Infomalangcom – SMAN 1 Blitar (Smasa) memastikan langkah ke babak Big Eight Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South tanpa harus bertanding.
Tiket tersebut didapat setelah Smasa dinyatakan menang walkover (WO) 20-0 atas SMA Al-Izzah Batu (Smaza) pada Minggu (30/8).
Laga babak Sweet Sixteen yang seharusnya berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, tidak dapat digelar karena Smaza dinyatakan tidak memenuhi ketentuan kelengkapan tim sesuai regulasi turnamen.
Smaza Tak Penuhi Syarat Kelengkapan Pertandingan
Smaza sebenarnya telah memenuhi persyaratan terkait jumlah pemain basket.
Tim debutan tersebut membawa sedikitnya 10 pemain ke area pertandingan, sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, persoalan muncul pada tim dance pendamping.
Regulasi pertandingan menetapkan setiap tim wajib menghadirkan minimal delapan dancer.
Pada pertandingan tersebut, Smaza hanya mendatangkan tiga orang dancer.
Panitia pertandingan kemudian memberikan waktu toleransi selama 10 menit setelah pemanggilan resmi dilakukan untuk memenuhi kelengkapan tim.
Pertandingan antara Smasa dan Smaza sendiri dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.30 WIB.
Namun, hingga batas waktu toleransi berakhir, jumlah personel pendamping Smaza masih belum memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Perwakilan Basketball Operation Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, Ghazy Helmi Sulthan Arifin, membenarkan keputusan tersebut.
“Jadi untuk pertandingan SMAN 1 Blitar versus SMA Al-Izzah Batu, SMAN 1 Blitar menang WO 20-0 dikarenakan SMA Al-Izzah Batu tidak memenuhi syarat pertandingan,” ujar Ghazy.
Ia menjelaskan, regulasi mengharuskan setiap tim memiliki minimal 10 pemain basket dan delapan dancer pendamping.
Smaza telah memenuhi ketentuan jumlah pemain basket, tetapi jumlah dancer yang hadir hanya tiga orang.
Kondisi tersebut membuat Smaza tidak dapat melanjutkan pertandingan Sweet Sixteen melawan Smasa.
Keputusan tersebut mengacu pada Regulasi Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 Pasal 8.3.
Berdasarkan aturan tersebut, tim yang terlambat hadir atau tidak memenuhi kelengkapan pertandingan hingga melewati batas toleransi 10 menit setelah dipanggil masuk lapangan dapat dinyatakan kalah dengan skor 0-20 dan dikeluarkan dari kompetisi.
Dengan keputusan tersebut, Smasa berhak melangkah ke babak Big Eight tanpa harus menjalani pertandingan di Sweet Sixteen.
Bagi Smasa, kemenangan WO tersebut sekaligus membuat perjalanan mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South terus berlanjut.
Status sebagai juara bertahan juga membuat mereka memiliki motivasi untuk kembali mempertahankan pencapaian musim sebelumnya.
Pada babak Big Eight, Smasa selanjutnya akan menanti pemenang pertandingan antara SMAN 8 Malang dan SMAN 10 Malang.
Meski tidak mendapatkan kesempatan bertanding pada Sweet Sixteen, Smasa tetap harus menjaga kesiapan menghadapi fase berikutnya.
Babak Big Eight akan menjadi tantangan baru karena persaingan semakin ketat dan setiap pertandingan memiliki arti penting menuju fase akhir kompetisi.
Sementara itu, perjalanan Smaza di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South harus berakhir pada babak Sweet Sixteen.
Tim debutan tersebut sebelumnya telah melewati fase grup hingga berhasil mencapai babak playoff.
Keputusan kemenangan WO menjadi bagian dari penerapan regulasi kompetisi yang berlaku bagi seluruh tim peserta.
Kelengkapan personel pertandingan menjadi salah satu aspek yang harus dipenuhi sebelum sebuah laga dapat dilaksanakan.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi Indonesia.
Para student-athlete terbaik dari setiap daerah akan mendapat kesempatan mengikuti DBL Camp untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star.
Selain kompetisi basket, musim 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 yang mengusung tema “100% Indonesia”.
Keseruan pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play.
Khusus laga final, pertandingan juga dapat ditonton melalui YouTube Good Day ID.
Baca juga: Smabul Singkirkan Kosayu, Ketenangan Mental Jadi Senjata di Sweet Sixteen













