Breaking

Rupiah Tahan Banting! Dolar Gagal Tembus Rp 17.000

Rupiah berhasil menahan gempuran dolar AS dan menutup perdagangan hari Rabu (9/4/2025) di level Rp 16.860/US$. Padahal, sepanjang hari rupiah sempat berada di ambang Rp 17.000/US$, tepatnya menyentuh Rp 16.955/US$ pada pukul 10:40 WIB, menurut data Refinitiv. Stabilitas nilai tukar rupiah di penghujung perdagangan ini disambut lega oleh Bank Indonesia (BI). Level penutupan ini bahkan serupa dengan penutupan perdagangan kemarin, Selasa (8/4/2025), yang juga berada di Rp 16.860/US$.

Baca Juga : Modus Baru! 14 Perusahaan Keuangan Kena Tilang OJK!

"Alhamdulillah, pergerakan nilai tukar rupiah relatif terkendali dan hari ini kurs spot ditutup stabil dibandingkan kemarin, yaitu di Rp 16.865," ungkap Direktur Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Fitra Jusdiman, kepada infomalang.com/.

Rupiah Tahan Banting! Dolar Gagal Tembus Rp 17.000
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Fitra mengakui tekanan terhadap rupiah sepanjang hari cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh sentimen negatif pelaku pasar keuangan global terkait kondisi eksternal yang kurang kondusif, terutama dampak perang dagang antara AS dan China. Namun, ia menekankan bahwa kinerja rupiah hari ini masih lebih baik dibandingkan beberapa mata uang regional lain yang juga mengalami tekanan, seperti rupee India, renmimbi China, dong Vietnam, dan ringgit Malaysia.

“BI akan terus memastikan stabilitas nilai tukar rupiah, antara lain melalui intervensi di pasar domestik (spot, DNDF, dan SBN) serta pasar offshore (NDF),” tegas Fitra. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen BI untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah di tengah gejolak ekonomi global.

Baca Juga : Daftar Menu Depot Tanjung Api Beserta Harganya. Simak Harganya !