MALANG – Himpunan Saudagar Mahasiswa Indonesia (HISMI) memperingati HUT ke-6 sekaligus meresmikan Cafe Kopass sebagai Kantor Pusat Sekretariat HISMI, Sabtu (31/10). Peresmian ini diharapkan memperkuat koordinasi organisasi dalam mendampingi mahasiswa yang merintis dan mengembangkan usaha.
Mengusung tema “Enam Tahun Bertumbuh, Bersatu Membangun Saudagar Muda Indonesia”, acara di Cafe Kopass, Jalan Jakarta Nomor 6, Malang, dihadiri jajaran pengurus, anggota, dan tamu kehormatan. Rangkaian dimulai pukul 12.30 WIB dengan penerimaan tamu, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars HISMI, serta doa yang dipimpin Ustaz Farhan, Ketua Yayasan Asyafaat.
Kafe yang Kini Jadi Markas Organisasi
Usai sambutan Ketua Panitia dan Presiden Badan Pengurus Pusat (BPP) HISMI periode 2026–2028, Shaquille Izaz Savero, acara berlanjut ke peresmian sekretariat. Cafe Kopass difungsikan sebagai pusat koordinasi, kolaborasi, dan aktivitas organisasi HISMI.
Peresmian ditandai pemotongan pita oleh Izaz bersama tamu kehormatan. Para tamu kemudian meninjau area sekretariat, sebelum mengikuti prosesi tumpengan sebagai ungkapan syukur atas enam tahun perjalanan HISMI.
Rangkaian acara juga diisi sharing session tentang kewirausahaan, kepemimpinan, dan ekosistem saudagar muda bersama Rendra selaku Owner Primaland, Chandra selaku perwakilan ACMI Family, dan Andika, mantan Presiden HISMI 2.0.
Inkubator bagi Usaha Baru hingga yang Stagnan
Shaquille menjelaskan, HISMI diposisikan sebagai inkubator bagi mahasiswa, baik yang ingin membangun bisnis dari nol maupun yang sudah berbisnis tetapi menghadapi kendala.
“HISMI itu kita jadikan sebagai inkubator mahasiswa yang ingin membangun bisnis dari nol atau yang sudah punya bisnis, tetapi mengalami beberapa masalah atau stagnan di titik masing-masing,” ujarnya.
Menurut Izaz, HISMI memfasilitasi mentoring dan tutoring bersama para ahli di bidangnya. Bentuknya menyesuaikan kebutuhan anggota. Misalnya, bagi mahasiswa yang menjalankan usaha ekspor-impor, HISMI dapat menggelar seminar atau webinar bersama mentor yang berpengalaman di bidang tersebut.
Target 1.000 Saudagar, Fokus ke Kampus Jawa Timur
Untuk periode kepengurusan 2026–2028, Izaz menargetkan lahirnya sekitar 1.000 saudagar mahasiswa di seluruh Indonesia. Perluasan organisasi akan difokuskan ke perguruan tinggi di Jawa Timur.
“Saya ingin di setiap universitas di Jawa Timur ada HISMI. Dan program-program yang masuk misi saya benar-benar berdampak dan bermanfaat untuk para mahasiswa yang ingin memiliki bisnis dan sedang menjalankan bisnis,” katanya.
Pesan untuk Mahasiswa
Izaz juga berpesan kepada mahasiswa secara umum agar tidak mengendurkan semangat. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan tinggi adalah hal yang diinginkan banyak orang.
“Pesan saya, terus semangat. Apa yang lagi mereka tempuh itu adalah hal yang diinginkan banyak orang. Jadi, saya berpesan untuk fokus dan buat sesuatu yang berdampak buat masyarakat,” tuturnya.
Dengan sekretariat pusat yang baru, HISMI berharap koordinasi dan kolaborasi antaranggota semakin kuat untuk memperluas pendampingan saudagar mahasiswa di berbagai daerah.
Baca Juga: Mahasiswa Binus Malang Kini Pimpin Himpunan Saudagar Mahasiswa se-Indonesia
Penulis: Fuad Baswarudin
Editor: Handoyo Tejo Wasito
Malang Daily
Malang Daily
Malang Daily
Malang Daily
Malang Daily
Malang Daily