Breaking

Kayutangan Heritage, Destinasi Wajib Saat Berkunjung ke Kota Malang

Muhamad Dzaki

26 February 2026

Kayutangan Heritage, Destinasi Wajib Saat Berkunjung ke Kota Malang
Kayutangan Heritage, Destinasi Wajib Saat Berkunjung ke Kota Malang

Infomalangcom Kayutangan Heritage menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur.

Kawasan ini berada di sepanjang Jalan Basuki Rahmat dan dikenal sebagai koridor bersejarah yang menyimpan bangunan peninggalan era kolonial Belanda.

Revitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Malang dalam beberapa tahun terakhir menjadikan Kayutangan tidak hanya sebagai pusat sejarah, tetapi juga ruang publik yang nyaman untuk berjalan kaki, berfoto, dan menikmati suasana kota lama.

Secara historis, Kayutangan telah berkembang sejak awal abad ke-20 sebagai pusat perdagangan dan permukiman elite pada masa Hindia Belanda.

Menurut data Pemerintah Kota Malang, sejumlah bangunan di kawasan ini masih mempertahankan arsitektur asli bergaya Indische dan art deco. Keaslian inilah yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sejarah Singkat Kayutangan di Kota Malang

Kayutangan Heritage merupakan bagian penting dari perkembangan Kota Malang sebagai kota kolonial. Pada masa pemerintahan Belanda, kawasan ini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial. Banyak toko, kantor, hingga rumah tinggal pejabat kolonial berdiri di sepanjang koridor tersebut.

Berdasarkan catatan sejarah Kota Malang yang dihimpun Dinas Pariwisata setempat, pembangunan infrastruktur modern seperti jalur trem dan pusat perbelanjaan telah dimulai sejak awal 1900-an.

Kayutangan bahkan sempat dijuluki sebagai “Braga-nya Malang” karena fungsinya yang mirip dengan kawasan perdagangan legendaris di Bandung.

Upaya pelestarian kawasan ini dilakukan melalui program revitalisasi trotoar, pengecatan ulang fasad bangunan, serta penataan kabel udara agar lebih rapi. Revitalisasi tersebut bertujuan menjaga identitas sejarah sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Baca Juga : Kayutangan Heritage Tembus 31.000, Catat Rekor Kunjungan Tertinggi

Daya Tarik Wisata dan Spot Foto

Salah satu alasan Kayutangan Heritage menjadi destinasi wajib adalah atmosfer tempo dulu yang masih terasa kental.

Deretan bangunan tua dengan jendela besar, pintu kayu klasik, serta ornamen khas kolonial menjadi latar favorit untuk fotografi.

Wisatawan dapat menjelajahi gang-gang kecil yang menyimpan rumah-rumah kuno berusia puluhan hingga ratusan tahun.

Beberapa rumah bahkan difungsikan sebagai galeri, kafe, dan toko cendera mata. Keberadaan pelaku usaha kreatif ini membuat kawasan semakin hidup, terutama pada akhir pekan.

Selain itu, kawasan ini dekat dengan Alun-Alun Kota Malang sehingga memudahkan wisatawan untuk mengunjungi dua destinasi sekaligus. Akses transportasi umum dan ojek daring juga tersedia dengan mudah karena lokasinya berada di pusat kota.

Peran dalam Pengembangan Pariwisata Kota

Kayutangan Heritage berperan penting dalam pengembangan wisata berbasis sejarah dan budaya di Malang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Malang, sektor pariwisata menjadi salah satu penopang ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan setiap tahunnya.

Konsep pengembangan kawasan heritage ini juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang mendorong pemanfaatan aset sejarah sebagai daya tarik wisata berkelanjutan.

Pelestarian bangunan tua tidak hanya menjaga identitas kota, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kehadiran komunitas pecinta sejarah turut mendukung upaya edukasi publik mengenai pentingnya konservasi bangunan bersejarah.

Tur jalan kaki atau heritage walking tour kerap diadakan untuk memperkenalkan nilai sejarah Kayutangan kepada generasi muda.

Tips Berkunjung ke Kayutangan Heritage

Agar kunjungan semakin nyaman, wisatawan disarankan datang pada pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu panas.

Mengingat kawasan ini dirancang ramah pejalan kaki, gunakan alas kaki yang nyaman untuk berjalan menyusuri koridor heritage.

Pengunjung juga diimbau menjaga kebersihan dan tidak merusak bangunan bersejarah. Kesadaran kolektif sangat diperlukan agar nilai historis kawasan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Bagi pecinta fotografi, waktu terbaik untuk mengambil gambar adalah menjelang matahari terbenam ketika cahaya alami mempertegas detail arsitektur klasik. Jangan lupa mematuhi aturan setempat jika ingin memasuki area permukiman warga.

Kayutangan Heritage merupakan destinasi wajib saat berkunjung ke Kota Malang karena menawarkan perpaduan sejarah, budaya, dan suasana kota lama yang autentik.

Revitalisasi kawasan berhasil menghidupkan kembali koridor bersejarah ini tanpa menghilangkan karakter aslinya.

Dengan akses yang mudah, spot foto menarik, serta nilai edukatif yang tinggi, Kayutangan menjadi contoh sukses pengembangan wisata berbasis pelestarian.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa tempo dulu di tengah kota modern, Kayutangan Heritage adalah pilihan tepat.

Dengan menjaga kebersihan dan menghargai nilai sejarahnya, setiap pengunjung turut berkontribusi dalam melestarikan warisan budaya Kota Malang untuk generasi mendatang.

Baca Juga : Tumpak Sewu Waterfall Keajaiban Alam di Jawa Timur

Author Image