Infomalang.com – Pemerintah Kota Malang menargetkan peningkatan nilai ekspor hingga 50 persen pada tahun ini seiring dengan upaya mendorong 4.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas.
Target ambisius tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Malang dalam memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional dan internasional.
Langkah ini dinilai penting mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Kota Malang. Dengan jumlah pelaku usaha yang besar dan ragam produk yang kompetitif, Pemkot Malang optimistis target peningkatan ekspor dan penguatan UMKM dapat tercapai melalui program pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Pemkot Malang Fokus Dorong UMKM Berorientasi Ekspor
Pemkot Malang menegaskan komitmennya untuk mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi perizinan dan sertifikasi produk.
Dengan dukungan tersebut, UMKM diharapkan memiliki standar kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar global. Selain itu, Pemkot Malang juga mendorong pelaku UMKM untuk berinovasi dalam pengembangan produk.
Inovasi dinilai menjadi kunci utama agar produk lokal mampu bersaing dengan produk dari daerah maupun negara lain. Dengan orientasi ekspor, UMKM diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan memperluas jangkauan pasar.
Target 4.000 UMKM Naik Kelas Tahun Ini
Tahun ini, Pemkot Malang menargetkan sebanyak 4.000 UMKM dapat naik kelas. Naik kelas yang dimaksud tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga dari aspek manajemen usaha, kualitas produk, dan legalitas. UMKM yang naik kelas diharapkan mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Pemkot Malang mengklasifikasikan UMKM berdasarkan tingkat kesiapan usaha. Melalui pemetaan tersebut, program pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Dengan pendekatan ini, target 4.000 UMKM naik kelas dinilai lebih realistis dan terukur.
Strategi Peningkatan Nilai Ekspor Daerah
Untuk mencapai target kenaikan ekspor sebesar 50 persen, Pemkot Malang menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya adalah membuka akses pasar internasional melalui pameran dagang dan business matching. Kegiatan ini mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli dari luar negeri secara langsung.
Selain itu, Pemkot Malang juga menggandeng berbagai pihak, termasuk kementerian, perbankan, dan platform digital, untuk mendukung pembiayaan dan pemasaran produk UMKM. Digitalisasi menjadi salah satu fokus utama agar UMKM dapat memasarkan produknya secara lebih luas dan efisien.
Penguatan Kualitas dan Standar Produk UMKM
Kualitas produk menjadi faktor penentu dalam menembus pasar ekspor. Oleh karena itu, Pemkot Malang memberikan perhatian khusus pada peningkatan standar produksi UMKM. Pelatihan terkait pengemasan, branding, serta pemenuhan standar keamanan pangan dan mutu produk terus digencarkan.
Selain pelatihan, Pemkot Malang juga memfasilitasi UMKM dalam memperoleh sertifikasi yang dibutuhkan, seperti halal, BPOM, dan standar internasional lainnya. Dengan sertifikasi tersebut, produk UMKM memiliki daya saing lebih tinggi dan lebih mudah diterima di pasar global.
Peran Digitalisasi dalam Pengembangan UMKM
Digitalisasi menjadi salah satu pilar penting dalam upaya pengembangan UMKM di Kota Malang. Pemkot Malang mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam pemasaran dan manajemen usaha. Melalui digitalisasi, UMKM dapat menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa terbatas oleh wilayah geografis.
Pemkot Malang juga menyediakan pelatihan literasi digital bagi UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi secara optimal. Dengan kemampuan digital yang baik, UMKM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing di era ekonomi digital.
Dampak Program terhadap Perekonomian Lokal
Program penguatan UMKM dan peningkatan ekspor diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Malang. Peningkatan aktivitas usaha akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, kontribusi UMKM terhadap pendapatan daerah juga diharapkan terus meningkat.
Dengan semakin banyak UMKM yang naik kelas, struktur ekonomi daerah menjadi lebih kuat dan beragam. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.
Optimisme Pemkot Malang Capai Target Tahun Ini
Pemkot Malang optimistis target peningkatan ekspor dan penguatan UMKM dapat tercapai pada tahun ini. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Dengan sinergi yang baik, UMKM Kota Malang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Ke depan, Pemkot Malang berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem UMKM secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja ekonomi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ekonomi daerah yang kuat dan berdaya saing tinggi.













