infomalangcom – Pernah merasa tubuh sudah lemas duluan padahal baru main futsal beberapa menit di malam hari? Padahal semangat sudah penuh, tapi stamina justru cepat terkuras sebelum pertandingan selesai.
Ternyata, ada beberapa faktor yang memengaruhi hal ini, dan untungnya bisa diatasi dengan trik-trik sederhana yang mudah diterapkan sebelum turun ke lapangan.
Sebelum masuk ke triknya, ada satu hal kecil yang juga sering luput diperhatikan, yaitu kenyamanan saat bermain.
Jersey yang pas dan menyerap keringat dengan baik ikut membantu tubuh tetap nyaman selama pertandingan berlangsung. Kalau kamu dan tim ingin punya jersey custom futsal dengan bahan yang breathable, AFR Activewear bisa jadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Kenapa Tubuh Cepat Lemas Saat Bermain Futsal Malam?
Futsal merupakan cabang olahraga yang mengandalkan kombinasi daya tahan aerobik dan anaerobik, mengingat intensitas permainan yang tinggi dengan perubahan arah dan kecepatan yang terjadi berulang kali dalam waktu singkat.
Kombinasi ini membuat tubuh membutuhkan pasokan energi dan cairan yang cukup agar performa tetap stabil sepanjang pertandingan.
Ada beberapa faktor yang membuat tubuh lebih cepat lemas saat bermain futsal di malam hari. Pertama, kurangnya asupan energi sebelum bermain, terutama jika seharian beraktivitas tanpa makan yang cukup.
Kedua, dehidrasi akibat aktivitas sepanjang hari yang belum terganti cairannya. Ketiga, kurang tidur atau tubuh yang belum sepenuhnya pulih dari aktivitas sebelumnya turut memengaruhi tingkat energi saat bermain.
Terakhir, intensitas permainan yang tinggi dengan sedikit waktu istirahat antar sesi juga mempercepat munculnya rasa lelah.
Faktor jadwal bermain yang biasanya dilakukan setelah jam kerja atau kuliah juga turut berkontribusi. Tubuh yang sudah beraktivitas seharian penuh, ditambah minimnya waktu untuk makan atau beristirahat sejenak sebelum bermain, membuat cadangan energi menjadi lebih terbatas dibandingkan bermain pada pagi atau siang hari saat tubuh masih dalam kondisi segar.
Baca Juga: Bingung Olahraga di Mana? Ini Rekomendasi Spot Terbaik di Malang
Trik 1: Penuhi Energi dengan Makanan Ringan Sebelum Bermain
Waktu ideal untuk makan sebelum bermain futsal berkisar satu hingga tiga jam sebelumnya, agar makanan sudah cukup tercerna saat pertandingan dimulai.
Pilihlah makanan tinggi karbohidrat yang mudah dicerna, seperti pisang, roti gandum, oatmeal, atau yogurt dengan tambahan buah. Jenis makanan ini memberikan sumber energi yang stabil tanpa membebani sistem pencernaan.
Sebaiknya hindari makanan tinggi lemak atau terlalu pedas menjelang pertandingan, karena jenis makanan tersebut cenderung lebih lambat dicerna dan berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut saat tubuh bergerak aktif di lapangan.
Trik 2: Jaga Hidrasi Sebelum dan Selama Bermain
Hidrasi memegang peran penting dalam menjaga performa atlet futsal. Penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta menemukan bahwa protokol hidrasi yang diterapkan sebelum dan selama latihan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kekuatan otot tungkai bawah, tingkat atensi, serta akurasi passing pada atlet futsal remaja.
Penuhi kebutuhan cairan sejak beberapa jam sebelum bermain, lalu lanjutkan dengan minum air secara bertahap menjelang pertandingan dimulai.
Jika bermain lebih dari 60 menit atau berkeringat cukup banyak, minuman berelektrolit bisa ditambahkan untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kenali pula tanda-tanda dehidrasi seperti rasa haus berlebihan, pusing, dan penurunan performa, agar bisa segera diantisipasi sebelum semakin parah.
Trik 3: Lakukan Pemanasan yang Tepat dan Atur Intensitas Bermain

Pemanasan yang ideal berdurasi sekitar 10 hingga 15 menit, dengan kombinasi jogging ringan, peregangan dinamis, dan latihan mobilitas untuk mempersiapkan otot serta sendi sebelum bermain.
Hindari langsung bermain dengan intensitas maksimal sejak menit-menit awal, karena tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan beban aktivitas yang tinggi.
Mengatur ritme permainan sejak awal juga membantu stamina bertahan lebih lama sepanjang pertandingan, dibandingkan langsung mengeluarkan tenaga penuh yang justru berisiko membuat tubuh cepat kehabisan energi di pertengahan permainan.
Kebiasaan Setelah Bermain yang Membantu Tubuh Lebih Bugar Esok Hari
Setelah pertandingan selesai, lakukan pendinginan ringan untuk membantu proses pemulihan otot secara bertahap. Segera lakukan rehidrasi dengan mengganti cairan tubuh yang hilang selama bermain, serta konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein untuk mendukung pemulihan energi dan jaringan otot.
Tidur yang cukup juga menjadi bagian penting dalam proses recovery, karena membantu tubuh memulihkan diri secara optimal sekaligus mengurangi risiko rasa lemas berlebihan saat harus bermain futsal pada sesi berikutnya.
Selain empat kebiasaan tersebut, menjaga jadwal makan dan tidur secara teratur dalam keseharian juga membantu tubuh memiliki cadangan energi yang lebih baik, sehingga tidak hanya bergantung pada persiapan menjelang pertandingan saja.
Baca Juga: Perjalanan Persikoba Berlanjut, Tim Asal Batu Kunci Tempat di Fase 16 Besar Liga 4 Nasional
Dengan menerapkan ketiga trik di atas secara konsisten, sesi futsal malam hari pun bisa dijalani dengan stamina yang lebih terjaga dari awal hingga akhir pertandingan.














