Breaking

Jay Idzes Kapten Timnas Indonesia Dipuji-puji Media Italia,Dapat Rapor Biru saat Lawan Inter Milan

Pemain Jay dalam tim nasional Indonesia ditunjukkan sebagai kapten mendapatkan pujian dari media Italia, dengan mencetak permainanteringatas Inter Milan dengan hasil rapor biru.

Bek Venetia, Jaid Idzes kembali menyenangkan di Liga Italia.

Kapten pemain sepak bola nasional Indonesia dianggap tampil konsisten dan gesit ketika melindungi depan gelandang Venezia saat menghadapi Inter Milan.

Jay Idzes memberikan komentarnya sendiri setelah sangat puas dengan pujian atas penampilannya tersebut.

Dikatakan Jay Idzes, dirinya merasa senang tetapi lebih menempatkan kepentingan tim lebih tinggi.

Baiklah, saya menjawab pertanyaan Anda dalam Bahasa Indonesia.

Sementara itu, hasil pertandingan antara Venezia vs Inter Milan yang dilangsungkan di Pier Luigi Penzo Stadium berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Inter Milan.

Gelar juga wayang Inter pada pertandingan ini dicetak oleh Matteo Darmian pada menit ke-16.

Meskipun tim Venezia kalah, penampilan Jay Idzes dalam pertandingan ini juga menarik perhatian banyak orang.

Bahkan, pemain tim nasional Indonesia mengalami sambutan meriah setelah penampilannya yang luar biasa selama 90 menit.

Salah satu koran Italia, yaitu Tutto Venezia Sport memberikan nilai tertinggi untuk semua pemain Venezia dalam pertandingan ini.

Media Italia memberikan skor 7 untuk Jay Idzes, yang sama dengan skor kiper Venezia, Stankovic.

Saat ini, Tutto Venezia Sport dari Jay Idzes benar-benar sangat stabil.

Ia berhasil menjadi pemimpin di belakang lini pertahanan di partai melawan Inter Milan.

Selain itu, Jay Idzes juga berhasil melakukan dua tendangan yang sangat penting bagi Inter.

Pertama, Idzes memblok tembakan bom bawah tangan Inter, Lautaro Martinez yang mengarah ke gawang.

Lalu giliran penyerangan datang dari Davide Frattesi yang dipatahkan oleh pemain belakang berusia 24 tahun tersebut.

Setelah mendapat pujian-pujian berlimpah, Jay Idzes memilih untuk menjadikan dirinya rendah hati.

“Saya merasa saya adalah pemain yang bisa memainkan peran yang sangat beragam. Banyaksaya lagilah yang tidak main sehingga berdampak pada peran saya,” kata Idzes menurut Tutto Venezia Sport.

Saya bukan orang penting, tapi sifatnya membantu tim.

Tim ini lebih penting daripada diriku, saya menyadari hal itu.

Lebih lanjut, Jay Idzes juga enggan mengaku menjadi pemimpin terbaik di Venezia saat ini.

Terutama kapten Venezia, yaitu Michael Svoboda, yang mengalami cedera sehingga absen.

“Kami memiliki beberapa pemimpin di tim ini, Svoboda salah satunya,” kata Idzes.

Kami memiliki kombinasi pemain muda dan berpengalaman seperti Pohjanpalo dan Zampano.

“Saya tidak satu-satunya yang memiliki lebih banyak pengalaman, dan poin yang paling penting adalah tentang tim kami,” sebutnya.

Kekalahan ini mengakibatkan Venezia masih berada di peringkat 19 klasemen dengan poin residu 14 dari 20 pertandingan yang telah dipertandingkan.

Jay Idzes sekarang berada di titik mengancam degradasi yang bersifat aman bersamaVerona, kira-kira lima poin di belakang.

Setelah itu, Venezia dijadwalkan akan mengunjungi markas Parma pada pekan ke-21 Liga Italia pada Minggu (19/1/2025) pukul 21.00 WIB.

Leave a Comment