Breaking

Nikmatnya Sego Babat Mas Bull di Kota Batu, Sajian Jeroan Sapi Favorit Wisatawan

Muhamad Dzaki

24 February 2026

Nikmatnya Sego Babat Mas Bull di Kota Batu, Sajian Jeroan Sapi Favorit Wisatawan
Nikmatnya Sego Babat Mas Bull di Kota Batu, Sajian Jeroan Sapi Favorit Wisatawan

Infomalangcom – Kota Batu dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur dengan udara sejuk dan ragam kuliner khas yang menggugah selera.

Di tengah banyaknya pilihan makanan, Sego Babat Mas Bull menjadi salah satu sajian jeroan sapi yang cukup populer di kalangan warga lokal maupun wisatawan.

Menu ini menawarkan perpaduan nasi hangat, babat empuk, dan racikan rempah yang kuat sehingga menghadirkan cita rasa khas Jawa Timur yang autentik.

Babat merupakan bagian lambung sapi yang umum diolah dalam kuliner Nusantara. Menurut literatur pangan dari Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, jeroan sapi termasuk sumber protein hewani yang cukup tinggi serta mengandung zat besi dan vitamin B12.

Meski demikian, pengolahannya perlu dilakukan dengan teknik tepat agar aman dan nikmat dikonsumsi.

Ciri Khas Sego Babat Mas Bull

Sego babat pada dasarnya adalah nasi putih yang disajikan bersama babat sapi berbumbu. Namun, yang membedakan Sego Babat Mas Bull di Batu adalah kekuatan rempah dan proses pengolahan yang membuat tekstur babat lebih empuk tanpa bau prengus.

Babat dibersihkan secara menyeluruh, kemudian direbus dalam waktu cukup lama untuk memastikan teksturnya lunak.

Setelah itu, babat dimasak kembali dengan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kunyit, lengkuas, dan daun salam. Perpaduan ini menciptakan aroma harum sekaligus rasa gurih pedas yang meresap hingga ke serat daging.

Sebagai kuliner khas Jawa Timur, penggunaan cabai dan rempah kuat menjadi karakter utama. Berdasarkan referensi kuliner dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, kekayaan rempah Nusantara merupakan faktor penting yang membentuk identitas masakan daerah, termasuk olahan jeroan seperti babat.

Baca Juga : Launching Menu Buka Puasa “A Flavour of Ramadhan: “Jelajah Rasa dari Timur ke Barat”

Lokasi Strategis dan Daya Tarik Wisata Kuliner

Sebagai kota wisata, Batu memiliki arus kunjungan yang stabil sepanjang tahun, terutama saat musim liburan. Kehadiran Sego Babat Mas Bull menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mencicipi kuliner lokal setelah menikmati berbagai destinasi seperti taman rekreasi dan wisata alam.

Daya tarik utama menu ini terletak pada rasa autentik dan harga yang relatif terjangkau. Wisatawan dapat menikmati seporsi nasi babat lengkap dengan sambal dan lalapan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Faktor inilah yang membuatnya menjadi favorit, baik bagi pelancong maupun warga sekitar.

Selain itu, konsep penyajian sederhana namun fokus pada kualitas rasa menjadi nilai tambah. Pengunjung sering memuji keseimbangan antara gurih, pedas, dan aroma rempah yang kuat namun tidak berlebihan.

Proses Pengolahan Jeroan yang Aman

Mengolah jeroan sapi memerlukan perhatian khusus. Badan Pangan Nasional menekankan pentingnya proses pencucian dan perebusan untuk menghilangkan kotoran serta potensi bakteri.

Perebusan dalam air mendidih selama waktu cukup lama membantu memastikan babat matang sempurna sebelum diolah dengan bumbu.

Pada praktiknya, pelaku usaha kuliner profesional biasanya merebus babat beberapa kali hingga bersih, kemudian memotongnya sesuai ukuran sajian.

Teknik ini tidak hanya meningkatkan keamanan pangan tetapi juga memperbaiki tekstur sehingga lebih empuk saat disantap.

Bumbu rempah kemudian dimasak hingga matang dan berminyak sebelum babat dimasukkan. Proses ini memastikan rasa menyerap merata dan menghasilkan cita rasa yang konsisten pada setiap porsi.

Sensasi Rempah yang Memanjakan Lidah

Keunggulan Sego Babat Mas Bull terletak pada racikan rempahnya. Kunyit memberikan warna kuning keemasan sekaligus aroma khas, sementara ketumbar dan lengkuas memperkaya rasa gurih.

Cabai merah menambah sensasi pedas yang menggugah selera, sesuai karakter masakan Jawa Timur yang dikenal berani bumbu.

Rempah-rempah tersebut bukan hanya memberikan rasa, tetapi juga memiliki fungsi pengawet alami dan membantu mengurangi aroma khas jeroan. Inilah yang membuat sajian babat terasa lebih bersih dan nyaman di lidah.

Banyak pelanggan mengaku kembali membeli karena rasa bumbunya konsisten dan tidak berubah meski dikunjungi di waktu berbeda. Konsistensi ini menjadi indikator penting dalam membangun reputasi kuliner.

Peran UMKM dalam Menggerakkan Ekonomi Lokal

Usaha kuliner seperti Sego Babat Mas Bull termasuk dalam kategori usaha mikro dan kecil yang berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus mendorong pelaku UMKM menjaga kualitas produk serta standar kebersihan.

Kehadiran kuliner khas juga mendukung citra Batu sebagai kota wisata yang tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga pengalaman gastronomi. Sinergi antara sektor pariwisata dan kuliner menjadi kunci pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga : 5 Kue yang Cocok Disajikan Saat Lebaran Idul Fitri 2026 Selain Nastar

Author Image