Infomalangcom – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi ditutup sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia nasional.
Tahapan ini menjadi bagian dari rangkaian Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang setiap tahun diselenggarakan secara terpusat oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta perlu memahami sejumlah tahapan penting berikutnya agar tidak tertinggal informasi krusial.
SNBP merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menitikberatkan pada prestasi akademik dan nonakademik siswa selama di sekolah.
Seleksi ini menggunakan nilai rapor serta portofolio bagi program studi tertentu, tanpa ujian tulis. Karena itu, tahapan setelah pendaftaran lebih berfokus pada proses verifikasi data dan penantian hasil seleksi.
Memastikan Finalisasi dan Validasi Data
Langkah pertama yang harus dilakukan peserta adalah memastikan bahwa seluruh data telah terfinalisasi dengan benar pada akun SNPMB masing-masing.
Peserta perlu mengecek kembali bukti finalisasi pendaftaran yang biasanya dapat diunduh dalam bentuk kartu peserta.
Panitia SNPMB melalui laman resmi https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id secara rutin mengingatkan pentingnya menyimpan kartu peserta sebagai dokumen resmi.
Dokumen ini akan dibutuhkan pada tahap verifikasi jika dinyatakan lolos seleksi. Kesalahan data yang tidak dikoreksi sebelum penutupan pendaftaran umumnya tidak dapat diubah setelah sistem ditutup.
Selain itu, sekolah juga telah melakukan finalisasi nilai melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Proses ini menjadi dasar utama penilaian SNBP 2026 karena seluruh rekam jejak akademik siswa bersumber dari sistem tersebut.
Baca Juga : Tampil Gemilang, Siswi MAN 1 Kota Malang Jadi Pesilat Terbaik di Satria Airlangga Cup X
Menunggu Pengumuman Hasil Seleksi
Tahapan berikutnya adalah menunggu pengumuman hasil SNBP 2026 sesuai jadwal resmi panitia. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pengumuman biasanya dilakukan beberapa minggu setelah penutupan pendaftaran.
Informasi resmi hanya diumumkan melalui laman SNPMB dan kanal komunikasi resmi panitia. Peserta diimbau tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang beredar di media sosial.
Pengumuman kelulusan hanya dapat diakses menggunakan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta pada portal resmi.
Proses seleksi SNBP mempertimbangkan berbagai komponen, termasuk konsistensi nilai rapor, akreditasi sekolah, serta indeks sekolah.
Oleh karena itu, hasil seleksi merupakan keputusan kolektif berbasis sistem yang telah ditetapkan secara nasional.
Persiapan Jika Dinyatakan Lulus
Bagi peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2026, langkah selanjutnya adalah mengikuti proses daftar ulang di perguruan tinggi negeri tujuan.
Setiap kampus memiliki mekanisme tersendiri, termasuk verifikasi dokumen, pengisian data ulang, serta penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Sebagian perguruan tinggi juga mewajibkan unggah dokumen tambahan seperti surat keterangan lulus, kartu keluarga, dan bukti penghasilan orang tua untuk proses penentuan UKT. Peserta wajib memperhatikan jadwal daftar ulang agar tidak kehilangan hak kelulusan.
SNBP bersifat final. Peserta yang telah dinyatakan lulus tidak diperbolehkan mengikuti jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri lainnya. Ketentuan ini tercantum dalam pedoman resmi SNPMB 2026.
Opsi Jika Tidak Lolos SNBP 2026
Bagi peserta yang belum berhasil lolos SNBP, masih tersedia jalur lain yaitu SNBT dan seleksi mandiri. SNBT menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai komponen utama penilaian.
Jadwal pendaftaran dan pelaksanaan UTBK diumumkan melalui laman resmi SNPMB. Selain itu, masing-masing perguruan tinggi negeri juga membuka jalur mandiri dengan mekanisme dan jadwal berbeda.
Peserta disarankan memantau situs resmi kampus tujuan agar tidak tertinggal informasi. Pemerintah menegaskan bahwa sistem SNPMB dirancang untuk memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh siswa.
Dengan adanya beberapa jalur seleksi, peluang masuk perguruan tinggi negeri tetap terbuka meskipun tidak lolos SNBP.
Tetap Fokus dan Siapkan Alternatif
Masa tunggu pengumuman sering kali menimbulkan kecemasan. Oleh karena itu, peserta disarankan tetap fokus pada persiapan alternatif, termasuk belajar untuk UTBK jika telah mendaftar SNBT. Mengelola waktu dan menjaga kondisi mental menjadi hal penting dalam fase ini.
Data resmi SNPMB tahun sebelumnya menunjukkan bahwa jumlah pendaftar SNBP mencapai ratusan ribu siswa dari seluruh Indonesia. Persaingan yang ketat membuat peserta perlu memiliki rencana cadangan yang matang.
Dengan ditutupnya pendaftaran SNBP 2026, tahapan seleksi kini memasuki fase penilaian dan verifikasi. Peserta hanya perlu memastikan seluruh dokumen tersimpan dengan baik, memantau jadwal pengumuman resmi, serta menyiapkan langkah berikutnya sesuai hasil seleksi nanti.
Baca Juga : PMB 2026 UIN Malang Bidik Siswa SMA, Perluasan Jalur dan Sosialisasi Diperkuat













