Breaking

Miniatur Masjid dari 100 Kg Cokelat Putih Jadi Ikon Ramadan Kareem 2026 di Grand Mercure Malang Mirama

Muhamad Dzaki

11 February 2026

Miniatur masjid dari coklat 100 kilo
Miniatur Masjid dari 100 Kg Cokelat Putih Jadi Ikon Ramadan Kareem 2026 di Grand Mercure Malang Mirama

Infomalangcom Grand Mercure Malang Mirama menghadirkan salah satu daya tarik unik selama program Ramadan Kareem by ALL 2026 berupa miniatur masjid yang terbuat dari 100 kg cokelat putih.

Karya seni kuliner ini dipajang di Trimurti Restaurant sebagai bagian dari menu dan dekorasi Ramadan yang memadukan pengalaman visual, edukatif, dan budaya.

Miniatur tersebut menyerupai Masjid Omar Bin Khattab yang berada di Brasil, lengkap dengan detail arsitektur serta lampu-lampu yang memperkuat nuansa religius dan artistik saat berbuka puasa.

Pembuatan karya ini memerlukan persiapan matang dan ketelitian tinggi demi mempertahankan struktur bangunan sekaligus kualitas cokelat yang dipakai

Chef Bardi dari Grand Mercure Malang Mirama menyatakan bahwa miniatur masjid ini tidak hanya sekadar elemen dekoratif, tetapi juga simbol pengakuan terhadap keberagaman budaya Islam di seluruh dunia, termasuk komunitas Muslim di Brasil.

Hadirnya karya ini di tengah suasana Ramadan menjadi pengalaman berbeda bagi tamu hotel saat berbuka puasa bersama keluarga maupun kerabat.

Pengerjaan replika tersebut melibatkan tim pastry yang bekerja intensif selama kurang lebih satu pekan untuk menghasilkan detail yang estetis dan kokoh

Tema Ramadan Kareem by ALL 2026 di Grand Mercure Malang Mirama

Tema Ramadan Kareem by ALL 2026 yang diusung Grand Mercure Malang Mirama dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu yang ingin menikmati momen buka puasa.

Konsep ini tidak hanya menawarkan ragam hidangan berbuka, tetapi juga unsur budaya dan edukasi melalui elemen seni seperti miniatur masjid berikut penataan dekoratif restoran.

Dengan demikian, momen buka bersama menjadi lebih bermakna selain bersantap, juga memperkaya wawasan tentang keberagaman budaya Islam di berbagai belahan dunia melalui ikon visual seperti masjid replika cokelat putih tersebut

Hadirnya miniatur cokelat ini menjadi bukti bahwa perayaan Ramadan di hotel berbintang kini tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga pada pengalaman keseluruhan yang dapat menarik perhatian pengunjung dari kalangan keluarga, pebisnis, hingga wisatawan yang kebetulan berada di Kota Malang.

Baca Juga : Cuma 10 Menit! Resep Tahu Telur Praktis untuk Menu Makan Siang

Menu Berbuka Puasa yang Variatif

Selain miniatur masjid cokelat, Grand Mercure Malang Mirama menyediakan paket buka puasa yang variatif untuk para tamu.

Berdasarkan promo kuliner hotel di Malang tahun ini, sejumlah hotel termasuk Grand Mercure menawarkan paket buffet all you can eat dengan menu makanan beragam, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kuliner saat Ramadan.

Paket semacam ini biasanya mencakup hidangan lokal dan internasional yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.

Meskipun harga buffet di beberapa hotel bisa mencapai angka ratusan ribu rupiah per orang, hotel sering menawarkan harga khusus atau paket early bird untuk menarik minat pengunjung

Walau fokus utama artikel ini adalah pada miniatur cokelat putih, penting juga dicatat bahwa pengalaman berbuka di hotel sering kali didampingi dengan sajian menu utama seperti nasi, lauk pauk Nusantara, hingga makanan penutup yang menggugah selera.

Keseluruhan pengalaman ini membuat bulan Ramadan terasa lebih spesial dan nyaman di tempat mewah seperti Grand Mercure.

Detail Pembuatan Miniatur Masjid dari Cokelat

Miniatur Masjid Omar Bin Khattab yang menjadi pusat perhatian di Trimurti Restaurant memiliki ukuran sekitar 60 x 60 sentimeter, sebuah ukuran yang cukup besar untuk sebuah karya seni kuliner.

Tim pastry yang membuatnya terdiri dari tujuh orang yang bekerja secara kolaboratif dengan teknik khusus agar struktur bangunan tetap stabil walau berbahan cokelat yang relatif lunak.

Proses pembuatan memakan waktu sekitar tujuh hari karena pembentukan setiap detail memerlukan ketelitian tinggi.

Penambahan lampu dekoratif juga dilakukan untuk mempertegas kesan artistik saat malam hari, memberi kesan visual yang menarik bagi setiap pengunjung yang datang berbuka puasa

Karya ini tidak hanya menarik bagi pecinta kuliner atau tamu hotel, tetapi juga menjadi spot foto menarik yang layak dibagikan di media sosial.

Banyak pengunjung yang mengabadikan momen mereka bersama miniatur masjid karena keunikan dan ukurannya yang mencolok di tengah suasana restoran.

Nuansa Edukatif dan Budaya Islam

Pilihan desain masjid yang merepresentasikan bangunan dari Brasil juga menunjukkan pendekatan internasional dalam tema Ramadan yang diangkat oleh hotel ini.

Masjid Omar Bin Khattab sendiri merupakan ikon bangunan di Brasil yang memiliki komunitas Muslim yang cukup besar, sehingga hadirnya replika ini sekaligus menjadi media edukasi budaya Islam global.

Pendekatan seperti ini memberikan dimensi lebih luas terhadap acara buka puasa selain sekadar santapan makanan.

Presentasi budaya global dalam konteks Ramadan memberi pengalaman yang berbeda dan memperluas wawasan tamu hotel terutama tentang keberagaman umat Muslim di berbagai negara, termasuk yang jauh dari Indonesia seperti Brasil

Pengalaman seperti ini penting untuk memperkaya penyelenggaraan acara bulan suci, memberi nilai tambah bagi para tamu yang mengambil paket buka puasa di hotel berbintang seperti Grand Mercure Malang Mirama.

Paket Buka Puasa dan Daya Tarik Lain

Grand Mercure Malang Mirama tidak hanya menawarkan miniatur masjid dari cokelat, tetapi juga paket buka bersama yang nyaman dengan fasilitas lengkap.

Hotel ini merupakan salah satu pilihan populer di Malang karena fasilitasnya mencakup restoran yang elegan, kamar yang nyaman, dan layanan profesional yang dapat dikombinasikan dengan agenda buka puasa bersama keluarga, rekan kerja, atau komunitas.

Lokasinya yang strategis di kota Malang menjadikan hotel ini pilihan favorit selama Ramadan dan liburan lainnya

Walaupun fokus utama Ramadan ini adalah pengalaman berbuka puasa yang unik serta nuansa budaya global, hotel juga dikenal sebagai tempat yang mendukung berbagai acara selama bulan puasa seperti iftar gathering atau buka bersama komunitas besar.

Reaksi Pengunjung dan Pengalaman Sahabat

Banyak pengunjung yang datang ke Grand Mercure Malang Mirama selama Ramadan memberi respons positif terhadap miniatur masjid cokelat ini.

Mereka menyebutnya sebagai daya tarik unik dan berbeda dari acara buka puasa lainnya di kota Malang. Spot ini menjadi favorit untuk foto bersama karena selain artistik juga memiliki nilai budaya yang kuat.

Orang tua membawa anak mereka tidak hanya untuk santap buka puasa tetapi juga untuk mengenalkan nuansa perspektif Indonesia terhadap budaya Islam global melalui simbol visual yang menarik ini

Bagi tamu hotel yang menginap sekaligus menikmati program Ramadan, suasana ini memberi kenangan khusus yang bisa dibawa pulang setelah bulan suci berakhir, serta memberi rekomendasi bagi mereka yang ingin mencari pengalaman buka puasa beda dari biasanya.

Artikel ini dirancang untuk memberi gambaran lengkap tentang Miniatur Masjid dari 100 Kg Cokelat Putih yang menjadi daya tarik Ramadan Kareem by ALL 2026 di Grand Mercure Malang Mirama — sebuah kombinasi seni kuliner, budaya Islam global, dan pengalaman berbuka puasa yang tak terlupakan

Baca Juga : Tak Perlu ke Yogyakarta, Sate Klatak Bantul Kini Tersedia Lezat di Sambeng Lamongan

Author Image