Infomalangcom – Setelah puas berkeliling wahana di negeri jamur Mikutopia, rasanya belum lengkap jika liburan ke Malang Raya tidak diakhiri dengan berburu kuliner khasnya.
Malang memang dikenal sebagai kota dengan segudang tempat makan legendaris yang sudah bertahan puluhan tahun, mulai dari restoran es krim kolonial hingga rawon dengan kuah hitam pekat.
Berikut ulasan lengkap seputar Mikutopia dan tiga kuliner legendaris di Malang yang wajib kamu coba setelah lelah bermain seharian.
Mikutopia, Destinasi Wisata Keluarga yang Seru di Malang Raya
Mikutopia merupakan destinasi wisata keluarga terbaru yang mengusung konsep mushroom wonderland atau negeri jamur, lengkap dengan instalasi jamur raksasa berwarna-warni dan bangunan tematik bergaya unik yang sangat instagramable.
Tempat ini menawarkan puluhan wahana permainan dengan nama-nama yang diambil dari istilah ilmiah jamur, mulai dari bianglala, roller coaster, hingga wahana ramah anak yang cocok dinikmati bersama keluarga.
Lokasi Mikutopia berada di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, tepatnya di lereng Gunung Arjuno dengan udara sejuk khas dataran tinggi.
Akses menuju lokasi ini terbilang mudah dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan wisata rombongan, karena berada di kawasan wisata Kota Batu yang sudah dikenal luas oleh wisatawan.
Setelah seharian bermain dan menjajal berbagai wahana, banyak pengunjung yang memilih melanjutkan perjalanan wisata dengan berburu kuliner khas Malang sebagai penutup liburan.
Selain untuk mengisi perut setelah lelah beraktivitas, berwisata kuliner juga menjadi cara untuk lebih mengenal sejarah dan budaya Kota Malang melalui cita rasa yang diwariskan turun-temurun.
Berikut tiga rekomendasi kuliner legendaris yang bisa kamu kunjungi.
1. Toko Oen, Ikon Kuliner Kolonial yang Tetap Memikat
Toko Oen menjadi salah satu restoran keluarga tertua yang masih bertahan di Malang.
Restoran ini pertama kali dirintis oleh Liem Gien Nio, yang gemar membuat kue dan es krim ala Belanda sejak awal abad ke-20, sebelum akhirnya berkembang menjadi restoran yang berdiri kokoh di Malang sejak era 1930-an.
Bangunannya kini telah menjadi bagian dari cagar budaya, sehingga arsitektur aslinya tetap dipertahankan hingga sekarang.
Menu andalan Toko Oen tentu saja es krim buatan tangan dengan berbagai varian rasa klasik seperti vanila, cokelat, dan stroberi.
Selain es krim, restoran ini juga menyajikan aneka hidangan seperti steak, sup, masakan oriental, hingga menu khas Indonesia yang bisa dinikmati sebagai santapan berat setelah lelah bermain di Mikutopia.
Lokasinya berada di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, tidak jauh dari pusat Kota Malang, sehingga mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Suasana interior yang masih mempertahankan nuansa tempo dulu, lengkap dengan foto-foto lawas dan perabotan klasik, membuat Toko Oen tetap menjadi favorit wisatawan lintas generasi, mulai dari yang datang untuk bernostalgia hingga anak muda yang penasaran dengan suasana kolonialnya.
baca juga : Warung Bu’ Warni, Sajikan Nasi Petis Khas Madura dengan Cita Rasa Autentik
2. Depot Hok Lay, Cwie Mie dan Fosco yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar
Depot Hok Lay adalah rumah makan legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1946 dan hingga kini masih mempertahankan resep serta suasana aslinya.
Depot ini berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Klojen, Kota Malang, tidak jauh dari Alun-Alun Kota Malang sehingga mudah dijangkau wisatawan yang menginap di sekitar pusat kota.
Menu andalan yang membuat depot ini terus diburu pengunjung adalah cwie mie dengan mie kenyal buatan sendiri yang disajikan bersama daging ayam cincang dan pangsit goreng renyah.
Selain cwie mie, keunikan lain yang menjadi daya tarik utama adalah Fosco, minuman susu cokelat yang disajikan dalam botol kaca ala Coca-Cola jadul, dengan resep yang konon sudah ada sejak zaman Belanda.
Suasana klasik masih sangat terasa begitu memasuki depot ini, mulai dari kursi dan meja lawas, sekat kain bermotif tempo dulu, hingga foto-foto vintage yang menghiasi dinding.
Bagi wisatawan yang baru saja bermain di Mikutopia dan ingin melanjutkan perjalanan ke pusat Kota Malang, Depot Hok Lay menjadi destinasi yang pas untuk beristirahat sejenak sambil menikmati kuliner bersejarah.
3. Rawon Nguling, Sajian Legendaris dengan Kuah Khas yang Kaya Rempah
Rawon Nguling merupakan salah satu kuliner legendaris di Malang yang sejarahnya bermula dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sejak tahun 1942.
Warung rawon ini kemudian membuka cabang di Malang dan menetap di Jalan Zainul Arifin hingga sekarang, menempati bangunan bekas gedung kesenian yang kini juga masuk dalam daftar cagar budaya kota.
Ciri khas utama Rawon Nguling terletak pada kuahnya yang berwarna hitam pekat, hasil dari penggunaan kluwek yang dipadukan dengan rempah-rempah seperti serai, lengkuas, dan daun jeruk.
Potongan daging sapi yang digunakan dimasak hingga empuk, sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang kaya rempah di setiap suapannya.
Sebagai pelengkap, Rawon Nguling biasanya disajikan bersama tauge, telur asin, dan sambal yang menambah kelengkapan rasa.
Warung ini buka mulai pagi hingga sore hari, sehingga waktu terbaik untuk menikmatinya adalah setelah beraktivitas seharian di Mikutopia sebelum melanjutkan perjalanan pulang, karena rawon hangat dengan kuah kaya rempah ini sangat cocok dinikmati saat perut mulai lapar setelah lelah berkeliling wahana.
Tips Menikmati Wisata Kuliner Setelah Berkunjung ke Mikutopia
Agar perjalanan wisata kuliner semakin nyaman, usahakan datang di luar jam makan siang atau makan malam supaya tidak perlu mengantre terlalu lama, terutama di tempat-tempat legendaris yang memang selalu ramai pengunjung.
Gunakan aplikasi navigasi untuk mempermudah perjalanan, karena ketiga tempat kuliner di atas berlokasi di pusat Kota Malang yang cukup mudah dijangkau dari kawasan wisata Batu.
Selain itu, siapkan pembayaran baik secara tunai maupun non-tunai sesuai dengan kebijakan masing-masing tempat makan, karena tidak semua warung legendaris menyediakan sistem pembayaran digital.
Terakhir, luangkan waktu untuk menikmati suasana dan sejarah di balik setiap tempat kuliner legendaris tersebut, agar pengalaman wisata kuliner setelah bermain di Mikutopia terasa lebih lengkap dan berkesan.
baca juga : Depot 2 Legenda, Perpaduan Menu Nusantara dan Suasana Bersantap yang Nyaman












