Breaking

Sumber Maron, Destinasi Wisata Alam di Malang dengan Aliran Sungai yang Menenangkan

Muhamad Dzaki

26 February 2026

Sumber Maron, Destinasi Wisata Alam di Malang dengan Aliran Sungai yang Menenangkan
Sumber Maron, Destinasi Wisata Alam di Malang dengan Aliran Sungai yang Menenangkan

Infomalangcom – Sumber Maron merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Berlokasi di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, tempat ini dikenal dengan airnya yang jernih serta aliran sungai yang tenang.

Keunikan Sumber Maron terletak pada kombinasi sumber mata air alami dan air terjun mini yang sering dijuluki “air terjun Niagara versi Malang” oleh wisatawan lokal.

Dengan harga tiket yang terjangkau, lokasi ini menjadi pilihan favorit untuk rekreasi keluarga maupun aktivitas tubing ringan.

Kabupaten Malang sendiri dikenal memiliki beragam wisata alam, mulai dari pantai hingga pegunungan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang, sektor pariwisata menjadi salah satu penopang ekonomi daerah melalui kunjungan wisatawan domestik.

Keberadaan Sumber Maron turut berkontribusi sebagai destinasi berbasis alam yang mudah diakses dari pusat Kota Malang.

Lokasi dan Akses Menuju Sumber Maron

Secara administratif, Sumber Maron berada di Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, sekitar 15–20 kilometer dari pusat Kota Malang. Waktu tempuh rata-rata sekitar 30–45 menit menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan menuju lokasi relatif baik dan dapat dilalui sepeda motor maupun mobil.

Wisatawan yang datang akan melewati area persawahan dan permukiman warga sebelum tiba di pintu masuk. Area parkir tersedia cukup luas, terutama saat hari biasa.

Pada akhir pekan atau musim liburan, jumlah pengunjung cenderung meningkat sehingga disarankan datang lebih pagi.

Baca Juga : Raja Ampat, Pesona Gugusan Pulau Eksotis di Ujung Timur Indonesia

Daya Tarik Utama dan Aktivitas Wisata

Daya tarik utama Sumber Maron adalah sumber mata air alami dengan debit cukup stabil sepanjang tahun. Air yang mengalir berasal dari pegunungan dan digunakan juga untuk kebutuhan irigasi pertanian warga sekitar.

Suhu air relatif sejuk dan jernih, sehingga aman untuk bermain air selama tetap memperhatikan keselamatan. Di bagian hilir terdapat air terjun mini setinggi kurang lebih enam meter yang menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Selain itu, tersedia aktivitas tubing menyusuri aliran sungai dengan ban pelampung. Aktivitas ini dikelola oleh warga setempat dengan standar keamanan sederhana seperti penyediaan pelampung.

Lingkungan sekitar masih didominasi pepohonan dan area persawahan, menciptakan suasana alami yang menenangkan. Banyak pengunjung datang untuk sekadar bersantai, piknik, atau menikmati suasana pedesaan yang asri.

Harga Tiket dan Fasilitas

Salah satu alasan Sumber Maron diminati adalah harga tiket masuk yang relatif murah. Tiket biasanya berkisar di angka belasan ribu rupiah per orang, sementara biaya tambahan dikenakan untuk aktivitas tubing. Harga dapat berubah tergantung kebijakan pengelola desa wisata.

Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir, kamar mandi, warung makan sederhana, serta gazebo untuk beristirahat. Meski belum tergolong wisata modern, fasilitas dasar ini cukup menunjang kebutuhan wisatawan harian.

Pengelolaan Sumber Maron dilakukan berbasis masyarakat melalui kerja sama warga dan pemerintah desa. Model ini sejalan dengan konsep desa wisata yang mendorong partisipasi lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Tips Aman dan Waktu Terbaik Berkunjung

Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan memantau kondisi cuaca melalui informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terutama saat musim hujan. Curah hujan tinggi dapat meningkatkan debit air sungai sehingga arus menjadi lebih deras.

Gunakan alas kaki yang tidak licin karena beberapa bagian dasar sungai berbatu. Orang tua juga perlu mengawasi anak-anak saat bermain air. Hindari membuang sampah sembarangan agar kelestarian sumber air tetap terjaga.

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga siang hari ketika cuaca cerah dan air terlihat lebih jernih. Selain itu, datang di hari biasa membantu menghindari kepadatan pengunjung.

Peran Sumber Maron dalam Pariwisata Lokal

Sebagai destinasi wisata berbasis alam, Sumber Maron mendukung ekonomi masyarakat sekitar melalui penyewaan ban tubing, penjualan makanan, serta jasa parkir.

Menurut konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Keberadaan Sumber Maron juga menunjukkan potensi besar wisata air di Malang Selatan yang belum seluruhnya tereksplorasi secara maksimal.

Dengan pengelolaan yang baik dan promosi digital yang tepat, destinasi ini dapat terus berkembang tanpa mengorbankan ekosistem alami.

Kesimpulannya, Sumber Maron merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman menyegarkan dengan aliran sungai yang menenangkan.

Lokasinya strategis, tiket terjangkau, dan suasana alami menjadi daya tarik utama. Dengan tetap menjaga kebersihan dan keselamatan, wisatawan dapat menikmati pesona alam Malang secara optimal sekaligus mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga : Hidden Gem Malang Terbaik untuk Liburan Anti Mainstream

Author Image