Seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Malang ditemukan tewas gantung diri di rumah orang tuanya. Peristiwa tragis ini terjadi di Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, pada Jumat (11/10/2024) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB.
Penemuan Jenazah oleh Keluarga
Korban yang berinisial ASG (24) merupakan warga asal Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, berdasarkan data KTP-nya. Menurut keterangan Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad, mahasiswa tersebut pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri, SPY, di dalam rumah.
“Benar mas, korban pertama kali ditemukan gantung diri oleh bapaknya sekitar pukul 00.30 WIB, dengan cara mengantung mengikatkan lehernya dengan seutas tali pramuka berwarna putih dekat tangga loteng,” ujar Kompol Syabain saat dikonfirmasi Jumat (11/10/2024).
Baca juga:
20 Guru SD di Kota Malang Belajar Jurnalistik untuk Tingkatkan Literasi
Proses Evakuasi Jenazah
Setelah menemukan anaknya dalam kondisi tak bernyawa, SPY segera menghubungi ketua RT setempat, Suhandoko, untuk melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kasin. Pihak kepolisian bersama tim Inafis Polresta Malang Kota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Mendapatkan laporan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kasin bersama piket Reskrim Polsek Klojen, Inafis Polresta Malang Kota meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” tambahnya.
Dugaan Penyebab Bunuh Diri
Jenazah ASG kemudian dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk dilakukan visum. Hingga saat ini, pihak kepolisian menduga bahwa mahasiswa tersebut mengambil keputusan tragis ini karena mengalami depresi. “Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah bapaknya akibat depresi,” pungkas Kompol Syabain.
Baca juga:
Keberhasilan Pemilu Sebagai Landasan Sukses Pilkada Kota Malang













