Breaking

Rawan Kecelakaan, Polres Batu Soroti Keamanan Jalur Klemuk Songgokerto

Bima Yoga

20 January 2026

Rawan Kecelakaan, Polres Batu Soroti Keamanan Jalur Klemuk Songgokerto
Jalur Klemuk di Kota Batu kembali menjadi sorotan aparat kepolisian menyusul tingginya angka kecelakaan yang terjadi di sepanjang ruas jalan tersebut.

infomalangcom – Jalur Klemuk di Kota Batu kembali menjadi sorotan aparat kepolisian menyusul tingginya angka kecelakaan yang terjadi di sepanjang ruas jalan tersebut.

Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto, turun langsung meninjau kondisi jalur yang dikenal memiliki kontur ekstrem ini guna mengidentifikasi potensi kerawanan sekaligus menyiapkan langkah pencegahan yang lebih terukur.

Jalan Rajekwesi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jalur Klemuk, berada di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu. Jalur alternatif ini kerap digunakan pengendara dari arah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menuju Kota Batu karena dinilai lebih cepat dibandingkan melalui jalur utama Payung.

Meski bisa memangkas waktu tempuh, jalur ini memiliki karakteristik tanjakan dan turunan curam serta tikungan yang cukup tajam, kondisi yang kerap membuat pengendara, terutama dari arah Kabupaten Malang menuju Kota Batu, mengalami kecelakaan.

Identifikasi Titik Rawan dan Langkah Pencegahan

Pengecekan yang dilakukan Aris bersama rombongan Pejabat Utama (PJU) Polres Batu meliputi peninjauan kondisi geometrik jalan, tingkat kemiringan, kelengkapan rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penerangan di sepanjang jalur tersebut.

Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran terkait guna mencermati faktor penyebab kecelakaan, baik dari aspek manusia, kendaraan, kondisi jalan, maupun lingkungan sekitar.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa jalur Klemuk dalam kondisi aman dan layak dilalui,” terang Aris.

Selain peninjauan kondisi fisik jalan, dilakukan pula pemetaan titik-titik yang memerlukan penanganan khusus, seperti pemasangan rambu peringatan tambahan, cermin tikungan, guardrail, hingga peningkatan intensitas patroli dan pengaturan lalu lintas pada jam-jam rawan kecelakaan.

“Kami mengidentifikasi potensi kerawanan yang ada agar dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, sehingga keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” imbuhnya.

Aris menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Batu dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut.

Baca Juga: Harga Cabai Kota Malang Naik hingga Rp90 Ribu, Pemkot Siapkan Langkah Pengendalian Harga

Identifikasi menyeluruh ini dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil yang lebih besar di wilayah hukum Polres Batu.

Lebih lanjut, Aris menyampaikan bahwa Polres Batu akan terus bersinergi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di jalur-jalur rawan seperti Klemuk.

Edukasi kepada pengendara juga akan terus digencarkan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas serta lebih berhati-hati saat melintasi kawasan dengan kontur jalan menantang tersebut.

“Kami imbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” pesan Aris.

Tingginya risiko kecelakaan di Jalur Klemuk memang bukan persoalan baru, mengingat kontur jalan yang ekstrem kerap menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara yang belum terbiasa melintasinya, terutama saat kondisi jalan basah maupun pada malam hari dengan pencahayaan terbatas.

Kombinasi tanjakan curam dan tikungan tajam menuntut kewaspadaan ekstra, khususnya bagi pengendara yang menggunakan jalur ini sebagai alternatif untuk memangkas waktu perjalanan.

Jalur ini juga tercatat kerap menjadi salah satu titik yang diwaspadai aparat kepolisian pada momen-momen tertentu dengan volume kendaraan tinggi, seperti libur panjang dan periode mudik Lebaran, mengingat banyak wisatawan maupun pemudik yang belum familiar dengan kontur jalan menantang tersebut memilih melintasinya sebagai jalur pintas menuju kawasan wisata Kota Batu.

Kondisi ini menjadikan sosialisasi dan pemasangan rambu peringatan yang memadai sebagai langkah krusial untuk mencegah kecelakaan, khususnya bagi pengendara yang baru pertama kali melintasi jalur tersebut.

Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan imbauan keselamatan berlalu lintas secara nasional dapat diakses melalui laman resmi Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas).

Dengan langkah identifikasi dan pemetaan titik rawan yang telah dilakukan, Polres Batu berharap tingkat kecelakaan di Jalur Klemuk dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas saat melintasi jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kota Batu tersebut.

Baca Juga: Sheila On 7 Kembali ke Malang Setelah Tujuh Tahun, Hadir dalam Konser POLIPONI 2026

Author Image

Author

Bima Yoga