Breaking

BUMN Segera Bergabung, Superholding Danantara Siap Kuasai Aset Negara!

BUMN Segera Bergabung, Superholding Danantara Siap Kuasai Aset Negara!
BUMN Segera Bergabung, Superholding Danantara Siap Kuasai Aset Negara!

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang resmi diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025, kini bersiap untuk mengambil peran strategis dalam mengelola seluruh aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat investasi nasional serta meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kancah global.

Pengalihan Aset BUMN ke Danantara

COO BPI Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa bukan hanya tujuh BUMN besar seperti Bank Mandiri, BRI, PLN, Pertamina, BNI, Telkom Indonesia, dan MIND ID yang akan dikelola, tetapi seluruh BUMN di Indonesia akan berada di bawah pengelolaan Danantara. Proses pengalihan aset ini dijadwalkan mulai pada bulan Maret 2025 setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah ini mendapat respons positif dari berbagai pemangku kepentingan di sektor BUMN.

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, menyambut baik kehadiran Danantara. Menurutnya, langkah ini merupakan strategi penting untuk memperkuat investasi dalam hilirisasi dan industrialisasi nasional. Dengan adanya pengelolaan terpusat, potensi penciptaan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia akan semakin besar.

Dukungan dari Berbagai Sektor BUMN

Selain sektor industri, sektor perbankan juga memberikan dukungan terhadap pengelolaan aset BUMN oleh Danantara. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyatakan bahwa Bank Mandiri siap mendukung Danantara dalam menyediakan akses pendanaan yang lebih efisien dan terarah. Konsolidasi aset strategis nasional ini diharapkan dapat menciptakan efisiensi yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan dan investasi nasional.

PT Pembangunan Perumahan (PTPP) juga menyambut baik inisiatif ini. Melalui Corporate Secretary Joko Raharjo, PTPP menilai bahwa pembentukan Danantara merupakan langkah strategis dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional serta menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

Sementara itu, Kepala Divisi Corporate Secretary PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), M. Burhan Murtaki, menegaskan bahwa KITB siap berkolaborasi dengan Danantara dalam menciptakan ekosistem investasi yang lebih kompetitif. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan kawasan industri, menyediakan fasilitas yang ramah lingkungan, serta meningkatkan daya saing tenant di KITB.

Baca Juga: Rahasia Sukses Indonesia Menuju Net Zero Emission Terungkap!

BUMN Segera Bergabung, Superholding Danantara Siap Kuasai Aset Negara!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional

Dengan pengelolaan aset yang terpusat dan terintegrasi, Danantara diyakini mampu menjadi penggerak utama dalam meningkatkan daya saing industri nasional. Program hilirisasi dan industrialisasi yang menjadi prioritas pemerintah dapat berjalan lebih efektif dengan adanya pengelolaan yang lebih terkoordinasi dan efisien.

Selain itu, kolaborasi antara Danantara dan berbagai BUMN diproyeksikan akan membawa dampak positif bagi kedaulatan ekonomi Indonesia. Dengan sistem pengelolaan investasi yang lebih modern dan transparan, aset BUMN dapat dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi utama di kawasan. Dengan koordinasi yang lebih baik dan dukungan dari seluruh sektor, Danantara diharapkan mampu mengantarkan Indonesia menuju era baru dalam pengelolaan investasi dan penguatan ekonomi nasional.

Baca Juga: Indonesia Incar Tahta Raja Pasar Karbon Dunia: Mampukah?