infomalang.com/ – Geliat pasar modal Indonesia semakin menggairahkan! Sebanyak 10-12 anggota bursa (AB) tengah bersiap menjadi liquidity provider, seiring diberlakukannya Peraturan Bursa Nomor II-Q dan III-Q tentang kegiatan liquidity provider saham. Langkah ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi pasar modal Tanah Air.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Irvan Cahyadi, mengungkapkan bahwa peran liquidity provider ini menjadi lini bisnis baru bagi AB. “Prosesnya, kami menyiapkan AB, melakukan review, dan audit. Syaratnya, mereka harus memiliki modal kerja Rp 100 miliar,” jelas Irvan dalam acara infomalang.com/ Investment Forum 2025 di Jakarta, Jumat (16/5/2025). Tak hanya modal, AB juga wajib membangun sistem yang mumpuni. “Kami akan mendampingi mereka. Dalam waktu dekat, 1-3 AB akan bekerja sama dengan perusahaan tercatat,” tambahnya.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan peraturan liquidity provider saham sejak 8 Mei 2025. Peraturan ini bertujuan menciptakan pasar modal yang lebih teratur, wajar, dan efisien, serta menarik bagi investor domestik dan internasional.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa peraturan ini merupakan hasil kajian dan koordinasi dengan berbagai pihak. “Peran liquidity provider sangat penting untuk meningkatkan pendalaman dan kualitas pasar, terutama dalam membentuk harga wajar dan mengurangi bid-ask spread pada saham-saham dengan likuiditas rendah,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Peraturan Nomor II-Q mengatur secara komprehensif kegiatan liquidity provider saham, termasuk kriteria saham yang dapat dikuotasikan. Kriteria tersebut mempertimbangkan volume transaksi harian, frekuensi transaksi, kapitalisasi pasar, spread harga, rasio free float, dan fundamental saham.
BEI akan menerbitkan daftar efek liquidity provider saham setiap enam bulan sekali. Daftar ini berisi saham-saham terpilih yang dapat dipilih oleh liquidity provider untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi perdagangan. Langkah ini menandai babak baru dalam pengembangan pasar modal Indonesia yang semakin dinamis dan profesional.
Baca juga: Temukan Harta Karun 16 Kg Emas! Petani Ini Bikin Geger!














