Breaking

Pendidikan Formal Adalah Jalur Pendidikan Resmi, Ini Penjelasannya

Para peserta didik yang sudah diterima lewat jalur spmb
SPMB Adalah Pengganti PPDB dalam Penerimaan Peserta Didik Baru

Infomalangcom – Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, yang diselenggarakan oleh lembaga resmi dan diakui oleh negara.

Pendidikan ini menjadi fondasi utama dalam membentuk kemampuan akademik, keterampilan, serta karakter peserta didik.

Di Indonesia, pendidikan formal memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Melalui pendidikan formal, peserta didik memperoleh pengetahuan sistematis yang menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Pengertian Pendidikan Formal

Secara umum, pendidikan formal adalah sistem pendidikan yang berlangsung secara terencana, terstruktur, dan memiliki jenjang yang jelas, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pendidikan ini dilaksanakan di sekolah atau lembaga pendidikan resmi dengan kurikulum yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan formal merupakan jalur pendidikan yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Artinya, pendidikan formal memiliki kedudukan hukum yang kuat serta standar nasional yang wajib dipenuhi oleh penyelenggara pendidikan.

Ciri-Ciri Pendidikan Formal

Pendidikan formal memiliki karakteristik yang membedakannya dari pendidikan nonformal dan informal. Salah satu cirinya adalah adanya kurikulum resmi yang menjadi pedoman proses pembelajaran.

Kurikulum ini disusun oleh pemerintah dan diterapkan secara nasional, seperti Kurikulum Merdeka yang saat ini berlaku di Indonesia.

Selain itu, pendidikan formal diselenggarakan di lembaga resmi seperti sekolah dan universitas yang memiliki izin operasional.

Proses pembelajarannya dilakukan secara bertahap dan berjenjang, dengan sistem evaluasi yang terukur melalui ujian, tugas, dan penilaian akhir. Peserta didik yang menyelesaikan pendidikan formal juga memperoleh ijazah resmi yang diakui negara.

Baca Juga : Mengenang Kurikulum 2013 yang Pernah Membentuk Cara Belajar Siswa Indonesia

Jenjang Pendidikan Formal di Indonesia

Pendidikan Dasar

Pendidikan dasar merupakan jenjang awal dalam sistem pendidikan formal. Di Indonesia, pendidikan dasar meliputi Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Jenjang ini bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar membaca, menulis, berhitung, serta pembentukan karakter peserta didik.

Pendidikan dasar bersifat wajib dan menjadi fondasi penting bagi perkembangan intelektual dan sosial anak.

Pendidikan Menengah

Pendidikan menengah adalah lanjutan dari pendidikan dasar. Jenjang ini mencakup Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pendidikan menengah bertujuan untuk memperdalam pengetahuan akademik atau membekali keterampilan vokasional sesuai minat dan bakat peserta didik.

Lulusan pendidikan menengah dapat melanjutkan ke perguruan tinggi atau langsung memasuki dunia kerja, khususnya bagi lulusan SMK.

Pendidikan Tinggi

Pendidikan tinggi merupakan jenjang tertinggi dalam pendidikan formal. Pendidikan ini diselenggarakan oleh perguruan tinggi seperti universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi. Program pendidikan tinggi meliputi diploma, sarjana, magister, hingga doktor.

Pendidikan tinggi berperan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, serta mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.

Tujuan Pendidikan Formal

Pendidikan formal bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Melalui pendidikan formal, peserta didik diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.

Selain itu, pendidikan formal juga bertujuan menyiapkan peserta didik agar mampu bersaing di dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dengan sistem yang terstruktur, pendidikan formal menjadi sarana utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Peran Pendidikan Formal dalam Kehidupan

Peran pendidikan formal sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Pendidikan formal menjadi alat mobilitas sosial yang memungkinkan seseorang meningkatkan taraf hidupnya melalui pendidikan dan keterampilan yang diperoleh.

Di sisi lain, pendidikan formal juga berperan dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai moral. Sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

Hal ini menjadikan pendidikan formal sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat yang beradab dan berpengetahuan.

Perbedaan Pendidikan Formal, Nonformal, dan Informal

Pendidikan formal berbeda dengan pendidikan nonformal dan informal. Pendidikan nonformal adalah pendidikan di luar jalur sekolah yang dapat dilaksanakan secara terstruktur, seperti kursus atau pelatihan.

Sementara itu, pendidikan informal adalah pendidikan yang berlangsung dalam keluarga dan lingkungan sekitar tanpa struktur resmi.

Meskipun berbeda, ketiga jalur pendidikan tersebut saling melengkapi dalam membentuk individu yang utuh. Namun, pendidikan formal tetap menjadi jalur utama yang diakui secara hukum dan administratif.

Kesimpulan

Pendidikan formal adalah sistem pendidikan resmi yang terstruktur, berjenjang, dan diakui oleh negara, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Pendidikan ini memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan potensi individu, serta menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan memahami pengertian, ciri, dan jenjang pendidikan formal, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan individu dan bangsa.

Baca Juga : Daftar Universitas Terbaik di Malang dan Keunggulannya