Infomalangcom – Rendra Masdrajad Safaat, Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), mengapresiasi peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Daerah (IKLHD) pada tahun 2025.
Meskipun, indeks yang mencapai 64,61 masih jauh dari kondisi ideal, mengingat penurunan tajam sempat terjadi sejak tahun 2021.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya menjaga kelestarian lingkungan melalui 693 ruang terbuka hijau (RTH) yang mencakup taman, hutan kota, dan jalur hijau.
“Kami juga menjaga kelestarian lingkungan melalui 693 ruang terbuka hijau (RTH) yang mencakup taman, hutan kota, dan jalur hijau. Capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Malang pada 2024 tercatat 61,78, naik dari 59,92 pada 2023 dan 56,31 pada 2022,” katanya.
Rendra Masdrajad Safaat mendorong Pemerintah Kota Malang melalui DLH untuk mengambil langkah taktis dan strategis melalui sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan pendekatan zero waste.
Selanjutnya, pengolahan air limbah rumah tangga, industri, dan rumah sakit, serta peningkatan ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) guna menunjang kualitas air, udara, dan lingkungan di Kota Malang.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Langkah tersebut menjadi kunci penting dalam mewujudkan lingkungan Kota Malang yang lebih sehat dan berkelanjutan.











