Breaking

ASEAN Segera Tinggalkan Dolar AS?

ASEAN Segera Tinggalkan Dolar AS?
ASEAN Segera Tinggalkan Dolar AS?

infomalang.com/ – Bank Indonesia (BI) baru-baru ini menggelar rapat bersama Komisi XI DPR RI. Pertemuan tersebut membahas Proyek Nexus, sebuah sistem pembayaran antar negara di ASEAN yang disebut-sebut akan menjadi alternatif pembayaran lintas batas yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa Nexus tak hanya mempercepat transaksi, namun juga mengintegrasikan sistem pembayaran QR dan Retail Fast Payments antar negara. Yang lebih menarik, Nexus mendorong penggunaan mata uang lokal melalui inisiatif Local Currency Transaction (LCT), sebuah langkah yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Baca juga : Laba Bukit Asam Anjlok! Apa Penyebabnya?

Proyek Nexus, hasil kerja sama Bank for International Settlements (BIS) Innovation Hub, bertujuan untuk menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik (IPS) secara global. Cetak biru komprehensif yang telah disusun menstandarisasi komunikasi antar IPS, memungkinkan interkoneksi pembayaran instan antar negara peserta secara lancar. Keunggulan Nexus terletak pada kemampuannya menyederhanakan proses koneksi. Dengan standar yang ditetapkan, setiap negara hanya perlu membuat satu koneksi ke Nexus untuk terhubung dengan semua negara peserta lainnya, bukan koneksi khusus untuk setiap negara.

ASEAN Segera Tinggalkan Dolar AS?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Baca juga : Kolaborasi Raksasa! Bank Mega Syariah Suntik Dana Ratusan Miliar!

BIS, selain bertindak sebagai penasihat, juga akan menyiapkan skema operasional Proyek Nexus dan membuka peluang bagi negara-negara lain di dunia untuk bergabung. Sebagai proyek pertama BIS Innovation Hub di bidang pembayaran yang menuju implementasi, Nexus diyakini akan merevolusi sistem transaksi keuangan regional ASEAN dan berpotensi mengurangi dominasi dolar AS dalam transaksi antar negara di kawasan tersebut. Langkah ini tentu akan menarik perhatian dunia dan menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi negara-negara ASEAN.