infomalangcom – Predikat madrasah unggulan tidak datang begitu saja. MTsN 1 Kota Malang membuktikan bahwa kombinasi antara prestasi akademik, nonakademik, dan tata kelola kelembagaan yang profesional dapat berjalan beriringan, menjadikannya salah satu rujukan madrasah terbaik di Indonesia saat ini.
Momentum pembuktian itu tergambar jelas dalam kegiatan Muwadda’ah Akhiris Sanah dan Gelar Prestasi MTsN 1 Kota Malang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Selasa (9/6/2026).
Di hadapan ribuan siswa, orang tua, guru, dan tamu undangan, berbagai capaian prestasi siswa ditampilkan sebagai bukti nyata bahwa madrasah tidak lagi sekadar dipandang sebagai lembaga pendidikan keagamaan, melainkan pusat lahirnya generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sinergi Prestasi Siswa dan Penguatan Zona Integritas
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, beserta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Gus Shampton.
Dalam sambutannya, Gus Shampton mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih siswa bukanlah garis akhir, melainkan titik awal perjalanan yang lebih panjang dalam menuntut ilmu.
“Tetaplah membaca sebagaimana perintah Iqra’. Membaca di sini kita ibaratkan dengan belajar. Dengan belajar kita mampu memberikan makna dalam kehidupan serta menaikkan kualitas diri kita, baik di hadapan Allah maupun manusia,” ujarnya.
Baca Juga: Makna Puasa dalam Kehidupan Sehari-hari, Bukan Sekadar Menahan Makan dan Minum
Sementara itu, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan bahwa selama tiga tahun para siswa telah dibimbing untuk memperoleh bekal ilmu pengetahuan, akhlak, serta keterampilan hidup sebagai fondasi menapaki masa depan.
“Imam Al-Ghazali mengajarkan bahwa ilmu harus menghadirkan manfaat. Belajar adalah ikhtiar untuk menghilangkan kebodohan dari diri sendiri, kemudian menerangi orang lain dengan ilmu yang dimiliki,” ungkapnya.
Prestasi gemilang MTsN 1 Kota Malang bukan hanya tergambar dari capaian siswa di berbagai ajang kompetisi, tetapi juga dari sisi tata kelola kelembagaan yang terus diperkuat.
Pada evaluasi Pembangunan Zona Integritas Kementerian Agama Tahun 2026, MTsN 1 Kota Malang berhasil menjadi satu dari dua Madrasah Tsanawiyah di Indonesia yang dinyatakan lolos sebagai kandidat penilaian nasional menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Dari 33 satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama yang memenuhi syarat melaju ke tahap Tim Penilai Nasional (TPN), MTsN 1 Kota Malang berhasil masuk dalam daftar tersebut setelah melalui proses evaluasi berlapis oleh Tim Penilai Internal.
Capaian ini bahkan menjadikan MTsN 1 Kota Malang sebagai rujukan bagi madrasah lain dalam membangun tata kelola berintegritas.
Baru-baru ini, MTsN 2 Madiun melakukan kunjungan studi Pembangunan Zona Integritas ke MTsN 1 Kota Malang, guna menggali praktik tata kelola yang dapat diterapkan sebagai bagian dari akselerasi menuju predikat WBK di lembaganya sendiri.
Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., bersama Tim Pembangunan Zona Integritas madrasah.
Kombinasi antara ribuan torehan prestasi siswa dan status sebagai kandidat penilaian nasional WBK ini menegaskan bahwa MTsN 1 Kota Malang telah membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada tata kelola pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan program Kementerian Agama dapat diakses melalui laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia.
Predikat Zona Integritas menuju WBK sendiri bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif semata, melainkan menuntut perubahan cara kerja, penguatan pengawasan, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat.
Berbagai pembenahan terus dilakukan MTsN 1 Kota Malang, mulai dari penguatan pelayanan terpadu satu pintu, penyiapan perangkat fisik dan sumber daya manusia, hingga kelengkapan dokumen pendukung, sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian oleh Tim Penilai Nasional.
Dengan capaian ganda di bidang prestasi siswa dan tata kelola kelembagaan ini, MTsN 1 Kota Malang diharapkan dapat terus mempertahankan konsistensinya sebagai madrasah unggulan, sekaligus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam memadukan mutu akademik dengan integritas kelembagaan yang kuat.
Baca Juga: ORI Campak Jadi Prioritas Dinkes Kota Malang, Ini Tujuan dan Pentingnya Imunisasi bagi Anak














