Breaking

Persepam Menang Telak atas Persema di Perempat Final Liga 4 Jatim

Ahnaf muafa

21 January 2026

Persepam Menang Telak atas Persema di Perempat Final Liga 4 Jatim
Persepam Pamekasan, yang dikenal dengan julukan Laskar Ronggosukowati, tampil begitu dominan saat menghadapi salah satu tim legendaris, Persema Malang.

Infomalangcom – Kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia wilayah Jawa Timur baru saja menyuguhkan drama lapangan hijau yang luar biasa.

Persepam Pamekasan, yang dikenal dengan julukan Laskar Ronggosukowati, tampil begitu dominan saat menghadapi salah satu tim legendaris, Persema Malang.

Dalam laga krusial babak perempat final Liga 4 Jawa Timur yang berlangsung pada Senin (19/1), Persepam sukses membungkam Persema dengan skor telak 4-0.

Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kekuatan mental para pemain Pamekasan, tetapi juga menegaskan kesiapan mereka untuk melaju lebih jauh dalam perebutan gelar juara musim ini.

Penampilan impresif tersebut sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi tim-tim lain yang masih bertahan di fase gugur ini.

Dominasi Total Sejak Menit Awal Pertandingan

Sejak peluit pertama ditiup oleh wasit, Persepam langsung mengambil inisiatif serangan dengan intensitas yang sangat tinggi.

Strategi tekanan tinggi atau high pressing yang diterapkan oleh pelatih terbukti sangat efektif dalam mengurung pertahanan Persema Malang.

Tim lawan terlihat sangat kesulitan dalam mengembangkan pola permainan mereka akibat minimnya ruang gerak yang diberikan.

Dominasi ini langsung membuahkan hasil manis ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Pandu Winata, penyerang andalan Persepam, berhasil mencetak gol cepat yang mengubah kedudukan menjadi 1-0 dan meruntuhkan kepercayaan diri lini belakang Persema.

Keunggulan cepat tersebut tidak membuat pasukan Laskar Ronggosukowati mengendurkan serangan. Sebaliknya, mereka terus membombardir pertahanan lawan yang tampak kurang solid dalam melakukan koordinasi.

Pada menit ke-28, Pandu Winata kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya.

Memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan yang terbuka, ia dengan tenang menyarangkan bola ke gawang Persema. Menjelang akhir babak pertama, tekanan Persepam kembali membuahkan hasil lewat titik putih.

Adam Anis yang maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-45+1 berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, menutup paruh pertama dengan keunggulan nyaman 3-0 bagi Persepam.

Ketajaman Pandu Winata dan Efektivitas Strategi Pelatih

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap dijaga dengan sangat baik oleh para pemain Persepam. Meskipun sudah unggul tiga gol, mereka tidak membiarkan Persema mendapatkan momentum untuk bangkit atau melakukan serangan balik yang berbahaya.

Kedisiplinan lini tengah dan lini belakang Persepam membuat setiap upaya serangan Persema selalu kandas sebelum mencapai kotak penalti.

Puncak dari penampilan gemilang Persepam terjadi pada masa injury time. Pandu Winata melengkapi penampilan luar biasanya dengan mencetak gol ketiga atau hat-trick pada menit ke-90+2, memastikan kemenangan mutlak 4-0 hingga laga berakhir.

Pelatih Persepam, Anis Fuad, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas performa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya. Menurutnya, kunci kemenangan besar ini adalah ketenangan para pemain yang tampil lepas tanpa terbebani target berat.

Anis Fuad menyebutkan bahwa bermain dengan rasa gembira dan kolektivitas tim yang kuat membuat skema taktik berjalan lancar di lapangan.

Kemenangan di laga awal babak perempat final ini menjadi modal berharga bagi skuadnya, terutama karena mereka mampu memaksimalkan setiap peluang yang didapat dengan penyelesaian akhir yang klinis.

Baca Juga:

Pengalaman Iwan Setiawan Jadi Modal Persema Malang

Evaluasi Taktik dan Kesiapan Menghadapi Laga Berikutnya

Asisten Pelatih Persepam, Deddy Kurniawan, juga menambahkan bahwa ada perubahan komposisi pemain di lini serang yang dilakukan khusus untuk menghadapi Persema.

Perubahan tersebut terbukti sangat efektif dan memberikan dimensi serangan yang lebih segar. Deddy menekankan pentingnya komunikasi antar lini yang harus tetap dijaga, terutama saat memasuki fase-fase krusial di babak gugur.

Pola permainan spartan dengan tempo tinggi menjadi ciri khas yang ingin terus dipertahankan oleh staf pelatih agar lawan selalu merasa tertekan sejak menit awal pertandingan.

Meski meraih kemenangan besar, kubu Persepam tidak ingin larut dalam euforia yang berlebihan. Tantangan di depan mata sudah menanti, di mana mereka kemungkinan besar akan menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya, termasuk tim tuan rumah di laga berikutnya.

Anis Fuad mengingatkan anak asuhnya untuk tidak meremehkan siapa pun lawan yang akan dihadapi. Kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama agar performa konsisten ini tetap terjaga hingga partai puncak nanti.

Baginya, usaha maksimal di lapangan adalah kewajiban, namun kerendahan hati tetap harus diutamakan karena hasil akhir tetap ditentukan oleh kerja keras dan izin dari Yang Maha Kuasa.

Momentum Kebangkitan Laskar Ronggosukowati

Kemenangan telak 4-0 atas Persema Malang ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Pamekasan di kancah regional.

Persepam telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap, melainkan penantang gelar yang serius di Liga 4 Jawa Timur 2026.

Dengan dukungan materi pemain yang mumpuni dan strategi kepelatihan yang adaptif, peluang untuk promosi ke kasta yang lebih tinggi terbuka lebar.

Kini, publik bola Pamekasan menaruh harapan besar pada pundak Pandu Winata dan kawan-kawan untuk terus membawa pulang hasil positif di pertandingan-pertandingan mendatang.

Sepak bola Jawa Timur selalu dikenal dengan persaingannya yang keras dan penuh gengsi. Keberhasilan Persepam melewati hadangan Persema dengan skor meyakinkan menunjukkan bahwa persiapan matang dan mentalitas juara sedang tumbuh subur di dalam tim.

Mari kita nantikan kiprah selanjutnya dari Laskar Ronggosukowati di fase semifinal. Dengan tetap menjaga sikap rendah hati dan semangat juang yang tinggi, bukan tidak mungkin sejarah baru akan tertulis bagi masyarakat sepak bola Madura musim ini.

Baca Juga:

Berita Arema FC Hari Ini: Masa Depan Gustavo Franca Mulai Terbuka

Author Image

Author

Ahnaf muafa