Infomalangcom – Kegiatan pembelajaran di luar sekolah menjadi salah satu cara efektif untuk memperluas wawasan siswa, terutama bagi mereka yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Hal tersebut dirasakan para siswa SMK Farmasi Maharani Malang saat mengikuti kunjungan akademik ke Universitas Ma Chung di Kota Malang.
Program ini memberikan pengalaman langsung mengenai suasana perkuliahan, sistem pembelajaran, hingga praktik laboratorium di lingkungan kampus yang sesungguhnya.
Berdasarkan pemberitaan pendidikan di Malang, kegiatan semacam ini dinilai mampu meningkatkan kesiapan akademik sekaligus memperkenalkan dunia pendidikan tinggi secara lebih nyata kepada siswa sekolah kejuruan.
Mengenal Lingkungan Kampus dan Sistem Perkuliahan
Setibanya di Universitas Ma Chung, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil program studi farmasi, kurikulum pembelajaran, serta peluang karier lulusan di bidang kesehatan.
Penjelasan diberikan oleh dosen yang berkompeten di bidangnya sehingga informasi yang diterima siswa bersifat kredibel dan sesuai dengan kebutuhan akademik mereka.
Suasana kelas dirancang menyerupai perkuliahan reguler agar siswa dapat merasakan atmosfer belajar di bangku universitas.
Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada metode pembelajaran berbasis riset dan praktik. Mereka diajak memahami bahwa perkuliahan farmasi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan kemampuan analisis, ketelitian, serta tanggung jawab dalam pengolahan dan pengujian sediaan obat.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran awal mengenai standar akademik yang harus dipersiapkan sejak dini.
Praktikum Laboratorium dan Pengalaman Langsung
Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah kegiatan praktikum di laboratorium farmasi. Para siswa berkesempatan melihat fasilitas laboratorium yang digunakan mahasiswa untuk penelitian dan praktik pembuatan sediaan obat.
Dengan pendampingan dosen dan laboran, mereka menyaksikan proses dasar formulasi serta pengujian kualitas obat secara sederhana.
Pengalaman berada langsung di laboratorium memberikan kesan mendalam bagi siswa. Mereka tidak hanya melihat alat-alat modern yang digunakan, tetapi juga memahami prosedur kerja yang mengutamakan keselamatan dan ketelitian.
Aktivitas ini mempertegas bahwa dunia farmasi menuntut disiplin tinggi serta pemahaman ilmiah yang kuat. Kegiatan praktik tersebut juga membantu siswa menghubungkan materi yang selama ini dipelajari di sekolah dengan penerapannya di tingkat pendidikan tinggi.
Baca Juga : Ribuan Peserta Ramaikan Tes Beasiswa Penghafal Kitab Suci 2026
Interaksi Akademik dan Motivasi Melanjutkan Studi
Selain pembelajaran formal, kegiatan ini membuka ruang diskusi antara siswa dan dosen. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar materi kuliah, tantangan belajar di jurusan farmasi, hingga prospek kerja setelah lulus.
Diskusi berlangsung interaktif sehingga siswa merasa lebih percaya diri untuk mengeksplorasi minat dan rencana masa depan mereka.
Beberapa siswa mengaku semakin termotivasi untuk melanjutkan studi di bidang farmasi setelah mengikuti kegiatan ini.
Mereka memperoleh gambaran nyata mengenai proses pendidikan tinggi dan peluang pengembangan diri yang tersedia.
Lingkungan kampus yang kondusif serta dukungan fasilitas yang memadai turut memberikan kesan positif. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi siswa dalam menentukan pilihan pendidikan setelah lulus dari SMK.
Penguatan Kompetensi dan Karakter Akademik
Kunjungan akademik ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat karakter belajar siswa. Mereka belajar mengenai pentingnya manajemen waktu, kesiapan mental, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi materi perkuliahan yang lebih kompleks.
Pembelajaran berbasis praktik dan diskusi mendorong siswa untuk lebih aktif serta bertanggung jawab terhadap proses belajar mereka sendiri.
Dalam konteks pendidikan vokasi, pengalaman ini menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dengan tuntutan dunia perguruan tinggi.
Informasi yang diperoleh siswa bersumber dari tenaga pendidik yang kompeten dan fasilitas kampus yang relevan dengan perkembangan ilmu farmasi.
Dengan demikian, kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang tinggi serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Melalui pengalaman akademik di Universitas Ma Chung, siswa SMK Farmasi Maharani mendapatkan wawasan komprehensif mengenai dunia perkuliahan farmasi.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan tinggi dengan pemahaman yang lebih matang, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan industri kesehatan yang terus berkembang.
Baca Juga : Ma’had MTsN 1 Kota Malang Tunjukkan Tata Kelola Profesional, Dilirik Madrasah Se-Indonesia













