6 kali dibaca






Benarkah Ekonomi Malang Bergantung pada Mahasiswa Rantau
MALANG, infomalang – Kota Malang kerap disebut hidup dari mahasiswa. Namun data resmi menunjukkan perannya tidak sebesar anggapan banyak orang.
BPS Provinsi Jawa Timur mencatat sekitar 286 ribu mahasiswa di perguruan tinggi Kota Malang pada 2022. Angka ini jauh di bawah klaim 800 ribu hingga 1 juta mahasiswa yang sering beredar. Sebagian besar dari mereka berasal dari luar Malang Raya. Pada jalur SNBP 2023, misalnya, 87,2% pendaftar Universitas Brawijaya datang dari luar Malang Raya.
Dari sisi ekonomi, BPS Kota Malang mencatat PDRB Kota Malang 2025 sebesar Rp108,15 triliun. Jasa pendidikan menyumbang 7,11%, jauh di bawah perdagangan (28,50%) dan industri pengolahan (27,65%). Perlu dicatat, belanja mahasiswa untuk kos, makan, dan transportasi tercatat di sektor lain, sehingga 7,11% bukan ukuran total pengaruh mahasiswa.
Hitungan kasar redaksi memperkirakan belanja hidup mahasiswa rantau sekitar Rp4,5–7,5 triliun per tahun, setara 4–7% PDRB. Angka ini perkiraan, bukan data resmi, karena BPS tidak memisahkan konsumsi mahasiswa dari konsumsi warga lain.
Kesimpulannya, mahasiswa rantau adalah penggerak penting bagi usaha di sekitar kampus, seperti kos, warung, laundry, dan ojek daring. Namun dalam skala kota, ekonomi Malang lebih banyak ditopang perdagangan dan industri.
Malang 360
Malang 360
News
Kabupaten Malang
Transportasi
Nasional