Breaking

Pemkab Malang Siapkan Armada Bus Tambahan untuk Program Mudik Lebaran 2026 Gratis

Fahrezi

25 February 2026

Pemkab Malang Siapkan Armada Bus Tambahan untuk Program Mudik Lebaran 2026 Gratis
Pemkab Malang Siapkan Armada Bus Tambahan untuk Program Mudik Lebaran 2026 Gratis

Infomalangcom – Langkah proaktif diambil oleh Pemerintah Kabupaten Malang demi menjamin kenyamanan warganya menyambut hari raya Idulfitri.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkab Malang Program Mudik Lebaran 2026 Gratis resmi digulirkan kembali dengan berbagai peningkatan signifikan.

Inisiatif ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya akibat penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh.

Program ini hadir sebagai solusi strategis bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya transportasi yang melambung tinggi di masa mudik.

Dengan menyediakan armada bus yang aman dan nyaman, Pemerintah Kabupaten Malang tidak hanya memfasilitasi kerinduan warga terhadap keluarga, tetapi juga secara efektif mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi umum yang lebih terkontrol.

Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir risiko fatalitas di jalan raya, sehingga tradisi mudik tahun 2026 dapat terlaksana dengan prinsip aman, nyaman, dan penuh kegembiraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen Pelayanan: Peningkatan Fasilitas dan Kapasitas Penumpang

Menyikapi lonjakan permintaan yang terjadi pada periode sebelumnya, Dishub Kabupaten Malang secara resmi menambah jumlah armada bus.

Jika pada tahun 2025 hanya tersedia 6 bus, maka pada operasional Pemkab Malang Program Mudik Lebaran 2026 Gratis ini, total armada ditingkatkan menjadi 7 unit bus eksekutif. Penambahan ini secara otomatis memperluas daya tampung menjadi 385 kursi.

Keputusan penambahan armada ini didasarkan pada evaluasi teknis mengenai rasio pendaftar dan ketersediaan kursi.

Setiap bus yang digunakan dipastikan telah melalui uji kir (ramp check) secara ketat oleh tim ahli Dishub untuk menjamin kelaikan jalan.

Keamanan penumpang menjadi prioritas utama, di mana setiap sopir bus yang bertugas juga melalui pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

Rincian Rute Strategis Menjangkau Pelosok Jawa Timur

Program mudik tahun ini dirancang dengan cakupan wilayah yang luas, mencakup lima koridor utama di Jawa Timur. Penentuan rute ini mengacu pada data statistik tujuan mudik terbanyak warga Kabupaten Malang:

  1. Koridor Madura: Melintasi Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga ujung timur di Sumenep.
  2. Koridor Barat: Fokus pada wilayah Nganjuk, Madiun, dan berakhir di Ngawi.
  3. Koridor Utara: Menuju kawasan pesisir mulai dari Probolinggo, Situbondo, hingga Banyuwangi.
  4. Koridor Selatan: Menjangkau wilayah Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan.
  5. Koridor Timur: Melayani trayek Probolinggo, Jember, hingga Bondowoso.

Baca Juga : Pendaftaran Mudik Gratis Kabupaten Malang 2026 Mulai Dibuka, Catat Rutenya

Prosedur Pendaftaran: Aksesibilitas bagi Semua Kalangan

Pemerintah Kabupaten Malang menerapkan sistem pendaftaran yang inklusif, baik secara daring maupun luring, guna memastikan semua lapisan masyarakat dapat mengakses informasi dan kuota. Pendaftaran telah resmi dibuka sejak Senin, 23 Februari 2026.

Mengingat sistem yang digunakan adalah first come first served (siapa cepat dia dapat), kuota 385 kursi diprediksi akan habis dalam waktu singkat.

Warga yang ingin mendaftar secara offline dapat mengunjungi Kantor Dishub Kabupaten Malang di Jl. Raya Talangagung, Kepanjen.

Sementara itu, untuk pendaftaran online, panitia menyediakan layanan pesan singkat WhatsApp di nomor 0813-8170-0973 (Onelia) atau 0813-8170-0974 (Resta).

Dokumen yang wajib disiapkan hanya fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai bukti domisili atau ikatan keluarga.

Jadwal Logistik dan Fasilitas Penunjang Selama Perjalanan

Keberangkatan dijadwalkan secara serentak pada Selasa, 17 Maret 2026, pukul 06.00 WIB, dengan titik kumpul di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jl. KH. Agus Salim, Kota Malang. Lokasi ini dipilih karena memiliki aksesibilitas yang mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Malang Raya.

Selain transportasi cuma-cuma, setiap peserta juga akan mendapatkan paket logistik berupa makanan ringan (snack) dan obat-obatan darurat.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan di jalur mudik yang dapat menyebabkan kelelahan atau mabuk perjalanan.

Fasilitas ini membuktikan bahwa Pemkab Malang sangat memperhatikan aspek kenyamanan (hospitality) bagi para pemudik.

Verifikasi Sumber dan Informasi Terpercaya

Untuk memastikan validitas informasi mengenai program ini, masyarakat diimbau untuk selalu memantau kanal komunikasi resmi pemerintah. Anda dapat memverifikasi informasi lebih lanjut melalui situs resmi Dishub Kabupaten Malang atau akun Instagram resmi @dishubkabmalang.

Dokumentasi mengenai kesiapan armada dan testimoni program tahun sebelumnya juga dapat dilihat melalui liputan media nasional dan kanal YouTube resmi Pemerintah Kabupaten Malang guna melihat transparansi pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga : Pendaftaran Mudik dibuka mulai 10 Maret, Jatim Sediakan 4.000 Kuota Mudik Gratis

Author Image

Author

Fahrezi