Breaking

Karyawan Pabrik Kertas di Malang Tewas Terjepit Mesin Penggiling

Seorang karyawan pabrik kertas di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja. Korban yang berusia 65 tahun ini tewas setelah terjepit mesin penggilingan kertas di pabrik PT Gaya Baru Paper Indo pada Selasa pagi.

Kronologi Kecelakaan Kerja

Kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 08.15 WIB pada Selasa (29/10/2024). Baru diketahui saat rekan kerja korban melihat kejadian tersebut. Kapolsek Sukun AKP Yoyok Ucuk Suyono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto. Ia mengungkapkan, korban diketahui bernama Romi Yuandrianto, warga Jalan Sumbersarii, Dusun Tulakan, Desa Panggungrejo, Kepanjen. 

“Peristiwa ini terjadi kemarin, Selasa pagi, dan korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RS Panti Nirmala,” kata Ipda Yudi, Rabu (30/10/2024).

Baca juga:

Polresta Malang Dukung Komnas Perlindungan Anak, Ciptakan Kota Malang Layak Anak

Upaya Penyelamatan Korban

Yudi menjelaskan, saksi sekaligus rekan kerja korban, Luki Nul Huda, melihat korban sudah dalam posisi terjepit mesin penggiling kertas pada pukul 08.00 WIB. “Mengetahui kondisi tersebut, saksi langsung menekan tombol darurat untuk mematikan mesin dan meminta bantuan karyawan lain untuk mengevakuasi tubuh korban,” ujar Yudi. Meski sudah berusaha cepat, korban tetap mengalami luka parah sehingga harus segera dibawa ke RS Panti Nirmala menggunakan mobil pick-up.

Proses Penyelidikan Kecelakaan Kerja

Namun, nasib berkata lain, korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal sesampainya di RS Panti Nirmala. PT Gaya Baru Paper Indo langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sukun dan diteruskan ke Reskrim Polresta Malang Kota. 

“Setelah laporan masuk, tim dari Reskrim Polsek Sukun dan Reskrim Polresta Malang Kota bersama tim Inafis langsung melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kerja ini,” jelas Yudi. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui kronologi lebih lanjut serta keselamatan kerja di pabrik tersebut.

Baca juga:

Komnas Perlindungan Anak bersama Dinas Pendidikan, berantas bullying di Kota Malang