Infomalangcom – Malang tidak hanya dikenal dengan udaranya yang sejuk dan apelnya yang manis, tetapi juga sebagai surga bagi para pecinta kuliner mie.
Salah satu menu yang paling dicari adalah Mie Ayam Malang. Dari gang sempit hingga jalan protokol, aroma kaldu yang gurih dan mie yang kenyal selalu berhasil menggugah selera.
Menemukan semangkuk mie ayam yang sempurna di kota ini bisa menjadi petualangan rasa yang tak terlupakan.
1. Mie Ayam Pak No: Legenda dari Gerobak Keliling
Berbicara tentang Mie Ayam Malang, tidak lengkap tanpa menyebut Mie Ayam Pak No. Bermula dari usaha kecil yang dijajakan keliling, kini Pak No telah memiliki tempat yang menjadi jujugan utama warga lokal.
Keunikan di sini terletak pada tekstur mie yang sangat lembut namun tetap memiliki daya gigit (al dente).
Potongan ayamnya dimasak dengan bumbu kecap yang meresap hingga ke serat terdalam, memberikan keseimbangan rasa manis dan gurih.
Jika Anda berkunjung, jangan lupa menambahkan topping ceker atau telur puyuh yang tersedia di meja. Rasanya yang konsisten selama puluhan tahun adalah alasan mengapa tempat ini tidak pernah sepi.
- Lokasi: Jl. Jakarta Dalam No.22, Penanggungan, Kec. Klojen, Kota Malang.
- Rating: 4.2/5
2. Mie Ayam & Bakso Solo “Pak Doel”: Porsi Jumbo yang Memuaskan
Bagi Anda yang mencari porsi besar dengan harga yang ramah di kantong, Mie Ayam Pak Doel adalah jawabannya.
Mengusung gaya Solo yang khas, mie di sini disajikan dengan kuah bening yang kaya akan kaldu tulang sapi.
Ciri khasnya adalah penggunaan sawi hijau yang melimpah dan taburan bawang goreng yang memberikan aroma harum.
Banyak mahasiswa yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi favorit karena selain mengenyangkan, cita rasa saus sambal racikan sendiri di sini memberikan sensasi pedas yang unik.
Ini adalah definisi kuliner rakyat yang naik kelas karena kualitas bahannya.
- Lokasi: Jl. Semanggi Timur No.1, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.
- Rating: 4.6/5
Baca Juga :
5 Mie Ayam Bakso Malang Murah Meriah dengan Rasa Bintang Lima
3. Mie Ayam Khas Pagak Pak Pi’i: Tekstur Mie Homemade yang Unik
Ingin merasakan sensasi yang berbeda? Mie Ayam Pagak Pak Pi’i menawarkan mie buatan sendiri (homemade) yang bentuknya lebih lebar dan tebal dibandingkan mie pada umumnya.
Hal ini memberikan sensasi kenyal yang berbeda di mulut. Bumbunya pun cenderung lebih berani dengan penggunaan rempah yang terasa di setiap seruputan kuahnya.
Keunggulan lain dari tempat ini adalah kebersihannya dan pelayanannya yang sangat ramah. Menu andalannya, mie ayam babat, adalah favorit bagi mereka yang menginginkan tekstur tambahan yang kenyal dan gurih di atas mie mereka.
- Lokasi: Jl. Simpang Sulfat Selatan No.6, Pandanwangi, Kec. Blimbing, Kota Malang.
- Rating: 4.4/5
4. Depot Pangsit Mie Bromo Pojok: Sentuhan Premium nan Klasik
Jika Anda ingin menikmati Mie Ayam Malang dalam suasana yang lebih nyaman dan sedikit premium, Bromo Pojok adalah pilihannya.
Depot ini sudah sangat melegenda sejak era 80-an. Variasi menunya pun sangat beragam, mulai dari topping jamur, udang, hingga lada hitam yang modern namun tetap menjaga pakem rasa tradisional.
Mienya sangat tipis dan halus, menunjukkan kelasnya sebagai depot mie papan atas. Setiap elemen dalam mangkuknya, mulai dari pangsit goreng yang renyah hingga kuah kaldu yang jernih, disiapkan dengan standar kualitas yang tinggi.
- Lokasi: Jl. Patimura No.53, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang.
- Rating: 4.3/5
5. Depot Mie Gadjah Mada 1: Cita Rasa Sejarah sejak 1958
Terletak di kawasan pasar besar yang bersejarah, Depot Mie Gadjah Mada 1 membawa Anda kembali ke masa lalu.
Resep yang digunakan masih sama sejak pertama kali dibuka pada tahun 1958. Keistimewaan mie di sini adalah penggunaan minyak ayam yang sangat harum dan rahasia bumbu pangsit yang tidak ditemukan di tempat lain.
Setiap suapan mienya mencerminkan dedikasi pemiliknya dalam menjaga warisan kuliner. Bagi pecinta mie sejati, tempat ini bukan sekadar warung makan, melainkan museum rasa yang wajib dikunjungi.
- Lokasi: Jl. Pasar Besar No.17 A, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang.
- Rating: 4.3/5
Baca Juga :
Cwie Mie Cemorokandang Booming, Dari Kampung di Malang hingga Ibu Kota














