun kemudian, ia mencoba lagi dan menang. Dalam pidato kemenangannya, ia menyebut warga Mississauga telah memilih perubahan. CBC mencatat Alvin menjadi sorotan karena merupakan satu-satunya kandidat wali kota yang didukung serikat polisi Peel.
Kemenangan ini mencatat dua sejarah. Alvin menjadi wali kota kedelapan Mississauga dan pria pertama yang memegang jabatan itu sejak 1978. Ia juga disebut sebagai orang keturunan Indonesia pertama yang terpilih menjadi wali kota sebuah kota di Kanada.
Mulai Menjabat 15 November, Disumpah Sehari Kemudian
Masa jabatan Alvin sebagai wali kota dimulai 15 November 2026, sesuai jadwal masa jabatan dewan kota di Ontario. Upacara sumpah jabatannya digelar dalam rapat perdana dewan kota pada Senin, 16 November 2026, pukul 19.00 waktu setempat, di Main Auditorium Living Arts Centre, Mississauga. Dua hari kemudian, pada 18 November, dewan kota dijadwalkan langsung menggelar rapat komite umum.
Penduduk Mississauga Hampir Sebanyak Kota Malang, tapi Wilayahnya Lebih Luas
Mississauga adalah kota di sisi barat Toronto. Sensus Kanada 2021 mencatat penduduknya 717.961 jiwa, dan estimasi Statistics Canada per Juli 2024 sekitar 780.747 jiwa. Kota Malang tercatat 843.810 jiwa pada Sensus Penduduk 2020 (BPS) dan 891.859 jiwa pada 2025 berdasarkan data kependudukan Kemendagri.
Artinya, keduanya berada di kelas yang sama, yaitu kota ratusan ribu jiwa yang belum menembus satu juta. Kota Malang lebih ramai sekitar 14–17 persen, tergantung data pembanding yang dipakai.
Perbedaan besarnya ada di luas wilayah. Mississauga membentang sekitar 292 km², sedangkan Kota Malang sekitar 111 km². Akibatnya, kepadatan Kota Malang mencapai sekitar 8.000 jiwa per km², kira-kira tiga kali lipat Mississauga yang sekitar 2.450 jiwa per km².
Kisah Alvin menjadi pengingat bahwa jejak perantau Indonesia kini sampai ke kursi pemimpin kota di luar negeri. Kota yang dipimpinnya pun tidak jauh berbeda skalanya dari kota yang dihuni warga Malang setiap hari.
Baca Juga: Ketua RT Gen Z Bikin Bangga! Cor Jalan Sendiri Berkat Dukungan Dua Tokoh
Editor: Handoyo Tejo Wasito
Malang Daily
Pariwisata
Malang Daily
Malang Daily
Malang Daily
Nasional