Infomalang – Pemkot Malang menegaskan komitmennya dalam membangun keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat melalui program Siskamling Jogo Kampung Berkelas. Program tersebut dinilai menjadi salah satu instrumen strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat akar rumput.
Apresiasi terhadap peran aktif warga ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Siskamling dalam kegiatan Aktivasi Siskamling yang digelar di Grha Purva Praja. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran Siskamling sebagai garda terdepan keamanan lingkungan.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa aktivasi Siskamling merupakan langkah konkret dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keamanan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat.
Ia menilai partisipasi warga dalam Siskamling bukan hanya berorientasi pada pengawasan keamanan, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan dan kepedulian sosial. Dengan keterlibatan langsung masyarakat, potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih cepat melalui komunikasi yang terbangun secara organik di lingkungan sekitar.
Ia menegaskan bahwa Siskamling adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan warga dalam menjaga wilayah masing-masing. Keterlibatan aktif masyarakat dinilai mampu mempercepat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pada momentum rawan seperti pergantian tahun dan hari besar lainnya.
Peran Satpol PP dan Pembinaan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga mengapresiasi peran Satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang yang dinilai konsisten melakukan pembinaan serta penilaian Siskamling secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut dianggap penting untuk menjaga kualitas pelaksanaan Siskamling agar tetap relevan dengan dinamika lingkungan perkotaan.
Melalui pembinaan yang terarah, kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya keamanan lingkungan diharapkan terus meningkat. Pemerintah Kota Malang memandang bahwa keberlanjutan Siskamling sangat bergantung pada komitmen bersama antara aparat dan masyarakat.
Kelurahan Jatimulyo Dominasi Penghargaan
Dalam ajang Jogo Kampung Berkelas, Kelurahan Jatimulyo tercatat mendominasi perolehan penghargaan, baik pada kategori pembina maupun pelaksana Siskamling. Sejumlah unsur pembina, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga lurah setempat, dinilai berhasil mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dominasi tersebut dinilai tidak terlepas dari komitmen pemerintah kelurahan dalam mengintegrasikan Siskamling dengan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Pola koordinasi yang baik antara aparat kelurahan, unsur keamanan, dan warga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus kondusif bagi aktivitas sosial masyarakat.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi lintas unsur di tingkat kelurahan mampu menciptakan sistem keamanan lingkungan yang efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Apresiasi untuk Pelaksana Siskamling
Sementara pada kategori pelaksana, penghargaan diberikan kepada beberapa RT dari Kelurahan Jatimulyo, Arjowinangun, Bandulan, Madyopuro, dan Kasin. RT-RT tersebut dinilai konsisten menjalankan Siskamling secara swadaya dengan mengedepankan nilai gotong royong dan kepedulian sosial.
Pemerintah Kota Malang menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa keamanan lingkungan dapat terwujud ketika warga memiliki rasa memiliki terhadap wilayahnya.
Siskamling Bukan Sekadar Seremonial
Wahyu menegaskan bahwa Siskamling tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ia mendorong agar pos ronda dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi warga, sarana memperkuat solidaritas sosial, serta media penyelesaian persoalan lingkungan secara musyawarah.
Menurut Wahyu, optimalisasi pos ronda sebagai pusat interaksi warga dapat memperkuat ketahanan sosial di tingkat lingkungan. Selain berfungsi menjaga keamanan, pos kamling juga diharapkan menjadi ruang bertukar informasi, mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai gotong royong yang menjadi karakter utama masyarakat Kota Malang.
Dengan penguatan fungsi tersebut, Siskamling diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Pemerintah Kota Malang optimistis, melalui program Jogo Kampung Berkelas, keamanan kota dapat dibangun dari kampung, oleh warga, dan untuk kepentingan bersama.
Melalui apresiasi dan penguatan program Siskamling Jogo Kampung Berkelas, Pemerintah Kota Malang berharap budaya menjaga keamanan lingkungan dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan aktif warga yang didukung pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, Siskamling diyakini mampu menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Kota Malang yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga :
Prabowo Persilakan Publik dan Diaspora Bantu Korban Banjir Sumatera, Mekanisme Jadi Kunci












