Breaking

Menko Pangan Tinjau Kota Malang, Fokus Ketahanan dan Stabilitas Pangan

Fahrezi

26 February 2026

Menko Pangan Tinjau Kota Malang, Fokus Ketahanan dan Stabilitas Pangan
Menko Pangan Tinjau Kota Malang, Fokus Ketahanan dan Stabilitas Pangan

Infomalangcom – Upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi kedaulatan pangan nasional kembali menunjukkan langkah konkret di lapangan.

Pada penghujung Februari 2026, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan rangkaian kunjungan strategis di wilayah Malang Raya.

Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah misi krusial untuk memastikan bahwa program strategis nasional dan stabilitas harga bahan pokok di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebijakan pusat, terutama menjelang momentum besar hari keagamaan.

Implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Unggulan

Agenda utama dalam kegiatan Menko Pangan Tinjau Kota Malang dimulai dengan inspeksi mendalam terhadap kesiapan sekolah dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada Selasa, 24 Februari 2026, Zulkifli Hasan menyambangi beberapa institusi pendidikan ternama seperti MAN 2 Kota Malang, SMAN 3 Kota Malang, hingga SMP Muhammadiyah 2 Kota Malang.

Kehadiran Menko yang didampingi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bertujuan untuk memvalidasi standar kualitas gizi yang disajikan kepada para siswa.

Pemerintah menyadari bahwa visi Generasi Emas 2045 hanya dapat dicapai jika asupan nutrisi pelajar terjaga sejak dini.

Dalam tinjauannya, Menko menekankan bahwa distribusi makanan tidak boleh hanya sekadar mengenyangkan, tetapi harus memenuhi kaidah empat sehat lima sempurna yang aman dan higienis.

Pengamanan Stok Pangan dan Mitigasi Harga Jelang Ramadan

Selain fokus pada konsumsi di tingkat sekolah, sektor hulu produksi pangan menjadi perhatian serius. Malang Raya, sebagai salah satu penyangga pangan terbesar di Jawa Timur, memegang peranan vital dalam menjaga keseimbangan pasar.

Menko Pangan melakukan peninjauan langsung ke CV Telur Intan di Tumpang dan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Ayam Segar Tumpang (AST).

Dari hasil pantauan lapangan, dipastikan bahwa stok komoditas utama seperti telur, daging ayam, ikan, hingga beras berada dalam posisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan Ramadan tahun ini. Meski demikian, pemerintah tidak menutup mata terhadap fluktuasi harga pada komoditas tertentu.

Curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah sentra produksi diakui sempat memberikan kendala pada pasokan cabai.

Namun, pemerintah melalui Kemenko Pangan terus melakukan pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

Baca Juga : Monitoring MBG di Malang, Menko Pangan Sidak SPPG

Revitalisasi Koperasi sebagai Pilar Distribusi Pangan Desa

Satu hal yang menarik dari kunjungan ini adalah penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menko Pangan meninjau langsung operasional KDKMP di wilayah Singosari dan Kedungpedaringan. Strategi ini dirancang untuk memutus rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang dan merugikan petani maupun konsumen.

Koperasi disiapkan menjadi integrator yang mengumpulkan hasil produksi dari peternak dan petani lokal untuk langsung disuplai ke satuan pelayanan gizi di sekolah-sekolah. Model bisnis ini tidak hanya menjamin ketersediaan bahan baku segar bagi program MBG, tetapi juga memberikan kepastian harga bagi para produsen di tingkat desa.

Dengan pemberdayaan koperasi, ekonomi kerakyatan di Malang Raya diharapkan mampu tumbuh lebih mandiri dan tangguh terhadap guncangan pasar global.

Kolaborasi Akademis dan Hilirisasi Inovasi Pangan

Menutup rangkaian agenda di Malang, Zulkifli Hasan memberikan kuliah umum di Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang.

Di hadapan para akademisi dan mahasiswa, Menko mendorong adanya sinergi nyata antara riset kampus dengan kebutuhan industri pangan.

Hilirisasi inovasi teknologi pertanian menjadi kunci agar Indonesia mampu mencapai swasembada pangan di tengah ancaman krisis pangan global.

Kampus diharapkan tidak hanya menjadi menara gading, tetapi menjadi laboratorium solusi bagi permasalahan pangan di lapangan.

Kolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, kampus sebagai penyedia inovasi, dan pelaku usaha sebagai penggerak ekonomi, menjadi segitiga emas yang akan mempercepat transformasi sistem pangan nasional yang lebih modern dan efisien.

Referensi dan Bukti Pendukung:

Untuk memvalidasi informasi mengenai kebijakan pangan nasional dan update terkini dari kementerian terkait, Anda dapat memantau kanal komunikasi resmi pemerintah berikut:

  • Situs Resmi Kemenko Pangan: ekon.go.id (Informasi kebijakan makro pangan)
  • Pemerintah Kota Malang: malangkota.go.id (Dokumentasi kunjungan kerja di wilayah Kota Malang)
  • Kanal YouTube Resmi Sekretariat Presiden: YouTube @SekretariatPresiden (Update program Makan Bergizi Gratis secara nasional)

Baca Juga : Penukaran Uang Baru di Malang Kembali Dibuka, Ini Daftar Bank yang Melayani

Author Image

Author

Fahrezi