Breaking

Taklukkan SMAN 1 Batu, Magma Raih Gelar Juara AZA 3X3 East Java-South

jed timo

7 September 2026

Taklukkan SMAN 1 Batu, Magma Raih Gelar Juara AZA 3X3 East Java-South
Kesempatan yang datang sekali tak ingin disia-siakan MAN 2 Kota Malang (Magma).

Infomalangcom – Kesempatan yang datang sekali tak ingin disia-siakan MAN 2 Kota Malang (Magma).

Magma berhasil keluar sebagai juara AZA 3X3 Competition 2026 East Java-South sektor putri.

Gelar tersebut diraih setelah Magma menaklukkan juara bertahan SMAN 1 Batu dengan skor 8-5 dalam partai final yang berlangsung di GOR Ken Arok, Malang, Jumat (4/9).

Pertandingan final berjalan ketat sejak awal.

SMAN 1 Batu langsung menunjukkan statusnya sebagai juara bertahan dengan membuka keunggulan lewat tembakan jarak jauh Aisyah Aulia.

Magma tak tinggal diam. Mereka segera memberikan respons melalui tembakan bernilai dua angka yang membuat kedudukan kembali imbang 2-2.

Setelah itu, pertandingan berlangsung dalam tempo cepat.

Kedua tim silih berganti mencetak angka.

SMAN 1 Batu sempat kembali memimpin setelah berhasil memanfaatkan serangan dari area dekat ring.

Namun, situasi tersebut tak membuat Magma kehilangan kendali.

Salsabila Rozzaq kemudian muncul di momen penting.

Tembakannya membawa Magma berbalik unggul sekaligus menjadi titik balik dalam pertandingan final tersebut.

Setelah mengambil alih momentum, Magma tampil semakin percaya diri.

SMAN 1 Batu terus berusaha mengejar, tetapi pertahanan Magma mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.

Skor 8-5 memastikan Magma menjadi juara baru sekaligus mengakhiri perjalanan SMAN 1 Batu sebagai kampiun bertahan AZA 3X3 Competition sektor putri.

Salsabila Rozzaq, Dari Latihan Harian hingga Jadi MVP

Di balik keberhasilan Magma, ada kontribusi besar Salsabila Rozzaq.

Dari delapan poin yang dikumpulkan Magma sepanjang pertandingan final, tujuh di antaranya dicetak oleh Salsabila.

Penampilan tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) sektor putri.

Meski mendapatkan penghargaan individu, Salsabila tetap menempatkan kerja sama tim sebagai bagian utama dari keberhasilan Magma.

Baginya, permainan 3X3 membutuhkan kekompakan karena setiap serangan berlangsung dalam waktu yang sangat singkat.

“Kerja keras kita benar-benar bareng-bareng. Main cuma 12 detik dalam sekali serang itu cepat banget, kita harus benar-benar kompak dan strateginya harus mantap,” ujar Salsabila.

Perjalanan Magma menuju podium juara juga dibangun melalui persiapan yang konsisten.

Setelah menyelesaikan kegiatan di sekolah, para pemain rutin menyempatkan waktu untuk berlatih.

Setidaknya satu jam setiap hari digunakan untuk menjalani latihan sekaligus proses seleksi.

Rutinitas tersebut akhirnya membuahkan hasil yang manis di pertandingan terakhir.

“Setiap hari setelah pulang sekolah kita sempatkan latihan minimal satu jam untuk seleksi dan persiapan. Makanya terharu banget, dari latihan setiap hari akhirnya menghasilkan hasil yang bikin bersyukur,” lanjutnya.

Bagi Salsabila, kemenangan atas SMAN 1 Batu juga bukan sesuatu yang datang dengan mudah. Status lawan sebagai juara bertahan sempat membuat Magma merasakan tekanan sejak awal pertandingan.

Apalagi, SMAN 1 Batu menjadi tim yang lebih dahulu mencetak poin.

Situasi tersebut membuat rasa nervous sempat muncul di kubu Magma.

Namun, para pemain memilih untuk tetap percaya diri.

Mereka mengingat perjalanan yang sudah dilewati hingga berhasil mencapai partai final.

“Awal-awal pasti ada rasa nervous karena musuh sempat leading dan mereka itu juara tahun lalu. Tapi kita berusaha yakin pasti bisa, karena kita sudah melangkah jauh banget sampai di titik ini. Jadi ini kesempatan yang enggak bakal terulang kembali, jadi kita harus kasih yang terbaik,” tuturnya.

Keputusan untuk terus percaya pada kemampuan sendiri akhirnya membawa Magma melewati tekanan.

Dari posisi tertinggal, mereka mampu membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan sampai pertandingan selesai.

Buat Magma, gelar ini menjadi buah dari latihan yang dilakukan berulang kali setelah jam sekolah.

Sementara bagi Salsabila, status MVP menjadi pelengkap dari sebuah perjuangan yang dijalani bersama rekan-rekannya.

Keberhasilan Magma turut menambah cerita dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027.

Musim ini, kompetisi tersebut kembali hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia.

Selain pertandingan utama, Honda DBL juga menghadirkan sejumlah kompetisi pendukung, termasuk AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 yang mengusung tema “100% Indonesia”.

Keseruan rangkaian kompetisi dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara pertandingan final juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube Good Day ID.

Baca juga: Smabul Tundukkan Juara Bertahan, Ukir Gelar Perdana DBL East Java-South

Author Image

Author

jed timo