Breaking

Pengertian TKA Menurut Aturan Pendidikan di Indonesia

Seorang Siswa Mengerjakan soal TKA
Pengertian TKA Menurut Aturan Pendidikan di Indonesia

Infomalangcom – Pengertian TKA adalah Tes Kemampuan Akademik, yaitu suatu bentuk asesmen terstandar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu berdasarkan kurikulum yang berlaku di Indonesia.

TKA bukanlah ujian kelulusan seperti Ujian Nasional (UN) dahulu, tetapi merupakan instrumen penilaian standar yang membantu melihat sejauh mana kemampuan siswa secara objektif dan adil sesuai kompetensi akademik yang diukur.

TKA diatur secara resmi oleh Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025, sebagai respons terhadap kebutuhan penilaian yang lebih konsisten dan terstandar di seluruh satuan pendidikan.

TKA bertujuan memberikan laporan capaian akademik individu yang dapat digunakan dalam berbagai proses seleksi pendidikan selanjutnya seperti seleksi masuk perguruan tinggi berdasarkan prestasi.

Latar Belakang Diperlakukannya TKA

Sistem penilaian pendidikan di Indonesia selama ini mengandalkan penilaian satuan pendidikan seperti nilai rapor dan, sebelumnya, Ujian Nasional. Namun, variasi penilaian antar sekolah dan wilayah sering kali menyebabkan perbandingan capaian akademik antar siswa menjadi tidak objektif atau tidak setara.

TKA hadir sebagai langkah untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan bentuk asesmen nasional yang terstandar sehingga hasilnya dapat dibandingkan secara fair, baik antar siswa maupun antar satuan pendidikan.

Dengan demikian, TKA menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kesetaraan hasil belajar di Indonesia.

Baca Juga : Sistem Pendidikan Nasional dan Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran

Tujuan Utama Pelaksanaan TKA

TKA mempunyai beberapa tujuan strategis dalam sistem pendidikan Indonesia. Pertama, TKA dimaksudkan untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan terstandar, yang hasilnya dapat dijadikan dasar bagi berbagai pihak untuk menilai kemampuan peserta didik secara lebih tepat.\

Kedua, TKA membantu memperkuat kredibilitas penilaian di luar penilaian satuan pendidikan seperti rapor, karena hasilnya berdasarkan standar nasional yang sama bagi semua peserta didik.

Ini sangat penting dalam proses seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, termasuk seleksi perguruan tinggi melalui jalur prestasi.

Ketiga, TKA juga diharapkan menjadi alat yang membantu proses pemetaan mutu pendidikan nasional. Dengan hasil yang terstandar, pemerintah dan lembaga terkait dapat melakukan analisis pendidikan secara makro untuk merumuskan kebijakan peningkatan kualitas pembelajaran.

Siapa yang Bisa Mengikuti TKA?

TKA bersifat tidak wajib, tetapi ditujukan bagi peserta didik yang merasa siap dan ingin memanfaatkan hasil TKA untuk berbagai kepentingan akademik.

Para peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal dengan NISN yang valid berhak ikut serta.

Pelaksanaan TKA umumnya ditujukan bagi peserta didik yang berada pada jenjang akhir setiap tingkat, seperti siswa kelas 6 SD/MI/sederajat, kelas 9 SMP/MTs/sederajat, kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK, dan kelas 13 pada program empat tahun SMK.

Hal ini dimaksudkan agar hasil TKA menjadi indikator capaian akademik sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Karena bersifat sukarela, murid tidak berkewajiban mengikuti TKA, dan tidak ada sanksi administratif atau hukum apabila tidak mengikuti TKA—termasuk tetap bisa lulus dari satuan pendidikan masing-masing tanpa mengikuti TKA.

Mata Pelajaran yang Diujikan dalam TKA

Materi yang diujikan dalam TKA berbeda tergantung jenjang pendidikan. Untuk peserta didik SD dan SMP, tes biasanya meliputi mata pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia dan Matematika.

Sedangkan pada jenjang SMA, SMK, dan sederajat lainnya, TKA menguji Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta sejumlah mata pelajaran pilihan sesuai dengan jurusan atau minat peserta didik.

Tujuan pengujian mata pelajaran ini bukan sekadar mengukur hafalan, tetapi lebih kepada kemampuan berpikir, pemahaman konsep, dan aplikasi pengetahuan dalam konteks yang relevan.

Karakteristik TKA Dibanding Penilaian Lain

TKA memiliki beberapa karakteristik khusus yang membedakannya dari penilaian lain seperti Ujian Nasional (UN) atau Asesmen Nasional (AN).

Pertama, TKA tidak menentukan kelulusan siswa dari satuan pendidikan; kelulusan tetap ditetapkan oleh sekolah masing-masing berdasarkan penilaian rapor dan kriteria internal.

Kedua, berbeda dengan Asesmen Nasional yang lebih bersifat evaluasi sistem pendidikan tingkat satuan pendidikan atau daerah, TKA memberikan laporan capaian akademik individu peserta didik.

Laporan ini dapat digunakan untuk seleksi pendidikan atau pemetaan kemampuan siswa secara personal. Karena itu, TKA bukan pengganti UN atau wajib seperti UN, melainkan pelengkap sistem evaluasi pendidikan yang membantu pemerataan kualitas penilaian antar peserta didik.

Manfaat Hasil TKA bagi Peserta Didik

Hasil TKA dapat dipergunakan dalam berbagai konteks, antara lain sebagai bahan pertimbangan dalam seleksi akademik seperti SNBP atau seleksi prestasi pada perguruan tinggi tertentu, serta sebagai indikator kemampuan akademik yang diakui secara nasional.

Selain itu, hasil TKA dapat membantu peserta didik dan orang tua memahami secara lebih jelas kekuatan dan kelemahan dalam bidang akademik tertentu, sehingga dapat menjadi dasar strategi belajar lebih efektif ke depannya.

Tantangan dan Prospek TKA di Masa Depan

Meskipun TKA memiliki manfaat signifikan, tantangan pelaksanaannya meliputi kesiapan peserta didik dan satuan pendidikan dalam mengikuti asesmen standar nasional yang baru ini.

Penyesuaian terhadap format dan pendekatan soal mungkin memerlukan pembiasaan dan dukungan dari guru, orang tua, serta lembaga pendidikan.

Ke depan, TKA diharapkan menjadi bagian penting dalam sistem penilaian pendidikan Indonesia, yang secara bertahap dapat membantu memperkuat objektivitas dan kredibilitas capaian akademik peserta didik tanpa membatasi kelulusan dan proses pembelajaran.

Kesimpulan

Pengertian TKA adalah Tes Kemampuan Akademik, sebuah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara objektif dan merata.

TKA bersifat sukarela, tidak menentukan kelulusan, tetapi dapat menjadi alat penilaian tambahan yang penting untuk seleksi pendidikan dan pemetaan mutu pembelajaran di Indonesia.

Baca Juga : Minat Baca di Indonesia Terus Menurun? Ini Langkah yang Bisa Dilakukan