UPDATE MALANG RAYA Kabar terbaru, agenda, layanan publik, dan informasi penting untuk warga Pantau Update
THE AUTHORITY OF MALANG RAYA
4 November 2026Malang Raya
Kirim Info Warga
4 November 2026Malang Raya

Empat Anak Tertangkap Mencuri di Toko Alat Pancing Kota Malang

Bagikan

229 kali dibaca

Polresta Malang Kota menangkap empat anak di bawah umur yang tergabung dalam komplotan pencuri setelah melakukan aksi pencurian di sebuah toko alat pancing di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kejadian pencurian ini terjadi pada Kamis (12/12/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kronologi Kejadian

Menurut salah satu warga setempat, Isman (72), komplotan tersebut masuk ke toko dengan cara melompat pagar. Mereka kemudian mencuri sejumlah uang yang disimpan di laci toko.

Aksi para bocah ini terekam kamera CCTV, yang kemudian membantu warga melacak dan menangkap mereka keesokan harinya, pada Jumat (13/12/2024). Keempat pelaku berinisial T (12), C (17), M (14), dan N (15) segera diserahkan ke pihak kepolisian dan ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

Baca Juga : Kecelakaan Maut di Malang: Motor Tabrak Pejalan Kaki, Pengendara Tewas

Riwayat Kejahatan Komplotan

Isman menduga bahwa salah satu anak dalam kelompok ini adalah otak kejahatan, yang mempengaruhi teman-temannya untuk melakukan aksi tersebut.

Komplotan ini tidak hanya melakukan pencurian uang di toko alat pancing, tetapi juga diketahui pernah:

  • Mencuri sepeda motor, meski hanya digunakan untuk berkeliling.
  • Mencuri laptop dan uang tunai Rp1 juta di sebuah taman kanak-kanak.
  • Mencuri sepeda ontel, yang akhirnya ditinggalkan begitu saja.
  • Melakukan aksi pemalakan terhadap anak-anak lain.

Menurut Isman, komplotan tersebut sebenarnya terdiri dari delapan anak dan sudah lama meresahkan warga setempat.

Tindakan Kepolisian dan Pembinaan

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan penanganan kasus ini kepada Dinas Sosial Kota Malang untuk proses pembinaan.

“Pelaku berinisial T dilakukan pembinaan karena sebelumnya pernah menjalani rehabilitasi. Sementara tiga pelaku lainnya dikembalikan ke keluarga masing-masing,” ujar Yudi.

Harapan Warga

Warga berharap kejadian ini dapat menjadi momentum bagi anak-anak tersebut untuk berubah. “Mereka ini meresahkan, tapi karena masih anak-anak, kami berharap ada pembinaan yang benar agar mereka tidak mengulangi perbuatan,” ujar Isman.

Baca Juga : Mayat Lansia Tergeletak di Tepi Sungai Kota Malang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bagikan
Arek Malang wajib follow

The Authority of Malang Raya

Mau tahu info akurat, mendalam, dan komprehensif di sekitar Malang? Langsung pantau infomalang.

Tag teman tongkronganmu yang paling sering ketinggalan info.