Infomalangcom – Kawasan Jalan Soekarno-Hatta atau Suhat di Kota Malang dikenal sebagai salah satu lokasi yang ramai didatangi masyarakat ketika Ramadan.
Berbagai pedagang kaki lima menawarkan makanan dan minuman untuk kebutuhan berbuka puasa. Keramaian tersebut membuat kawasan Suhat memiliki suasana khas menjelang waktu berbuka.
Pasar takjil di kawasan ini tidak hanya menarik warga sekitar, tetapi juga mahasiswa dan masyarakat yang ingin mencari berbagai pilihan makanan dalam satu lokasi.
Banyaknya pilihan membuat pengunjung dapat menyesuaikan makanan dengan selera dan anggaran.
Pada Ramadan 2026, aktivitas pedagang takjil di kawasan Suhat mengalami penataan. Pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar trotoar dan bahu jalan diarahkan untuk menempati area Taman Krida Budaya Jawa Timur atau TKBJ.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi gangguan terhadap arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta.
Tahu Petis Menjadi Salah Satu Pilihan
Salah satu makanan yang dapat ditemukan dalam kawasan pasar takjil Suhat adalah tahu petis. Jajanan ini memadukan tahu dengan saus petis yang memiliki cita rasa gurih dan khas.
Tahu petis cocok menjadi pilihan bagi pengunjung yang menginginkan makanan ringan untuk berbuka. Teksturnya yang sederhana membuat jajanan ini mudah disantap dan dapat menjadi teman minuman sebelum menikmati makanan utama.
Selain tahu petis, pengunjung juga dapat menemukan berbagai jajanan lain yang biasa dijual pedagang kaki lima. Keberagaman menu menjadi salah satu alasan pasar takjil banyak dikunjungi selama Ramadan.
emerintah Kota Malang: https://malangkota.go.id/2026/02/19/wali-kota-malang-tinjau-pasar-takjil-pastikan-tertib-tertata-dan-nyaman/
Gorengan Selalu Menjadi Favorit
Gorengan menjadi jenis makanan yang hampir selalu dicari ketika berburu takjil. Berbagai pilihan seperti tahu, tempe, bakwan, dan jenis gorengan lainnya dapat menjadi menu sederhana untuk berbuka.
Daya tarik gorengan terletak pada rasanya yang familiar dan mudah dibawa pulang. Pengunjung juga dapat membeli dalam jumlah sesuai kebutuhan tanpa harus membeli makanan dalam porsi besar.
Namun, saat membeli gorengan atau makanan siap santap lainnya, pembeli tetap perlu memperhatikan kebersihan tempat berjualan. Pilih makanan yang ditutup atau terlindungi dari debu dan lingkungan sekitar agar lebih nyaman dikonsumsi.
Sate dan Nasi Campur untuk Pilihan Lebih Mengenyangkan
Pasar takjil Suhat juga menawarkan makanan yang lebih mengenyangkan. Sate dan nasi campur termasuk pilihan yang disebut tersedia di kawasan TKBJ saat Ramadan 2026.
Menu seperti ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin langsung membeli makanan untuk berbuka sekaligus makan malam. Pengunjung tidak perlu berpindah tempat karena pilihan makanan tersedia dalam kawasan pasar takjil.
Nasi campur juga memberikan fleksibilitas karena pembeli dapat memilih lauk sesuai selera. Sementara itu, sate dapat menjadi pilihan bagi pencinta makanan dengan cita rasa gurih dan aroma bakaran.
Bagi pengunjung yang datang bersama keluarga atau teman, membeli beberapa jenis makanan juga dapat menjadi cara untuk mencicipi lebih banyak menu tanpa harus membeli dalam jumlah besar.
Minuman Segar untuk Berbuka
Selain makanan, minuman menjadi bagian penting dalam perburuan takjil. Berbagai minuman segar dapat ditemukan di kawasan pasar Ramadan, termasuk minuman kekinian dan minuman berbahan buah.
Minuman segar dapat menjadi pilihan untuk mengembalikan cairan tubuh setelah seharian berpuasa. Pengunjung bisa memilih minuman sesuai selera, mulai dari minuman manis hingga pilihan berbahan buah.
Jika membeli minuman untuk dibawa pulang, sebaiknya pilih kemasan yang tertutup dengan baik. Pengunjung juga dapat mempertimbangkan jumlah gula dan es sesuai kebutuhan agar minuman tetap nyaman dikonsumsi.
Pasar Takjil Suhat Kini Lebih Tertata
Salah satu perubahan penting pada pasar takjil Suhat adalah penempatan pedagang di area TKBJ. Pemerintah Kota Malang melakukan penataan karena aktivitas pedagang di pinggir jalan sebelumnya berpotensi menyebabkan kemacetan menjelang waktu berbuka.
Pada Ramadan 2026, ratusan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM berjualan di kawasan TKBJ. Penempatan di dalam area tersebut membuat aktivitas jual beli lebih terpusat sekaligus memberikan ruang yang lebih tertata bagi pengunjung.
Penataan ini juga penting bagi pengguna jalan. Jalan Soekarno-Hatta merupakan salah satu jalur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi sehingga keberadaan pasar takjil perlu dikelola agar tidak menghambat lalu lintas.
Tips Berburu Takjil di Suhat
Bagi masyarakat yang ingin berburu takjil di kawasan Suhat, datang lebih awal dapat menjadi pilihan. Waktu menjelang berbuka biasanya menjadi periode paling ramai sehingga pengunjung perlu memperhitungkan waktu perjalanan dan antrean.
Sebaiknya tentukan makanan yang ingin dibeli sebelum tiba di lokasi. Cara tersebut dapat membantu menghindari pembelian berlebihan karena banyaknya pilihan makanan yang tersedia.
Pengunjung juga perlu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Pasar takjil merupakan ruang bersama sehingga kebersihan menjadi tanggung jawab pedagang dan pembeli.
Selain itu, gunakan area parkir yang telah disediakan dan hindari berhenti sembarangan di bahu jalan. Penataan pasar takjil bertujuan membuat kegiatan kuliner Ramadan tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.
baca juga: Warung Joglo Jati, Tempat Makan dengan Sajian Lezat dan Suasana yang Nyaman
Kuliner Ramadan Sekaligus Ruang Berkumpul
Pasar takjil Suhat tidak hanya menjadi tempat membeli makanan. Kawasan tersebut juga menjadi bagian dari aktivitas masyarakat selama Ramadan. Pengunjung dapat berburu makanan sambil menikmati suasana sore menjelang berbuka.
Pada 2026, suasana pasar takjil di TKBJ juga dilengkapi hiburan seperti live music yang membuat kawasan semakin ramai.
Penataan tersebut menjadikan lokasi bukan hanya sebagai tempat transaksi makanan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana Ramadan.
Keberadaan pasar takjil juga memberikan ruang bagi pedagang kecil dan UMKM untuk mendapatkan penghasilan selama Ramadan.
Bahkan, laporan pada 2026 menyebut pendapatan pedagang setelah dipindahkan ke TKBJ mengalami peningkatan hingga 250 persen.
Dengan beragam pilihan seperti tahu petis, gorengan, sate, nasi campur, dan minuman segar, kawasan Suhat menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin berburu takjil di Kota Malang.
Penataan di TKBJ juga membuat aktivitas kuliner Ramadan dapat berlangsung lebih teratur dan diharapkan tetap menjaga kelancaran lalu lintas.
baca juga: Warung Mbak Ira, Tempat Makan dengan Sajian Rumahan yang Menggugah Selera














