Infomalangcom – Kawasan Klojen dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Kota Malang. Selain menjadi area perkantoran dan pendidikan, Klojen juga berkembang sebagai sentra kuliner dengan beragam pilihan makanan, termasuk dimsum kaki lima yang menawarkan cita rasa autentik dengan harga terjangkau.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana kuliner sederhana mampu menarik perhatian warga lokal hingga wisatawan.
Menurut data publikasi resmi Badan Pusat Statistik Kota Malang, sektor penyediaan makanan dan minuman menjadi salah satu penyumbang aktivitas ekonomi perkotaan.
Pertumbuhan usaha mikro kuliner, termasuk pedagang kaki lima, turut memperkuat daya tarik kawasan seperti Klojen sebagai destinasi wisata kuliner.
Popularitas Dimsum di Indonesia
Dimsum berasal dari tradisi kuliner Tiongkok yang dikenal sebagai hidangan kecil yang disajikan bersama teh. Berdasarkan referensi dari Encyclopaedia Britannica, dimsum berkembang dari budaya yum cha di wilayah Guangdong dan kemudian menyebar ke berbagai negara Asia, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, dimsum mengalami adaptasi sesuai selera lokal. Varian seperti siomay ayam, hakau udang, lumpia kulit tahu, hingga bakpao mini menjadi favorit masyarakat.
Kehadiran dimsum kaki lima dengan harga merakyat membuat hidangan ini semakin mudah dijangkau berbagai kalangan.
Baca Juga : 5 Tempat Makan Favorit Mahasiswa untuk Bukber, Enak, Murah, dan Bikin Nagih
Daya Tarik Dimsum Kaki Lima di Klojen
Salah satu alasan dimsum kaki lima di Klojen selalu ramai adalah kombinasi antara rasa autentik dan harga terjangkau.
Dengan kisaran harga yang relatif murah per porsi, pengunjung dapat menikmati aneka pilihan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Kawasan Klojen yang strategis dan mudah diakses juga menjadi faktor pendukung. Lokasinya yang dekat dengan sekolah, kampus, dan pusat perbelanjaan membuat arus pembeli stabil sepanjang hari.
Banyak penjual memanfaatkan konsep gerobak sederhana atau lapak tenda yang tetap menjaga kebersihan dan kualitas bahan.
Selain itu, teknik pengukusan langsung di tempat membuat dimsum tetap hangat dan segar saat disajikan. Proses ini penting untuk mempertahankan tekstur lembut pada kulit dan isian.
Bahan dan Proses Pembuatan yang Menentukan Rasa
Kualitas dimsum sangat bergantung pada bahan utama dan teknik pengolahan. Daging ayam atau udang segar biasanya dicampur dengan tepung dan bumbu seperti bawang putih, minyak wijen, serta saus tiram. Adonan kemudian dibungkus kulit tipis dan dikukus hingga matang.
Menurut literatur keamanan pangan dari Food and Agriculture Organization, pengolahan makanan berbasis protein hewani harus memperhatikan suhu pemasakan agar aman dikonsumsi.
Pengukusan pada suhu tinggi membantu membunuh mikroorganisme berbahaya sekaligus menjaga kelembutan tekstur.
Penjual dimsum kaki lima yang konsisten biasanya memastikan bahan diolah setiap hari untuk menjaga kesegaran. Konsistensi rasa dan kebersihan menjadi faktor penting dalam mempertahankan pelanggan.
Mengapa Selalu Ramai Pengunjung
Keramaian di lapak dimsum Klojen tidak hanya dipengaruhi oleh harga, tetapi juga pengalaman sosial. Banyak pembeli datang bersama teman atau keluarga untuk menikmati camilan sore. Interaksi langsung dengan penjual dan proses memasak yang terlihat menambah daya tarik tersendiri.
Selain itu, tren berbagi ulasan di media sosial turut meningkatkan popularitas kuliner kaki lima. Foto dimsum yang disajikan dengan saus sambal dan mayones sering kali menarik minat calon pembeli baru.
Faktor lain yang mendukung adalah fleksibilitas waktu operasional. Banyak pedagang mulai berjualan sejak sore hingga malam hari, menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat Malang yang gemar mencari camilan setelah beraktivitas.
Peran UMKM dalam Ekonomi Lokal
Usaha dimsum kaki lima termasuk dalam kategori usaha mikro yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Pemerintah daerah melalui berbagai program pembinaan UMKM mendorong pelaku usaha menjaga standar kebersihan dan kualitas produk.
Data dari Badan Pusat Statistik Kota Malang menunjukkan bahwa sektor kuliner menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi jasa perkotaan.
Kehadiran pedagang kaki lima yang tertib dan terorganisir membantu menciptakan lingkungan usaha yang berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang baik, kuliner kaki lima dapat berkembang menjadi ikon lokal tanpa kehilangan karakter sederhana dan merakyatnya.
Tips Menikmati Dimsum Kaki Lima
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, datanglah saat dimsum baru saja matang agar teksturnya tetap lembut. Pilih varian sesuai selera dan jangan ragu mencoba beberapa jenis sekaligus.
Perhatikan juga kebersihan lapak dan peralatan yang digunakan. Pastikan makanan disajikan dalam kondisi panas dan tidak terpapar udara terbuka terlalu lama.
Baca Juga : 5 Hidangan Terbaik di Dunia 2026 Versi TasteAtlas, Sate Kambing Indonesia Masuk Daftar














