Breaking

Anggota DPRD Kota Malang Sambut Angkot Pelajar Gratis dan Apresiasi Keberpihakan Pemkot Malang pada Pelajar

Anggota DPRD Kota Malang Sambut Angkot Pelajar Gratis dan Apresiasi Keberpihakan Pemkot Malang pada Pelajar
Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, mengikuti rapat bersama terkait pembahasan program Angkot Pelajar Gratis yang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026.

Infomalangcom – Program Angkutan Kota (Angkot) Pelajar Gratis di Kota Malang ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026, setelah regulasinya rampung dibahas di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan selanjutnya diproses di Bagian Hukum Pemkot Malang. Kebijakan ini disambut positif oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Rendra Masdrajad Safaat.

Menurut Rendra, tingginya beban biaya transportasi harian pelajar sebagai persoalan yang selama ini belum tertangani secara optimal oleh angkot sebagai transportasi publik yang ada di Kota Malang.


“Biaya transportasi harian menjadi beban nyata bagi keluarga, terutama yang kurang mampu. Angkot seharusnya bisa jadi solusi, tapi perannya belum optimal,” ucapnya.

Atas persoalan itulah Rendra menyambut program angkot pelajar gratis sebagai respons konkret Pemkot Malang, sekaligus kebijakan yang tetap menjamin subsidi sebesar Rp6.200 per kilometer bagi operator angkot yang disalurkan melalui koperasi.

Baca Juga : Anggota DPRD Kota Malang Soroti Pungli Parkir di Kayutangan dan Desak Pelaku Ditindak Tegas


“Program angkot pelajar gratis ini menjadi solusi nyata, pelajar gratis naik angkot, operator terjamin subsidi Rp6.200 per kilometer. Kebijakan yang adil untuk semua pihak,” ungkapnya.

Hal tersebut sebagai wujud nyata keberpihakan Pemkot terhadap pelajar dari keluarga kurang mampu, sekaligus mendorong agar pelaksanaannya berjalan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan. 

“Kami mengapresiasi keberpihakan Pemkot kepada pelajar, terutama dari keluarga kurang mampu. Program ini bukti nyata pemerintah hadir untuk mereka, dan kami mendorong agar implementasinya berjalan tepat waktu pertengahan Juli,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rendra menilai program angkot pelajar gratis ini berpotensi menjadi momentum kebangkitan angkot sebagai moda transportasi publik yang kembali diminati dan relevan di Kota Malang. 

“Program ini bukan hanya soal pelajar, tapi juga soal menghidupkan kembali angkot sebagai transportasi publik yang diminati masyarakat Kota Malang,” pungkasnya.

Rendra berharap program angkot pelajar gratis ini menjadi langkah awal yang mendorong kebangkitan angkot sebagai transportasi publik yang kembali diminati masyarakat Kota Malang.

Baca Juga : Anggota DPRD Kota Malang Ajak Warga Perkuat Ketahanan Keluarga Jelang Harganas 29 Juni