Breaking

Optimisme Ekonomi Menguat: BI Malang Pastikan Kinerja Dunia Usaha Tetap Tumbuh di 2026

Fahrezi

14 January 2026

Optimisme Ekonomi Menguat: BI Malang Pastikan Kinerja Dunia Usaha Tetap Tumbuh di 2026
Optimisme Ekonomi Menguat: BI Malang Pastikan Kinerja Dunia Usaha Tetap Tumbuh di 2026

Infomalang.com – Optimisme terhadap kondisi perekonomian daerah menguat pada awal 2026.

Bank Indonesia Malang memastikan kinerja dunia usaha di wilayah Malang Raya tetap tumbuh secara berkelanjutan, didukung stabilitas makroekonomi, daya beli masyarakat yang terjaga, serta iklim usaha yang semakin adaptif menghadapi tantangan global dan nasional.

Kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan pelaku usaha yang kian solid terhadap arah kebijakan ekonomi dan prospek pertumbuhan daerah ke depan.

Kondisi Ekonomi Daerah Tetap Solid

Bank Indonesia Malang mencatat aktivitas ekonomi regional menunjukkan tren positif memasuki tahun 2026.

Sektor perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, serta jasa menjadi penopang utama pertumbuhan.

Permintaan domestik yang relatif stabil mendorong pelaku usaha mempertahankan kapasitas produksi, bahkan melakukan ekspansi terbatas untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Stabilitas inflasi daerah turut memberikan kepastian bagi dunia usaha dalam menyusun perencanaan bisnis jangka menengah.

Survei Dunia Usaha Tunjukkan Optimisme

Hasil survei kegiatan dunia usaha mengindikasikan ekspektasi pelaku usaha tetap berada pada zona optimistis.

Mayoritas responden menilai kondisi usaha pada triwulan awal 2026 lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan pesanan, perbaikan arus kas, serta prospek penjualan yang lebih terukur menjadi faktor utama penguatan sentimen tersebut.

Kepercayaan dunia usaha juga dipengaruhi oleh konsistensi kebijakan ekonomi yang mendukung stabilitas dan pertumbuhan.

Peran Konsumsi dan Investasi

Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama penggerak ekonomi daerah.

Aktivitas belanja masyarakat yang terjaga berkontribusi positif terhadap perputaran usaha, khususnya sektor ritel dan jasa.

Di sisi lain, investasi tetap tumbuh meski dengan pendekatan yang lebih selektif. Pelaku usaha cenderung fokus pada efisiensi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi untuk memperkuat daya saing di tengah dinamika pasar.

Stabilitas Harga dan Dukungan Kebijakan

Stabilitas harga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga optimisme ekonomi.

Bank Indonesia Malang bersama pemerintah daerah terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi melalui koordinasi yang terukur.

Ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi kebijakan yang efektif membantu menekan volatilitas harga.

Kondisi ini memberikan ruang bagi dunia usaha untuk beroperasi dengan risiko yang lebih terkendali.

Baca Juga :

Pekan QRIS Nasional 2025 di Malang, Bank Indonesia Gaungkan Digitalisasi dengan Budaya Lokal

Tantangan Global Tetap Diantisipasi

Meski optimisme menguat, dunia usaha tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi harga komoditas, dan dinamika geopolitik.

Namun, pelaku usaha di Malang dinilai semakin adaptif dalam mengelola risiko.

Diversifikasi pasar, efisiensi rantai pasok, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi strategi utama untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan.

Prospek Dunia Usaha Sepanjang 2026

Ke depan, Bank Indonesia Malang memproyeksikan kinerja dunia usaha akan tetap positif sepanjang 2026.

Sinergi antara kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan.

Dengan fondasi ekonomi yang relatif kuat, optimisme pelaku usaha menjadi modal penting untuk mendorong aktivitas ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Malang Raya.

Penguatan Digitalisasi dan UMKM

Penguatan digitalisasi menjadi faktor tambahan yang menopang optimisme ekonomi daerah. Transformasi digital membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta mempercepat proses transaksi.

Usaha mikro, kecil, dan menengah semakin aktif memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan pembayaran non tunai.

Bank Indonesia Malang terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang modern dan inklusif.

Dukungan ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang berorientasi tumbuh.

Kepercayaan Pelaku Usaha Terhadap Stabilitas

Kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi daerah menjadi indikator penting keberlanjutan pertumbuhan.

Kepastian regulasi, keamanan berusaha, serta dukungan infrastruktur yang memadai mendorong dunia usaha mengambil keputusan bisnis secara lebih terencana.

Dengan kolaborasi yang kuat antara otoritas, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, optimisme ekonomi diharapkan tetap terjaga sepanjang 2026 dan mampu memberikan dampak positif bagi penciptaan lapangan kerja serta kesejahteraan masyarakat secara luas.

Keseluruhan dinamika tersebut menegaskan bahwa ekonomi Malang Raya memiliki ketahanan yang baik, dengan dunia usaha berperan aktif menjaga stabilitas, mendorong inovasi, serta memperkuat fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan dan berdaya saing di tengah perubahan ekonomi nasional dan global.

Baca Juga :

Bank Indonesia Malang Fasilitasi UMKM Pamerkan Inovasi dan Karya Terbaik memfasilitasi sedikitnya 38 usaha mikro

Author Image

Author

Fahrezi