Infomalangcom – Kejadian di Malang hari ini kembali diwarnai insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa.
Seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor saat menyeberang jalan di wilayah Singosari, Kabupaten Malang.
Peristiwa ini terjadi pada pagi hari ketika arus kendaraan mulai meningkat dan aktivitas warga berlangsung cukup padat.
Tragedi tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar karena lokasi kejadian merupakan jalur utama yang kerap dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Kronologi Peristiwa di Jalan Raya Singosari
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan lapangan, kecelakaan terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 05.45 WIB di Jalan Raya Singosari, tepatnya di kawasan Kelurahan Pagentan.
Korban diketahui seorang perempuan berusia sekitar 60 tahun yang saat itu hendak menyeberang jalan dari sisi barat menuju timur.
Pada waktu bersamaan, sebuah sepeda motor jenis sport melaju dari arah utara menuju selatan. Diduga jarak antara kendaraan dan korban sudah terlalu dekat ketika korban berada di tengah jalan, sehingga pengendara tidak sempat melakukan pengereman secara maksimal. Benturan pun tidak terhindarkan dan korban terpental beberapa meter dari titik tabrakan.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan menghubungi aparat kepolisian.
Situasi di lokasi sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian tersebut.
Identitas Korban dan Pengendara
Korban diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan Singosari. Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka serius terutama pada bagian kepala dan tubuh.
Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit rujukan di Kota Malang.
Sementara itu, pengendara motor diketahui masih berusia 18 tahun dan berstatus pelajar. Ia mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar setelah kejadian.
Kendaraan yang dikendarainya juga mengalami kerusakan pada bagian depan akibat benturan keras dengan tubuh korban.
Baca Juga : Langgar Aturan Parkir di Malang? Siap-Siap Bayar Denda Rp 500 Ribu
Penanganan Medis dan Proses Kepolisian
Setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya. Kabar duka tersebut menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang mengenal korban.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Malang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Beberapa saksi mata dimintai keterangan guna memastikan kronologi secara detail. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Petugas menyampaikan bahwa faktor kurangnya kewaspadaan dan jarak yang terlalu dekat menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan.
Namun demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian lainnya.
Kondisi Jalan dan Faktor Risiko
Jalan Raya Singosari dikenal sebagai salah satu jalur padat yang menghubungkan wilayah Kabupaten Malang dengan Kota Malang serta arah Surabaya.
Pada pagi hari, kendaraan pribadi, sepeda motor, hingga kendaraan berat kerap melintas dengan intensitas tinggi.
Meski terdapat marka jalan dan rambu lalu lintas, risiko kecelakaan tetap ada terutama ketika pejalan kaki menyeberang di titik yang bukan area penyeberangan resmi.
Kecepatan kendaraan yang relatif tinggi di jalur tersebut juga meningkatkan potensi fatalitas apabila terjadi benturan.
Beberapa warga setempat menyebutkan bahwa kawasan tersebut memang rawan kecelakaan, khususnya pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.
Mereka berharap adanya peningkatan pengawasan serta penambahan fasilitas keselamatan seperti zebra cross yang lebih terlihat atau lampu peringatan.
Dampak Sosial dan Respons Warga
Kejadian di Malang hari ini menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik bagi pengendara maupun pejalan kaki. Warga sekitar mengaku terkejut karena kecelakaan terjadi di waktu yang relatif pagi ketika aktivitas baru dimulai.
Sebagian warga turut membantu proses evakuasi dan mengatur lalu lintas sementara sebelum petugas datang. Kejadian ini juga memicu perbincangan di kalangan masyarakat mengenai pentingnya edukasi keselamatan jalan raya bagi pelajar dan pengguna kendaraan bermotor yang masih berusia muda.
Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menjaga kecepatan, serta meningkatkan konsentrasi terutama di jalur padat seperti Singosari.
Pejalan kaki juga diingatkan untuk memastikan kondisi aman sebelum menyeberang dan memanfaatkan titik penyeberangan yang tersedia demi mengurangi risiko kecelakaan serupa.
Baca Juga : ORI Campak Jadi Prioritas, Dinkes Kota Malang Intensifkan Program Jemput Bola










