Breaking

Hotel di Malang Siapkan Event Spesial Sambut Imlek 2026, Targetkan Okupansi Tinggi

Muhamad Dzaki

16 February 2026

Hotel di Malang Siapkan Event Spesial Sambut Imlek 2026, Targetkan Okupansi Tinggi
Hotel di Malang Siapkan Event Spesial Sambut Imlek 2026, Targetkan Okupansi Tinggi

Infomalangcom – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 diprediksi menjadi momentum penting bagi industri perhotelan di Malang Raya. Berdasarkan kalender Tionghoa, Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada 17 Februari 2026 dan menandai Tahun Kuda Api.

Momentum ini dinilai strategis karena berdekatan dengan periode libur panjang awal tahun yang biasanya dimanfaatkan wisatawan untuk berlibur bersama keluarga.

Kota Malang dan Kabupaten Malang sendiri merupakan salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menunjukkan tingkat hunian kamar (TPK) hotel berbintang di Malang dalam beberapa tahun terakhir cenderung meningkat saat musim liburan panjang dan momen hari besar nasional.

Pada periode libur panjang, okupansi hotel berbintang di Malang dapat menembus angka di atas 70 persen, sementara saat momen puncak bisa mencapai lebih dari 80 persen

Melihat tren tersebut, pelaku industri perhotelan di Malang Raya bersiap mengoptimalkan momentum Imlek 2026 dengan berbagai strategi promosi dan event tematik.

Event Imlek Jadi Daya Tarik Wisatawan

Sejumlah hotel di kawasan Malang Raya biasanya menghadirkan rangkaian acara spesial untuk menyambut Imlek.

Konsep yang diangkat umumnya berupa dekorasi khas Tiongkok bernuansa merah dan emas, pertunjukan barongsai, live music oriental, hingga paket makan malam spesial Chinese New Year.

Kawasan wisata seperti Kota Malang dan Kota Batu menjadi titik konsentrasi utama hotel berbintang maupun hotel keluarga yang membidik segmen wisatawan domestik.

Batu yang dikenal sebagai kota wisata dengan berbagai taman rekreasi seperti Jawa Timur Park Group juga kerap mengalami lonjakan kunjungan saat libur panjang dan perayaan besar.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebutkan bahwa momentum hari raya keagamaan dan budaya seperti Imlek mampu mendongkrak okupansi hotel secara signifikan, terutama jika dikombinasikan dengan promo bundling menginap dan wisata.

Baca Juga : Cara Membagi Waktu Antara Ibadah dan Tugas Sekolah di Bulan Ramadhan

Strategi Paket Keluarga dan Staycation

Tren staycation masih menjadi andalan hotel di Malang. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, wisata berbasis keluarga dan short escape ke kota berhawa sejuk seperti Malang dan Batu terus menunjukkan pertumbuhan pascapandemi.

Untuk menyambut Imlek 2026, hotel-hotel di Malang diprediksi akan menawarkan:

  • Paket menginap 2–3 malam dengan harga spesial
  • Dinner Imlek all-you-can-eat menu Chinese
  • Diskon early bird untuk reservasi sebelum Januari 2026
  • Promo bundling tiket wisata Batu

Strategi ini penting karena karakter wisatawan saat Imlek cenderung berlibur bersama keluarga besar. Hotel yang memiliki fasilitas ballroom dan restoran luas biasanya memanfaatkan momentum ini untuk menggelar family gathering atau corporate gathering bernuansa Imlek.

Target Okupansi dan Optimisme Industri

Berdasarkan tren okupansi tahun-tahun sebelumnya saat libur panjang, pelaku industri perhotelan Malang menargetkan tingkat hunian kamar minimal 75–85 persen selama periode Imlek 2026, terutama jika bertepatan dengan akhir pekan.

Sebagai kota pendidikan dan wisata, Malang memiliki keunggulan aksesibilitas melalui jalur darat dan udara. Bandara Abdul Rachman Saleh Malang melayani penerbangan dari Jakarta dan kota besar lainnya, sementara jalur tol Trans Jawa mempermudah wisatawan dari Surabaya dan sekitarnya.

Selain wisata alam dan taman hiburan, wisata religi juga menjadi daya tarik saat Imlek. Salah satu ikon budaya Tionghoa di Malang adalah Klenteng Eng An Kiong yang setiap tahun ramai dikunjungi umat untuk beribadah dan wisatawan yang ingin melihat perayaan khas Imlek.

Kombinasi wisata budaya, kuliner, dan alam menjadikan Malang sebagai destinasi yang relatif lengkap untuk mengisi libur Imlek.

Dukungan Pemerintah dan Promosi Digital

Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kota Malang dan Kabupaten Malang juga aktif mendorong promosi event tahunan melalui media sosial dan kalender event daerah. Upaya ini selaras dengan strategi nasional dalam meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara.

Digital marketing menjadi kunci utama dalam meningkatkan okupansi. Hotel-hotel di Malang kini lebih agresif memanfaatkan platform OTA (Online Travel Agent) dan media sosial untuk memasarkan paket Imlek sejak jauh hari. Promo flash sale dan diskon eksklusif member diperkirakan akan mulai digencarkan pada kuartal IV 2025.

Dengan dukungan tren wisata domestik yang positif, kesiapan event tematik, serta promosi agresif, industri perhotelan Malang optimistis Imlek 2026 akan menjadi salah satu momen puncak okupansi di awal tahun.

Jika strategi berjalan maksimal, bukan tidak mungkin tingkat hunian kamar akan menyamai bahkan melampaui capaian periode libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga : Ascent Hotel & Café Malang Hadirkan Harmoni Rasa Tiga Budaya dalam “A Symphony of Flavors”

Author Image