Infomalangcom – Pemerintah Kota Malang mulai melakukan persiapan intensif menjelang pelaksanaan peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kegiatan keagamaan berskala besar ini diperkirakan akan menarik kehadiran ribuan peserta dari berbagai wilayah, sehingga membutuhkan pengelolaan yang matang, khususnya dalam aspek parkir kendaraan dan kelancaran lalu lintas.
Pemerintah kota menilai bahwa tanpa perencanaan yang baik, lonjakan kendaraan dapat memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Langkah antisipatif dilakukan sejak awal agar pelaksanaan Harlah Nahdlatul Ulama dapat berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak.
Salah satu fokus utama adalah penataan parkir yang terorganisasi, terkoordinasi, dan mudah diakses oleh peserta kegiatan.
Empat Zona Parkir Resmi Telah Ditentukan
Pemerintah Kota Malang secara resmi menyiapkan empat zona parkir utama yang akan digunakan selama pelaksanaan Harlah Nahdlatul Ulama.
Penentuan zona ini dilakukan melalui pemetaan lokasi strategis yang memiliki kapasitas memadai serta akses jalan yang mendukung.
Setiap zona dipilih dengan mempertimbangkan faktor keamanan, jarak tempuh menuju lokasi kegiatan, dan potensi kepadatan lalu lintas.
Empat zona parkir tersebut dirancang untuk menampung berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan rombongan.
Pembagian ini bertujuan agar kendaraan tidak menumpuk di satu titik tertentu dan arus keluar masuk dapat berjalan lebih lancar.
Pengaturan Kendaraan Peserta dan Rombongan
Pengaturan kendaraan peserta menjadi bagian penting dalam skema parkir yang telah disusun. Pemerintah kota mengarahkan agar seluruh peserta mengikuti jalur dan zona parkir yang telah ditetapkan.
Petunjuk arah akan disiapkan di sejumlah titik strategis untuk membantu pengendara menemukan lokasi parkir dengan mudah.
Kendaraan rombongan akan diarahkan ke zona khusus yang memiliki kapasitas lebih besar. Hal ini dilakukan untuk mencegah kendaraan berukuran besar berhenti atau parkir di badan jalan yang dapat menghambat arus lalu lintas. Dengan pengaturan ini, diharapkan tidak terjadi parkir liar di sekitar lokasi acara.
Baca Juga : Kasus Terbaru Viral NTT, Fokus KPAI pada Kesehatan Mental dan Kemiskinan di Lingkungan SD
Keterlibatan Petugas Gabungan di Lapangan
Dalam pelaksanaan pengaturan parkir, Pemerintah Kota Malang melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi terkait.
Petugas akan ditempatkan di setiap zona parkir dan di jalur-jalur utama menuju lokasi kegiatan. Kehadiran petugas bertujuan untuk mengarahkan kendaraan, menjaga ketertiban, serta memberikan informasi kepada peserta.
Koordinasi antarpetugas dilakukan untuk memastikan seluruh kebijakan yang telah disusun dapat diterapkan secara efektif. Pengawasan juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi gangguan atau kendala di lapangan.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Selain menyiapkan zona parkir, pemerintah kota juga menyusun skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
Rekayasa ini akan diterapkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas-ruas jalan tertentu. Jalur alternatif telah dipetakan untuk mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Masyarakat yang tidak berkepentingan dengan kegiatan Harlah Nahdlatul Ulama diimbau untuk menyesuaikan waktu perjalanan atau menggunakan rute alternatif. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Upaya Menjaga Kenyamanan Warga Sekitar
Pemerintah Kota Malang juga memperhatikan dampak kegiatan terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi acara.
Penataan parkir dan pengaturan lalu lintas dirancang agar tidak mengganggu aktivitas harian masyarakat. Akses warga menuju permukiman, fasilitas umum, dan pusat aktivitas tetap diupayakan berjalan normal.
Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah kota dalam menjaga keseimbangan antara pelaksanaan kegiatan besar dan kenyamanan warga.
Dengan pengelolaan yang terencana, diharapkan Harlah Nahdlatul Ulama dapat berlangsung tertib tanpa menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Peran Aktif Masyarakat dalam Mendukung Pengaturan
Keberhasilan sistem parkir dan lalu lintas sangat bergantung pada kesadaran masyarakat. Pemerintah Kota Malang mengajak seluruh peserta untuk mematuhi arahan petugas dan memanfaatkan zona parkir yang telah disediakan.
Parkir sembarangan di bahu jalan, trotoar, atau area terlarang diharapkan tidak terjadi selama kegiatan berlangsung.
Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib. Dengan kerja sama antara pemerintah, petugas, dan masyarakat, pelaksanaan Harlah Nahdlatul Ulama diharapkan dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Baca Juga : Indonesia Hari Ini, Upaya Pemerintah Menjamin Asupan Gizi Lansia 75+











