Breaking

Jalan Klyatan 3–Kemantren Tutup Sementara, Lalu Lintas Dialihkan

Fahrezi

19 January 2026

Jalan Klyatan 3–Kemantren Tutup Sementara, Lalu Lintas Dialihkan
Jalan Klyatan 3–Kemantren Tutup Sementara, Lalu Lintas Dialihkan

Infomalang.com – Penutupan sementara ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan jamaah serta kelancaran pelaksanaan acara keagamaan berskala besar.

Dengan meniadakan akses kendaraan di ruas tersebut, panitia dan aparat berupaya menciptakan ruang yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Langkah ini juga dinilai penting untuk mencegah potensi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta gangguan keamanan selama acara berlangsung.

Selain pemasangan rambu dan pembatas jalan, petugas gabungan dari unsur kepolisian, dinas perhubungan, serta aparat kelurahan turut disiagakan di sejumlah titik strategis.

Kehadiran petugas bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengendara, mengarahkan arus lalu lintas, serta memastikan tidak ada kendaraan yang memaksa melintas di jalur yang telah ditutup.

Pengawasan dilakukan secara berkala guna menjaga ketertiban dan mengantisipasi kepadatan di sekitar lokasi.

Bagi pengguna jalan yang biasa melintasi Jalan Klyatan 3 menuju Kemantren, disarankan untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan oleh pihak berwenang.

Beberapa ruas jalan lingkungan di sekitar Kelurahan Bandungrejosari dapat dimanfaatkan sebagai rute pengganti sementara.

Pengendara juga diimbau untuk memperhatikan papan petunjuk dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap lancar dan aman.

Penutupan jalan ini diperkirakan berdampak pada aktivitas mobilitas warga, terutama pada jam-jam tertentu.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih baik serta menghindari area penutupan jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

Perencanaan rute sejak awal dinilai dapat membantu mengurangi risiko keterlambatan dan kepadatan lalu lintas di kawasan sekitar.

Alasan Penutupan Jalan Sementara

Penutupan Jalan Klyatan 3–Kemantren dilakukan karena adanya kegiatan tabligh akbar dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.

Acara keagamaan ini direncanakan dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Malang dan sekitarnya.

Demi memastikan kegiatan berjalan khidmat dan aman, akses jalan utama di sekitar lokasi acara harus disterilkan sementara.

Selain itu, penutupan juga bertujuan mencegah potensi kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas.

Dengan tingginya jumlah jamaah yang hadir, arus kendaraan dinilai berpotensi menimbulkan kepadatan jika tidak dilakukan pengaturan sejak awal.

Baca Juga :

Warga Griya Shanta Minta Pemkot Malang Buka Informasi Soal Jalan Tembus

Jadwal Penutupan Jalan

Berdasarkan keterangan resmi, penutupan Jalan Klyatan 3 hingga Kemantren diberlakukan mulai Jumat, 23 Januari, hingga Sabtu, 24 Januari.

Selama kurun waktu tersebut, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan tidak memaksakan diri melewati jalur yang ditutup.

Petugas gabungan dari unsur kepolisian, dinas perhubungan, serta aparat kelurahan disiagakan untuk mengawasi jalannya penutupan dan memastikan tidak ada kendaraan yang melanggar aturan.

Pengawasan dilakukan selama 24 jam hingga kegiatan selesai.

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Sebagai solusi, pemerintah setempat telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengguna jalan. Pengendara dari arah Klyatan disarankan memanfaatkan jalan lingkungan lain di sekitar Bandungrejosari untuk menuju kawasan tujuan.

Sementara itu, kendaraan dari arah Kemantren dapat memutar melalui ruas jalan yang telah ditentukan petugas.

Pengalihan arus ini diharapkan mampu mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran mobilitas warga. Rambu penunjuk arah sementara juga dipasang di beberapa titik strategis agar pengendara tidak kebingungan saat melintas.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi lalu lintas terbaru. Pengendara juga disarankan menghindari area penutupan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar lokasi acara.

Bagi warga setempat, penutupan sementara ini diharapkan dapat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan keagamaan.

Kerja sama seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar pelaksanaan acara dan aktivitas sehari-hari tetap berjalan aman dan kondusif.

Dampak Penutupan bagi Aktivitas Warga

Penutupan jalan ini diperkirakan berdampak pada aktivitas harian warga sekitar, terutama pelaku usaha kecil, pengguna kendaraan roda dua, serta pengemudi angkutan barang.

Meski bersifat sementara, perubahan arus lalu lintas dapat mempengaruhi waktu tempuh dan pola perjalanan. Oleh karena itu, warga disarankan berangkat lebih awal dan merencanakan rute perjalanan secara matang agar tidak terlambat mencapai tujuan.

Pemerintah kelurahan bersama panitia kegiatan juga telah berkoordinasi untuk meminimalkan gangguan terhadap layanan darurat.

Akses bagi ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan darurat lainnya tetap disiapkan dengan pengawalan petugas apabila diperlukan. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi demi keselamatan bersama.

Baca Juga :

Jalan Regulo Kepanjen Jadi 1 Role Model Kampung PLN Mobile Tercanggih di Malang

Author Image

Author

Fahrezi