Breaking

Besuki Diterjang Puting Beliung, BPBD Situbondo Sebut 36 Rumah Warga Terdampak

Besuki Diterjang Puting Beliung, BPBD Situbondo Sebut 36 Rumah Warga Terdampak
Besuki Diterjang Puting Beliung, BPBD Situbondo Sebut 36 Rumah Warga Terdampak

Infomalangcom – Angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, dan menyebabkan kerusakan pada puluhan bangunan milik warga serta fasilitas pasar.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba tiba dan disertai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Warga mengaku tidak menyangka angin kencang datang begitu cepat dan langsung merusak atap rumah serta bangunan semi permanen di sekitar lokasi kejadian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Situbondo mencatat sedikitnya tiga puluh enam rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda. Selain itu, puluhan los pasar tradisional di wilayah Besuki juga terdampak akibat terjangan angin yang merobohkan atap dan dinding bangunan.

BPBD Lakukan Pendataan dan Penanganan Awal

Kepala BPBD Situbondo menyampaikan bahwa tim reaksi cepat langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat dan aparat desa setempat. Petugas melakukan pendataan jumlah rumah terdampak, tingkat kerusakan, serta memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pendataan dilakukan secara menyeluruh agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan penanganan awal.

Langkah yang dilakukan meliputi pembersihan puing bangunan, pengamanan lokasi, serta membantu warga memperbaiki atap rumah secara darurat agar dapat kembali ditempati.

Kerusakan Rumah Warga dan Los Pasar

Berdasarkan data sementara BPBD Situbondo, kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah warga yang terbuat dari genteng dan asbes.

Angin kencang menyebabkan material atap beterbangan hingga merusak rumah di sekitarnya. Beberapa rumah juga mengalami kerusakan pada dinding akibat tertimpa material bangunan lain.

Selain rumah warga, puluhan los pasar tradisional di Besuki turut terdampak. Atap los pasar dilaporkan ambruk di beberapa titik sehingga aktivitas perdagangan sempat terhenti. Para pedagang terpaksa menyelamatkan barang dagangan mereka agar tidak rusak akibat hujan dan puing bangunan.

Kesaksian Warga Saat Kejadian

Sejumlah warga Besuki menceritakan bahwa angin kencang datang disertai suara gemuruh yang cukup mengagetkan. Dalam hitungan menit, atap rumah mulai terangkat dan beterbangan. Warga berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman sambil melindungi anggota keluarga.

Beberapa warga mengaku sempat panik karena angin berputar di sekitar permukiman. Namun beruntung, peristiwa tersebut berlangsung singkat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Setelah angin mereda, warga bersama aparat desa langsung melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

Langkah Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui BPBD menyatakan akan segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi material bangunan, terpal, serta kebutuhan logistik darurat. Pemerintah daerah juga berkomitmen membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat.

Selain bantuan fisik, pemerintah daerah akan melakukan asesmen lanjutan untuk menentukan kebutuhan jangka menengah dan panjang. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan baik dan warga dapat kembali beraktivitas normal.

Baca Juga : Pemkot Malang Catat 544 Bangunan Berdiri di Sempadan Sungai

Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi dari instansi terkait, wilayah Situbondo masih berpotensi mengalami hujan disertai angin kencang dalam beberapa waktu ke depan. Warga diminta segera mengamankan barang di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin.

Masyarakat juga diminta melaporkan segera kepada aparat setempat apabila terjadi kejadian serupa. Koordinasi yang cepat dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana serta mempercepat penanganan di lapangan.

Peran Masyarakat dan Relawan dalam Penanganan Darurat

Selain upaya yang dilakukan oleh BPBD dan pemerintah daerah, peran masyarakat dan relawan menjadi faktor penting dalam penanganan dampak puting beliung di Besuki.

Sejak kejadian berlangsung, warga sekitar secara swadaya melakukan gotong royong membersihkan puing bangunan, memperbaiki atap rumah sementara, serta membantu pedagang pasar mengevakuasi barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

Solidaritas antarwarga terlihat kuat, terutama dalam membantu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah. Relawan dari berbagai unsur juga turut membantu proses penanganan darurat di lapangan.

Mereka berkoordinasi dengan aparat desa dan BPBD untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Kehadiran relawan dinilai mampu mempercepat proses pemulihan awal, sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga terdampak.

Pemerintah daerah mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan relawan, serta berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Upaya Pemulihan Pasca Bencana

Pasca kejadian puting beliung, fokus utama pemerintah daerah adalah pemulihan kondisi lingkungan dan ekonomi warga. Aktivitas pasar yang terdampak diharapkan dapat segera kembali normal setelah proses pembersihan dan perbaikan selesai.

Pemerintah daerah juga mendorong solidaritas antar warga untuk saling membantu dalam masa pemulihan. BPBD Situbondo menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi bencana alam.

Dengan kesiapan dan kerja sama antara pemerintah dan warga, dampak bencana diharapkan dapat diminimalkan serta proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Baca Juga : Revitalisasi Kawasan Splendid Dorong Pasar Bunga dan Wisata Air Lebih Menarik Tahun 2026